HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA
pdf (Bahasa Indonesia)

How to Cite

Djungu, E. M. K., Koamesah, S., & Folamauk, C. L. (2021). HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA. Cendana Medical Journal (CMJ), 9(1), 112-120. https://doi.org/10.35508/cmj.v9i1.4943

Abstract

Memori merupakan kemampuan untuk menyimpan, mempertahankan, dan mengingat informasi dari pengalaman masa lalu pada otak manusia berperan dalam proses belajar. Banyak hal yang mempengaruhi memori jangka pendek seseorang, salah satunya adalah depresi. Survey World Health Organization (WHO) tahun 2018 mencatat  sekitar 300 juta orang terkena depresi atau setara dengan 4,4% dari populasi dunia. Dari data Riskesdas tahun 2018 prevalensi depresi di provinsi NTT 9%. Selain itu penelitian di FK Undana oleh Elisabeth F.S. Kedang tahun 2020 menunjukan bahwa kategori depresi tertinggi adalah depresi ringan 30 responden (37,1%) dan terendah depresi sangat berat sebanyak 9 (11,1%).  Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat depresi terhadap memori jangka pendek mahasiswa FK Undana. Metode penelitian ini merupakan penelitian cross sectional yaitu suatu penelitian yang mempelajari hubungan antar variabel dimana observasi terhadap variabel dilakukan hanya sekali pada saat yang bersamaan yang dilakukan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Sampel penelitian ini berjumlah 76 orang orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian dari 76 responden diperoleh Tingkat Depresi terbanyak yaitu Depresi ringan 31 responden (40,8%), tidak depresi 27 responden (35,5%), Depresi sedang 10 responden (13,2%), Depresi sangat berat 5 responden (6,6%), dan Depresi berat 3 responden (3,9%) dan Memori Jangka Pendek baik sebanyak 69 (90,8%) responden dan buruk sebanyak 7 (9,2%)vresponden. Hasil uji analisis bivariat pada penelitian ini dengan uji Somers’d dan uji Regresi Linear Sederhana, hasil uji Somers’d didapatkan nilai p = 0.027 dan r = 0,115 yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan dan kekuatan hubungan lemah antara kedua variabel dan Uji Regresi Linear Sedehana didapatkan nilai sig 0,018 serta thitung>ttabel yang berarti terdapat pengaruh tingkat depresi terhadap memori jangka pendek. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan hubungan sangat lemah, namun terdapat pengaruh antara tingkat depresi terhadap memori jangka pendek Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana

https://doi.org/10.35508/cmj.v9i1.4943
pdf (Bahasa Indonesia)

References

1. Yusdiyanti D. Pengaruh Brain Training Terhadap Memori Diukur dengan Scenery Picture Memory Test. Universitas Diponegoro; 2016.

2. Sherwood L. Fisiologi Manusia: dari Sel ke Sistem. 8th ed. Ong HO,
Mahode AA, Ramadhani D, editors. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC; 2014.

3. Guyton, A. C., Hall, J. E. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 12. Jakarta : EGC, 1022; 2014.

4. Benu WH. Hubungan Kualitas Tidur dengan Memori Jangka Pendek pada Mahasiswa Preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana.2020

5. Putri DR. Pengaruh Tingkat Depresi terhadap Kemampuan Memori Jangka Pendek pada Remaja[SKIPSI].Malang: Universitas Muhammadiyah.2018

6. Gejala Depresi, Diagnosa Gangguan Jiwa Rujukan Ringkas Dari PPDGJ-III edisi kedua.

7. World Health Organization. Depression and Other Common Mental Disorders [internet]. 2017 [cited 2019 April 20]. Available from:
https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/254610/WHO-MSD-MER-2017.2-eng.pdf&ved

8. World Health Organization. Depression [internet]. 2018 [cited 2019 Mei 20]. Availablefrom:
https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/depression.html.

9. Kementerian Kesehatan RI. Riset Kesehatan Dasar: RISKESDAS.Jakarta: 2013. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.
10. Kementerian Kesehatan RI. Riset Kesehatan Dasar: RISKESDAS.Jakarta: 2018. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI

11. Ibrahim, A. K., Kelly, S. J., Adams, C. E., & Glazebrook, C. A systematic review of studies of depression prevalence in university students. Journal of Psychiatric Research, 2013. 47(3), 391– 400. http://doi.org/10.1016/j.jpsychires.2012.11.015

12. Devi S. Doctor in distress. World Report. 2011 [cited April 2019] 377:454-55. Available from: www.thelancet.com

13. Fuad MDF, Lye MS, Ibrahim N, Ismail SIF, Kar PC. Prevalence and risk factors of stress, anxiety and depression among preclinical medical students in Universiti Putra Malaysia in 2014. International Journal of Collaborative Research on Internal Medicine & Public Health. 2015; 7(1):1-12

14. Lubis, N. L. Depresi: Tinjauan psikologis. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. 2009.

15. Oktaviano, CAR. Hubungan Tingkat Depresi Terhadap Indeks Prestasi Mahasiswa Fakultas Teknik Sipil Dan Perencanaan Universitas Trisakti.Program Pendidikan Sarjana Kedokteran: Universitas Trisakti; 2016.

16. Hadianto H. Prevalensi dan faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan tingkat gejala depresi pada mahasiswa program studi pendidikan dokter fakultas kedokteran Universitas Tanjungpura. Pontianak: Universitas Tanjungpura; 2014.

17. Nenobesi RR. Hubungan Tingkat Kuliah dengan Tingkat Depresi Pada Mahasiswa Preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Semester Ganjil Tahun Akademik 2017/2018.2018;94-100

18. Kedang EFS. Analisis Faktor Resiko yang mempengaruhi kejadian Depresi Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana.2020

19. LeMoult, J., Clinical Psychology review (2018), https:// doi.org/ 10.1016/j.cpr.2018.06. 008

20. Šinkariova, Liuda, et al. "Does intelligence and memory associate with anxiety and depression in the sample of IHD patient’s ?." EHPS 2018: 32nd conference of Health psychology across the lifespan: uniting research, practice and policy, 21-25 August 2018, Galway Ireland: conference abstracts. Galway: National University of Ireland,2018. 2018.

21. Sari, Andria Novita, Rasmi Zakiah Oktarlina, and Tendry Septa. "Masalah kesehatan jiwa pada mahasiswa kedokteran." Jurnal Medula 7.4 (2017): 82-87.

22. Fitri AD. Penerapan Problem Based Learning (PBL) dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi. JMJ. 2016;4(1):95–100.

23. Álvarez B. The Relationship of Self-Reported Reading Habits andDeclarative Memory. Spring. 2016

24. Febrianti H. Hubungan Antara Intelligence Quotient (IQ) dengan Kemampuan Memori Jangka Pendek pada Remaja. Universitas Muhammadiyah Malang; 2018.

25. Fandakova et al. Age differences in short-term memory binding are related to working memory performance acress the lifespan. Psychol Aging. 2014;29(01):140-9
Copyright (c) 2021 authors