UJI EFEKTIVITAS LARVASIDA EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya) TERHADAP MORTALITAS LARVA VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE Aedes aegypti
pdf (Bahasa Indonesia)

How to Cite

Dhenge, N. F., Pakan, P. D., & Lidia, K. (2021). UJI EFEKTIVITAS LARVASIDA EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya) TERHADAP MORTALITAS LARVA VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE Aedes aegypti. Cendana Medical Journal (CMJ), 9(1), 156-163. https://doi.org/10.35508/cmj.v9i1.4950

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang sampai sekarang masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Insektisida kimiawi sebagai larvasida yang digunakan untuk mengontrol Aedes aegypti telah menimbulkan populasi yang resistensi sehingga dibutuhkan dosis yang lebih tinggi yang tentu memiliki efek toksik bagi hewan, manusia serta lingkungan. Penggunaan larvasida alami dari daun pepaya (Carica papaya) merupakan salah satu upaya alternatif pengendalian larva Aedes aegypti. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektifitas ekstrak daun pepaya (Carica papaya) terhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti instar III/IV. Metode jenis penelitian yang dilakukan adalah true eksperimental dengan rancangan penelitian post test only control group design. Kelompok dalam peneltian ini adalah larva nyamuk Aedes aegypti instar III/IV, konsentrasi ekstrak etanol daun pepaya, abate sebagai kelompok kontrol postif dan aquades sebagai kontrol negatif. Hasil rerata jumlah kematian larva pada tiap kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol negatif (0 larva), kelompok kontrol positif (25 larva), konsentrasi 5% (9,5 larva), konsentrasi 10% (11,75 larva), konsentrasi 15% (12,75 larva), konsentrasi 20% (14,75 larva), dan konsentrasi 25% (19,5 larva). Hasil analisis Kruskal Wallis menunjukan bahwa ekstrak daun pepaya efektif sebagai larvasida Aedes aegypti (p=0,001). Pada analisis probit didapatkan LC50 dari ekstrak terhadap Aedes aegypti adalah 23% sedangkan LC99 adalah 55%. Kesimpulan dari penelitian ini di dapat  ekstrak daun pepaya efektif sebagai larvasida nabati bagi larva Aedes aegypti instar III/IV

https://doi.org/10.35508/cmj.v9i1.4950
pdf (Bahasa Indonesia)

References

1. Kementerian Kesehatan RI. InfoDatin Situasi Demam Berdarah Dengue. J VectorEcol.2018;31(1):71-78. https://www.kemkes.go.id/down load.php?file=download/pusdati n/infodatin/InfoDatin-Situasi-Demam-Berdarah-Dengue.pdf

2. Dengue and Severe Dengue. WHO. Published online 2017:4.

3. Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia 2018 [Indonesia Health Profile 2018].; 2019. http://www.depkes.go.id/resourc es/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Data-dan-Informasi_Profil-Kesehatan-Indonesia-2018.pdf

4. Dinas Kesehatan Kota Kupang. Profil Kesehatan Kota Kupang Tahun 2018. Profil Kesehat kota kupang tahun 2018. 2018;(0380):19-21.https://dinkes-kota kupang.web.id / bank- data/ category /1-profil-kesehatan. html? Download = 36:p rofil- kesehatan-tahun- 2018

5. Kementerian Kesehatan RI. Kabupaten Sikka, Wilayah Dengan Kasus DBD Tertinggi Di Indonesia.; 2020.

6. Nugroho A. Kematian Larva Aedes aegypti Setelah Pemberian Abate Dibandingkan dengan Pemberian Serbuk Serai. Kesehat Masy. 2013;2013-April(1):91-96. doi:10.1145/2468356.2479613

7. Kementrian Kesehatan RI.PMK No.949/MENKES/SK/VIII/2004. Tentang Pedoman Penyelenggaraan Sistem Kewaspadaan Dini Kejadian Luar Biasa.;2004.
8. Purnama SG. Diktat Pengendalian Vektor. Prodi IKM FK Univ Udayana. Published online 2017:4-50.

9. Lauwrens FIJ. Pengaruh Dosis Abate Terhadap Jumlah Populasi Jentik Nyamuk Aedes sp di Kecamatan Malalayang Kota Manado. J e-Biomedik. 2014;2(1):1-5. doi:10.35790/ebm.2.1.2014.439 1

10. Ningsi, WE, Yuniar N, Fachlevy F. Efektivitas Uji Daya Bunuh Estrak Daun Pepaya (Carica Papaya L.) Terhadap Larva Nyamuk Anopheles Aconitus Donits Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Malaria di Daerah Persawahan Desa Lalonggombu Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan. Published online 2010:1-10.

11. Taha, La, Inang N. Kemampuan Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya L.) Untuk Mematikan Larva Nyamuk Aedes aegypti dan Culex sp. 2018;06(1):68-72.

12. Payangka J, Risma R, Wibowo P.Pengaruh Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya) Terhadap Kematian Larva Nyamuk Aedes agypti Instar III. Med Heal Sci J. 2019;3(1):7-16. doi:10.33086/mhsj.v3i1.921

13. Sasono Handito, Endah Setyaningrum, Tundjung T H. Uji Efektivitas Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum) Sebagai Bahan Dasar Obat Nyamuk Elektrik Cair Terhadap Nyamuk Aedes aegypti. J Ilm. 2014;2(2):91-96.

14. Cania E, Setyaningrum E. Uji efektivitas larvasida ekstrak daun legundi (Vitex trifolia) terhadap larva Aedes aegypti. J Med Lampung Univ. 2013;2(4):52-60.

15. Widamawati M. Efektivitas Ekstrak Buah Beta Vulgaris L. (Buah BIT) Dengan Berbagai Fraksi Pelarut Terhadap Mortalitas Larva Aedes aegypti.2013;5(1):23-9

16. Danusulistyo M. Uji Larvasida Ekstrak Daun Lidah Buaya (Aloe vera L) terhadap Kematian Larva Nyamuk Anopheles aconitus Donitz. Skripsi Surakarta Fak Ilmu Kesehatan Univ Muhammadiyah.

17. Tandi J. Pengaruh Tanin Terhadap Aktivitas Enzim Protease (Effect of Tannin on Protease Enzyme Activities) 2010;(1993):567-70.
Copyright (c) 2021 authors