Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Durasi Siklus Mentruasi Pada Mahasiswi Pre-Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Tahun 2020

  • Anggraeni Felisitas Louk(1*)
    Universitas Nusa Cendana
  • Su Djie To Rante Rante(2)
    Universitas Nusa Cendana
  • Conrad Liab Hendricson Folamauk(3)
    Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author

Abstract

Sekitar 75%  wanita pada tahap remaja akhir mengalami gangguan yang terkait dengan menstruasi1. Menurut WHO, batasan usia remaja terjadi pada umur 12-24 tahun.2 Perempuan biasanya mempunyai durasi siklus haid antara 21-35 hari. Disebut polimenorea jika siklus haid kurang dari 21 hari dan oligomenorea jika siklus haid lebih dari 35 hari.  Pada perempuan yang mengalami durasi siklus menstruasi lebih dari 90 hari maka dikatakan mengalami amenorrhea3. Salah satu faktor yang mempengaruhi siklus mesntruasi adalah aktivitas fisik.4 Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan durasi siklus menstruasi pada mahasiswi pre-klinik fakultas kedokteran Universitas Nusa Cendana tahun 2020. Metode penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan jenis korelasional. Penelitian ini bersifat analitik observaional dengan pendekatan case control pada mahasiswi pre-klinik fakultas kedokteran universitas nusa cendana  dengan cara pengisian kuesioner International Physical Activity Qiestionnaire (IPAQ) dan kuesioner pola menstruasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 90 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil kelompok kontrol yang memiliki durasi siklus menstruasi normal terdapat 6 responden yang memiliki aktivitas fisik berat, 13 responden memiliki aktivitas fisik ringan, 26 respoden memiliki aktivitas fisik sedang. Untuk kelompok kasus dengan durasi siklus menstruasi yang abnormal, terdapat 16 responden dengan aktivitas fisik berat, 9 responden memiliki aktivitas fisik ringan dan 20 responden memiliki aktivitas fisik sedang. Berdasarkan uji statistik menggunakan uji  Chi Square Test diperoleh hasil nilai tingkat signifikansi p = 0,048 atau p < 0,05 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan durasi siklus menstruasi pada mahasiswi pre-klinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana (p = 0,048 atau p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan durasi siklus menstruasi pada mahasiswi pre-klinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana tahun 2020.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Anindita P, Darwin E, Afriwardi A. Hubungan Aktivitas Fisik Harian dengan Gangguan Menstruasi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. J Kesehat Andalas. 2016;5(3):522-527. doi:10.25077/jka.v5i3.570
2. Santi DR, Pribadi eko teguh. Kondisi gangguan menstruasi pada pasien yang berkunjung di klinik pratama UIN Sunan Ampel. J Heal Sci Prev. 2018;2(1):14-21. file:///C:/Users/PIxEL/Downloads/Disminore dengan oligomenorea/kondisi gangguan menstruasi pada pasien di uin.pdf.
3. Amin M Al, Juniati D. Klasifikasi Kelompok Umur Manusia Berdasarkan Analisis Dimensi Fraktal Box Counting Dari Citra Wajah Dengan Deteksi Tepi Canny. J Ilm Mat. 2017;2(6):1-10.
4. Paspariny C. Tingkat Stres Mempengaruhi Gangguan Siklus Menstruasi. J Ilm Kesehat. 2017;1(1):79-82. doi:10.35952/jik.v6i2.97
5. RI K. Pusat Data dan Informasi Kementrian kesehatan RI “ Situasi Kesehatan reproduksi Remaja". Infodatin. 2014. doi:10.5455/ijmsph.2014.21022014
6. RISKESDAS. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Tahun 2010. Lap Nas 2010. 2010:1-446. doi:1 Desember 2013
7. Prawirohardjo S. Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo. Ed Ke-4 Jakarta Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 2016. doi:10.1017/CBO9781107415324.004
8. Satya Sai Shita N, Purnawati S. Prevalensi Gangguan Menstruasi dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi pada Siswi Peserta Ujian Nasional di SMA NEGERI 1 Melaya Kabupaten Jembrana. E-Jurnal Med Udayana. 2016.
9. Swasta Budayati E. Olahraga dan Fisiologi Reproduksi Wanita. MEDIKORA. 2015. doi:10.21831/medikora.v0i2.4672
10. Chan JL, Mantzoros CS. Role of leptin in energy-deprivation states: Normal human physiology and clinical implications for hypothalamic amenorrhoea and anorexia nervosa. Lancet. 2005. doi:10.1016/S0140-6736(05)66830-4
11. Studi P, Fk K, Andalas U. Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengansiklus Menstruasi Pada Mahasiswi Kebidanan Fakultas Kedokteran Unniversitas Andalas. J Kesehat Andalas. 2016:1-6.
12. Naibaho WNK, Riyadi S, Suryawan A. Hubungan antara Tingkat Aktivitas Fisik dan Siklus Menstruasi pada Remaja di SMA Warga Kota Surakarta. Nexus Kedokt Komunitas. 2014;3(2):162-169. file:///C:/Users/User/Downloads/566-5001-1-PB.pdf.
13. WIYONO D. Gangguan Siklus Menstruasi. 2015:7-29.
14. Sunarsih. Hubungan Status Gizi Dan Aktivitas Fisik terhadap Keteraturan Siiklus Menstruasi Mahasiswa Program Studi Kebidanan Universitas Malahayati Tahun 2017. Dk. 2017;3(4):190-195. doi:10.1017/CBO9781107415324.004
15. Sinaga E. Manajemen Kesehatan Menstruasi.; 2017.
16. 25. Sherwood L. Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem. Sist Reproduksi Dalam Fisiol Mns dari Sel ke Sist. 1997:708-717.
17. Masalah LB. Universitas Sumatera Utara 1. 2010:1-12.
18. Ilmu F, Dan T. Pembelajaran Materi Haid Dan Isti Ḥ a Ḍ Ah Di Pondok Pesantren Putri Al-Hikmah. 2014.
19. Sari DP. Hubungan Pola Makan Siswa Obesitas Kelas XI Dengan Aktivitas Fisik Di SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang. 2012:47. http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/133/.
20. Ignacio J, Orso D. Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Siklus Menstruasi pada Atlet Kontingen PON XIX Jawa Barat di Koni Sulawesi Selatan. 2016.
21. Ipaq. Guidelines for Data Processing and Analysis of the International Physical Activity Questionnaire ( IPAQ ) – Short and Long Forms. Ipaq. 2005.
22. ESTI SUCIATI, Wiwin Lismidiati, S.Kep, Ns., M.Kep., Sp.Mat, Elsi Dwi Hapsari, S.Kp., M.S. D. Hubungan Antara Aktivitas Fisik Dengan Siklus Menstruasi pada Siswi SMA di Kota Yogyakarta. Univ Gajah Mada. 2015.
23. Warren MP, Perlroth NE. The effects of intense exercise on the female reproductive system. J Endocrinol. 2001. doi:10.1677/joe.0.1700003

PlumX Metrics

Published
2021-11-01
How to Cite
Louk, A., Rante, S., & Folamauk, C. L. (2021). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Durasi Siklus Mentruasi Pada Mahasiswi Pre-Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Tahun 2020. Cendana Medical Journal, 9(2), 256 - 264. https://doi.org/10.35508/cmj.v9i2.5978

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.