Pengaruh Penggunaan Silase Campuran Rumput Kume (Shorgum Plumosum Var. Timorense) dan Clitoria Ternatea dengan Imbangan Berbeda Terhadap Konsentrasi VFA, NH3 Dan pH Secara In Vitro
The Effect of Using a Mixture of Kume Grass (Shorgum Plumosum Var. Timorense) and Clitoria Ternatea Silage on the Concentration of VFA, NH3 and pH In Vitro
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan silase campuran rumput kume (Shorgum plumosum var. Timorense) dan Clitoria Ternatea Dengan Imbangan Berbeda Terhadap Kosentrasi VFA, NH3 Dan pH Secara In Vitro. Metode yang digunakan berupa eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan 3 ulangan sehingga terdapat 12 unit percobaan yang meliputi, CT0: 100% rumput kume+ 0% Clitoria ternatea, CT25: 75% rumput kume +25% Clitoria ternatea, CT50: 50% rumput kume + 50% Clitoria ternatea, CT75: 25% rumput kume+75% Clitoria ternatea. Data yang di peroleh di analisis mengunakan analysis of variance (ANOVA) dan di lanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian menjukan VFA berkisar antara 55,31-58,63, NH3: berkisar antara 2,61-2,86 sedangkan pH berkisar antara 7,16-7,20. Hasil analisis statistik menunjukan bahwa pengunaan Clitoria ternatea dalam silase rumput kume berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsentrasi VFA dan konsentrasi NH₃. akan tetapi berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap pH rumen, Disimpulkan bahwa pengunaan Clitoria ternatea dalam silase rumput kume dapat meningkatkan konsentrasi VFA, tetapi NH₃ tergantung pada jumlah pengunaan Clitoria ternatea, sedangkan pH tidak tergantung pada pengunaan jumlah Clitoria ternatea.
Kata kunci: Clitoria ternatea,rumput kume,VFA, NH3 dan pH in vitro.
Albertus M. Inggal(1*)











