Analisis Kelayakan Finansial Usaha Ternak Babi di Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor

Analysis Of Financial Feasibility Of Pig Breeding Business In Teluk Mutiara District, Alor District

  • Exsel Petrus Kafomai(1*)
    Universitas Nusa Cendana
  • Ulrikus R. Lole(2)
    Universitas Nusa Cendana
  • Solvi M. Makandolu(3)
    Universitas Nusa Cendana
  • Morin M. Sol'uf(4)
    Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author
Keywords: feasibility, cost, farmers

Abstract

ABSTRACT

A study was conducted in Teluk Mutiara District, Alor Regency, to evaluate: 1) pig farming business income, 2) business feasibility. The research method used was a survey method to collect primary data through direct interviews and secondary data from literature studies and relevant agencies. The sample selection was done in two steps. First, the location of the village/urban village was selected purposively. Second, the selection of farmer samples was done randomly and non-proportionally, with 20 farmers from each village/urban village, totaling 80 respondents. The data were analyzed using income analysis and financial analysis with R/C, B/C, BEPU, and BEPh criteria. The results indicate that the average income from total costs (both cash and non-cash) from pig farming is IDR 18,681,254 per year, with cash income of IDR 2,435,743 per year. The financial analysis of the business showed R/C = 2.80; B/C = 1.80, BEPU = 0.36 ST, and BEPh = IDR 2,600,953.49. Therefore, pig farming in Teluk Mutiara District, Alor Regency, is profitable and financially feasible, and thus, this business should be developed and improved.

Suatu penelitian telah dilaksanakan di Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor untuk mengetahui berapa besar pendapatan usaha ternak babi dan  kelayakan usaha ternak babi. Metode penelitian adalah metode survey dimana untuk memperoleh data primer dilakukan wawancara langsung dengan peternak babi sedangkan untuk data sekunder diperlohe dari studi literatur dan instansi terkait. Penentuan contoh dibagi dalam dua tahap yaitu tahap pertama, pemilihan lokasi desa/kelurahan contoh dilakukan secara purposive dan tahap kedua penentuan peternak contoh dilakukan secara acak non proporsional sebanyak 20 peternak dari setiap desa/kelurahan sehingga total responden adalah 80 peternak. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis pendapatan dan analisis finansial memakai kriteria R/C, B/C, BEPU dan BEPh. Hasil yang diperoleh yaitu pendapatan atas biaya total (tunai dan non tunai) dari usaha ternak babi adalah Rp. 18.681.254/tahun dan pendapatan atas biaya tunai sebesar Rp. 2.435.743/tahun. Analisis finansial usaha menunjukkan nilai R/C=2,80; B/C=1,80, BEPu =0,36 ST dan BEPh= Rp2.600.953,49. Jadi,  usaha ternak babi di Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor sudah menguntungkan dan layak secara finansial sehingga usaha ini perlu dikembangkan dan ditingkatkan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Exsel Petrus Kafomai, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

 

Ulrikus R. Lole, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

 

Solvi M. Makandolu, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

 

Morin M. Sol'uf, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

 

PlumX Metrics

Published
2026-01-20
How to Cite
Kafomai, E., Lole, U., Makandolu, S., & Sol’uf, M. (2026). Analisis Kelayakan Finansial Usaha Ternak Babi di Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 7(2), 177 -. Retrieved from https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/JPLK/article/view/27166
Section
Articles