Nilai Tambah Penjualan Daging Babi Di Pasar Tradisional Kota Kupang
The Added Value Of Pork Traders In The Traditional Market Of Kupang City
Abstract
A survey has been conducted in Kupang City with the aim of analyzing the added value of pork sales and factors that affect the added value of pork sales in the traditional market of Kupang City. The method of determining respondents uses the census method. The respondents in this study were 32 pork traders. The location of the research is the Naikoten 1 Presidential Market, Oeba Market, Oesapa Market. Data collection is carried out by means of observation, interviews, and documentation. The data analysis method used is value-added analysis using Hayami method analysis and analysis of factors affecting added value using multiple linear regression analysis. The results of statistical analysis also show that the factors that affect the added value of pork sales in the traditional market of Kupang City are the price of raw materials (X2), output prices (X3) and other input costs (X4).
Suatu survei telah dilaksanakan di Kota Kupang dengan tujuan menganalisis nilai tambah penjualan daging babi dan faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tambah penjualan daging babi di pasar tradisional Kota Kupang. Metode penentuan responden menggunakan metode sensus. Responden pada penelitian ini adalah pedagang daging babi sebanyak 32 orang. Lokasi penelitian yaitu Pasar Inpres Naikoten 1, Pasar Oeba, Pasar Oesapa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis nilai tambah dengan menggunakan analisis metode Hayami dan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tambah menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah yang diperoleh pedagang daging babi di pasar tradisional Kota Kupang adalah Rp9.447.00/kg, dengan tingkat keuntungan 63%. Hasil analisis statistik juga memperlihatkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tambah penjualan daging babi di pasar tradisional Kota Kupang adalah harga bahan baku (X2), harga output (X3) dan biaya input lain (X4).
Theresia S. Gelang(1*)











