Nilai Tambah Penjualan Daging Babi Di Pasar Tradisional Kota Kupang

The Added Value Of Pork Traders In The Traditional Market Of Kupang City

  • Theresia S. Gelang(1*)
    Universitas Nusa Cendana
  • Maria Krova(2)
    Universitas Nusa Cendana
  • Solvi M. Makandolu(3)
    Universitas Nusa Cendana
  • Ulrikus R. Lole(4)
    Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author
Keywords: influencing factors, added value, traditional markets, pork sales

Abstract

A survey has been conducted in Kupang City with the aim of analyzing the added value of pork sales and factors that affect the added value of pork sales in the traditional market of Kupang City. The method of determining respondents uses the census method. The respondents in this study were 32 pork traders. The location of the research is the Naikoten 1 Presidential Market, Oeba Market, Oesapa Market. Data collection is carried out by means of observation, interviews, and documentation. The data analysis method used is value-added analysis using Hayami method analysis and analysis of factors affecting added value using multiple linear regression analysis. The results of statistical analysis also show that the factors that affect the added value of pork sales in the traditional market of Kupang City are the price of raw materials (X2), output prices (X3) and other input costs (X4).

Suatu survei telah dilaksanakan di Kota Kupang dengan tujuan menganalisis nilai tambah penjualan daging babi dan faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tambah penjualan daging babi di pasar tradisional Kota Kupang. Metode penentuan responden menggunakan metode sensus. Responden  pada penelitian ini adalah pedagang daging babi sebanyak 32 orang. Lokasi penelitian yaitu Pasar Inpres Naikoten 1, Pasar Oeba, Pasar Oesapa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis nilai tambah dengan menggunakan analisis metode Hayami dan analisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tambah menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah yang diperoleh pedagang daging babi di pasar tradisional Kota Kupang adalah Rp9.447.00/kg, dengan tingkat keuntungan 63%. Hasil analisis statistik juga   memperlihatkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tambah penjualan daging babi di pasar tradisional Kota Kupang adalah harga bahan baku (X2), harga output (X3) dan biaya input lain (X4).

 

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Theresia S. Gelang, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Maria Krova, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Solvi M. Makandolu, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Ulrikus R. Lole, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

PlumX Metrics

Published
2025-06-20
How to Cite
Gelang, T., Krova, M., Makandolu, S., & Lole, U. (2025). Nilai Tambah Penjualan Daging Babi Di Pasar Tradisional Kota Kupang. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 7(2), 244 -. Retrieved from https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/JPLK/article/view/27251
Section
Articles