Pengaruh Suplementasi Kacang Asu (Pueraria Phaseoloides) Terhadap Retensi Nitrogen Kambing Kacang Yang Diberikan Ransum Dasar Hay Rumput Kume dan Konsentrat

Effect of Asu Bean (Pueraria Phaseoloides) Supplementation on Nitrogen Retention of Peanut Goats Given a Basic Ration of Kume Grass Hay and Concentrate

  • Arni Nabunome(1*)
    Universitas Nusa Cendana
  • Erna Hartati(2)
    Universitas Nusa Cendana
  • Tara Tiba Nikolaus(3)
    Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author
Keywords: Kume Grass, Asu Beans (Pueraria phaseoloides), Nitrogen Retention and Goat Beans

Abstract

The purporse of this research is to fin out the effect of giving various levels of asu bean (Pueraria phaseoloides) on nitrogen retention of peanut goats that consumed a basic ration based on kume grass hay. Four (4) Kacang goats aged 6-7 months with an average weight of 16 kg. The design used was the Latin Square Design with 4 treatments and 4 replications and the four treatments were P0: Kume grass hay and concentrate, P10: P0 + 10% asu beans (Pueraria phaseoloides), P20: P0 + 20% asu peanut (Pueraria phaseoloides) and P30 : P0 + 30% Asu (Pueraria phaseoloides) The parameters measured were nitrogen (N), feces N, urine N and N retention. Duncan's Multiple Distance using SPSS for windows version 23. The results showed that the treatment had a significant effect (P<0.05) on increasing nitrogen consumption and nitrogen retention, but had no effect on faecal nitrogen and urine nitrogen. Duncan test results increased nitrogen consumption and the highest nitrogen retention at the level of asu beans (Pueraria phaseoloides) 30%. It was concluded that the provision of 30% asu beans (Pueraria phaseoloides) gave the highest increase in nitrogen consumption and retention in goats that consumed kume grass hay as a basic feed.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suplementasi berbagai level kacang asu (Pueraria phaseoloides) pada retensi nitrogen kambing Kacang yang mengkonsumsi ransum dasar berbasis hay rumput kume. Empat ekor kambing Kacang dengan umur 6-7 bulan dengan berat  badan rata-rata 16 kg. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan dan keempat perlakuan tersebut adalah P0: Hay rumput kume dan konsentrat, P10: P0 + 10% kacang asu (Pueraria phaseoloides), P20: P0 + 20% kacang asu (Pueraria phaseoloides) dan P30 : P0 + 30% kacang asu (Pueraria phaseoloides)  Parameter yang diukur adalah konsumsi nitrogen (N), N feses, N urin dan retensi N. Data yang didapat dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (Anova) dan Uji Jarak Berganda Duncan menggunakan SPSS windows versi 23. Hasil Penelitian menunjukkan perlakuan berpengaruh nyata (P<0.05) pada peningkatan konsumsi nitrogen dan retensi nitrogen, namun tidak berpengaruh terhadap nitrogen feses dan nitrogen urin. Hasil uji lanjut Duncan menunjukan terjadi penigkatan konsumsi nitrogen dan retensi nitrogen tertinggi pada level kacang asu (Pueraria phaseoloides) 20 dan 30% namun antara keduannya tidak berbeda nyata. Disimpulkan bahwa pemberian kacang asu (Pueraria phaseoloides) pada level 20% memberikan peningkatan konsumsi dan retensi nitrogen yang tertinggi diperoleh kambing yang mengkonsumsi hay rumput kume.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Arni Nabunome, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Erna Hartati, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Tara Tiba Nikolaus, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

PlumX Metrics

Published
2025-06-20
How to Cite
Nabunome, A., Hartati, E., & Nikolaus, T. (2025). Pengaruh Suplementasi Kacang Asu (Pueraria Phaseoloides) Terhadap Retensi Nitrogen Kambing Kacang Yang Diberikan Ransum Dasar Hay Rumput Kume dan Konsentrat. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 7(2), 267 -. Retrieved from https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/JPLK/article/view/27269
Section
Articles