Pengaruh Level (Pueraria phaseoloides) Terhadap Konsumsi, Kecernaan KarbohidratVollatile Fatty Acids dan Glukosa Darah Kambing Kacang

Effect Of Level (Pueraria Phaseoloides) On Consumption, Digestibility OfCarbohydrate Vollatile Fatty Acids And Blood Glucose Goat Peanut

  • Yasintha Kaesnube(1*)
    Universitas Nusa Cendana
  • Jalaludin Jalaludin(2)
    Universitas Nusa Cendana
  • Tara Tiba Nikolaus Tiba Nikolaus(3)
    Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author
Keywords: asu peanuts (Pueraria Phaseoloides ), local goat, carbohydrate, consumption and digestibility, total VFA, blood glucose

Abstract

This study aimed to determine the effect of supplementation with various levels of asu (Pueraria Phaseoloides) on carbohydrate consumption and digestibility, total VFA, and blood glucose of peanut goats fed a basic ration based on kume grass hay. A total of 4 Kacang goats aged 6-8 months with a body weight of 13.63 kg were used in the study. This study used a Latin square design (RBSL) with 4 treatments and 4 periods as replicates. The treatments given were: PO: kume grass hay (70%) and concentrate (30%), P10 PO + 10% Pueraria Phaseoloides, P20 PO+ 20% Pueraria Phaseoloides, P30: PO+ 30% Pueraria Phaseoloides. Parameters measured were carbohydrate consumption and digestion, total VFA. and blood glucose. The data obtained were analyzed using analysis of variance (ANOVA) and Duncan's further test. The results showed that the effect of supplementation with various levels of asu, kume grass hay in different proportions increased (P<0.05) carbohydrate consumption and digestion but did not increase (P>0.05) total VFA and blood glucose of goat Kacang. Conclusions Supplementation of asu (Pueraria Phaseoloides) flour in different proportions of kume grass hay-based feed increased carbohydrate intake and digestion but did not increase total VFA and blood glucose of goats.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi berbagai level
kacang asu (Pueraria Phaseoloides ) terhadap konsumsi dan kecernaan karbohidrat,
VFA total, dan glukosa darah kambing kacang yang diberi ransum dasar berbasis hay
rumput kume.Sebanyak 4 ekor kambing kacang yang berumur 6-8 bulan dengan berat badan 13,63 kg digunakan dalam penelitian. Penelitian ini menggunakan rancangan bujur sangkar latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 periode sebagai ulangan. Adapun perlakuan yang diberikan  adalahJerami rumput kume (70%) dan konsentrat (30%) digunakan dalam P0; P0 + 10% Pueraria Phaseoloides; P0 + 20% Pueraria Phaseoloides; dan P0 + 30% Pueraria Phaseoloides. Parameter yang diukur adalah Konsumsi dan pencernaan karbohidrat, VFA total, dan glukosa darah.Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian suplementasi berbagai level kacang asu, hay rumput kume dengan imbangan yang berbeda meningkatkan (P<0,05) Konsumsi dan kecernaan karbohidrat namun tidak meningkatkan (P>0.05) VFA total dan glukosa darah kambing kacang. Kesimpulan suplementasi tepung kacang asu (Pueraria Phaseoloides) pada pakan berbasis hay rumput kume dengan imbangan yang berbeda meningkatkan konsumsi dan kecernaan karbohidrat namun tidak meningkatkan VFA total, dan glukosa darah kambing kacang.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Yasintha Kaesnube, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Jalaludin Jalaludin, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

Tara Tiba Nikolaus Tiba Nikolaus, Universitas Nusa Cendana

Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana

PlumX Metrics

Published
2025-06-20
How to Cite
Kaesnube, Y., Jalaludin, J., & Nikolaus, T. T. N. (2025). Pengaruh Level (Pueraria phaseoloides) Terhadap Konsumsi, Kecernaan KarbohidratVollatile Fatty Acids dan Glukosa Darah Kambing Kacang. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 7(2), 274 -. Retrieved from https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/JPLK/article/view/27273
Section
Articles