Kelayakan Usaha Pembibitan Ternak Babi Program Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Desa Wae Ia Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada
Feasibility Study of a Pig Breeding Business in the Community Economic Empowerment Program in Wae Ia Village, Golewa District, Ngada Regency
Abstract
A survey study was conducted in Wae Ia Village, Ngada Regency. This study aims to determine the income of the community economic empowerment program (called perak program) with village funds in Wae Ia Village, Golewa District, Ngada Regency, analyze the feasibility of the pig farming business being run, and determine the effectiveness of the perak program. Sampling was carried out in two stages: the first stage, purposively determining 5 RTs and the second stage, determining the livestock farmer groups with a complete enumeration of 15 groups. Data collection was carried out through observation techniques, interviews, and document studies. The data analysis methods used were income analysis, business feasibility analysis, and program effectiveness analysis. The results showed that the average income was Rp23,548,107/year. The pig breeding business in Wae Ia Village, run by farmers, is financially viable, with an NPV of IDR 84,192,047, an IRR of 17.91%, a Net B/C of 2.04, a PP of 4.2 years, a Break-even Point (BEP) per unit of 19.9 ST, and a Break-even Point of IDR 139,300. The average indicators obtained are as follows: input variable = 84%, process variable = 76.85%, and output variable = 65.50%. In summary, the pig breeding business in Wae Ia Village has generated income and is financially viable and effective.
ABSTRAKSuatu penelitian secara survei telah dilakukan di Desa Wae Ia Kabupaten Ngada. Penelitian ini bertujuan untuk, mengetahui pendapatan dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat (PERAK) dengan sumber dana desa di Desa Wae Ia Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada, menganalisis kelayakan usaha ternak babi yang dijalankan, mengetahui efektivitas program perak. Pengambilan contoh dilakukan melalui dua tahap yakni tahap pertama, penentuan 5 RT secara purposive dan tahap kedua, penentuan kelompok peternak secara cacah lengkap sebanyak 15 kelompok. Pengambilan data dilakukan melalui Teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan, analisis kelayakan usaha, analisis efektivitas Program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan sebesar Rp23.548.107,-/tahun. Usaha pembibitan ternak babi di Desa Wae Ia yang dijalankan peternak sudah layak secara finansial dengan nilai NPV =84.192.047, IRR= 17,91%, Net B/C= 2,04, PP= 4,2 tahun, dan BEP Unit= 19,9 ST, BEP Rupiah= Rp139,300.00. Rata-rata indikator yang diperoleh sebagai berikut: variabel input = 84%, variabel proses =76.85%, variabel output = 65.50%. Kesimpulan penelitian ini yaitu usaha pembibitan ternak babi yang dijalankan di Desa Wae Ia telah menghasilkan pendapatan dan layak secara finansial serta efektif untuk dilaksanakan.
Kata Kunci : Efektifitas, Kelayakan Usaha, Pendapatan, Program Perak.
Beatrix Silvia Meo(1*)











