PENGELOLAAN KONFLIK SOSIAL DAN KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ARKIPELAGO: PERAN ADMINISTRASI PUBLIK DAN KAJIAN SOSIOLOGI

  • Hildigardis M.I. Nahak(1*)
    Program Studi Sosiologi, FISIP, Universitas Nusa Cendana
  • Aelsthri Ndandara(2)
    Program Studi Sosiologi, FISIP, Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author
Kata Kunci: Konflik sosial, kearifan lokal, masyarakat arkipelago

Abstrak

Konflik sosial adalah fenomena yang sering terjadi di masyarakat. Bagaimanapun, pengelolaan konflik sosial yang tepat dan efektif menjadi sangat penting bagi kelangsungan hidup masyarakat yang harmonis dan damai. Dalam konteks arkipelago, kearifan lokal masyarakat dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk mengelola konflik sosial secara tepat dan efektif. Artikel ini membahas tentang peran administrasi publik dan kajian sosiologi dalam pengelolaan konflik sosial dengan memanfaatkan kearifan lokal masyarakat di arkipelago. Administrasi publik bertanggung jawab untuk menentukan dan melaksanakan kebijakan publik, termasuk kebijakan untuk mengelola konflik sosial. Kajian sosiologi memberikan pemahaman tentang dinamika sosial masyarakat dan faktor-faktor yang memicu konflik sosial. Menurut Karl Marx, Konflik sosial tidak dapat dihindari, namun dengan pengelolaan yang tepat, konflik sosial dapat diubah menjadi peluang untuk memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

PlumX Metrics

Diterbitkan
2023-11-20