Artificial Intelligence in the Classroom: A Risk Analysis of Technological Automation
Abstract
Perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah membawa transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk ruang kelas sosiologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko otomatisasi teknologi berbasis AI bagi mahasiswa sosiologis di UNDANA, dengan fokus pada tiga domain pembelajaran: kognisi, afek, dan keterampilan psikomotorik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui tinjauan pustaka dan wawancara semi-terstruktur.
Temuan ini mengungkapkan bahwa otomatisasi AI dalam proses pembelajaran siswa telah meningkatkan peluang pembelajaran yang dipersonalisasi, yang mengakomodasi siswa dengan karakteristik dan gaya belajar yang berbeda. Namun, inovasi ini sekaligus menimbulkan risiko sosial baru dalam ranah kognisi, afek, dan keterampilan psikomotorik, tiga aspek krusial dalam evaluasi pembelajaran. Fenomena ini sejalan dengan apa yang digambarkan Ulrich Beck sebagai “efek bumerang” (Beck, 1992).
Suhendra Abd Kader(1)





