EKSPLORASI DAN IDENTIFIKASI JAMUR ENTOMOPATOGEN PADA TANAMAN HORTIKULTURA DI DESA BOENTUKA, KECAMATAN BATU PUTIH, TIMOR TENGAH SELATAN
Abstrak
Jamur entomopatogen merupakan jamur yang menjadi patogen pada serangga. Jamur ini hidup, tumbuh, dan berkembang dengan mengambil nutrisi dari inang yang diinfeksinya sehingga inang tersebut terganggu metabolismenya dan kemudian akan mati. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jamur entomopatogen dari tanaman hortikultura di Desa Boentuka, Kecamatan Batu Putih, Timor Tengah Selatan. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Juli hingga Oktober 2022. Pengambilan sampel serangga mati atau terinfeksi jamur entomopatogen dan tanah dilakukan di Desa Boentuka sedangkan isolasi dan identifikasi jamur entomopatogen dilakukan di laboratorium Mikrobiologi, Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan secara sengaja (purposive sampling) dengan pengambilan sampel berdasarkan pengamatan terhadap serangga yang terserang jamur entomopatogen, yang kemudian disimpan dalam botol sampel. Selain itu, sampel tanah dari lokasi serangan jamur entomopatogen juga diambil dan dibawa ke laboratorium, dengan larva Tenebrio molitor digunakan sebagai umpan untuk menangkap jamur entomopatogen. Jamur yang tumbuh pada larva dan sampel serangga tersebut kemudian diisolasi dan diidentifikasi. Parameter pengamatan yaitu karakteristik isolat yang tumbuh secara makroskopis dan mikroskopis. Hasil penelitian diperoleh empat isolat jamur entomopatogen Aspergillus flavus, Aspergillus niger, Beauvaria bassiana, dan Fusarium sp. Isolat ini kedepannya akan diuji kemampuannya sebagai agensi hayati untuk pengendalian terhadap hama secara in vitro maupun in vivo.
Yonce Melyanus Killa(1)





