Penggunaan tepung ampas kelapa dan dedak padi dalam pakan untuk meningkatkan laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan bandeng (Chanos chanos)

  • Klemensius L Solo(1*)
    Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Kupang
  • Ridwan Tobuku(2)
    Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Kupang
  • Agnette Tjendanawangi(3)
    Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Kupang
  • (*) Corresponding Author

Abstrak

Penelitian ini telah dilakukan selama dua bulan di Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) Oesapa dengan tujuan untuk menentukan kombinasi optimal antara tepung ampas kelapa dan dedak padi dalam formulasi pakan, yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan bandeng (Chanos chanos). Percobaan ini menggunakan desain penelitian berbasis Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan yang berbeda dan tiga ulangan. Perlakuan yang diujikan melibatkan: perlakuan A (10% tepung ampas kelapa dan 30% tepung dedak padi), perlakuan B (20% tepung ampas kelapa dan 20% tepung dedak padi), perlakuan C (30% tepung ampas kelapa dan 10% tepung dedak padi), serta kelompok kontrol K1 yang menggunakan pelet komersial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik untuk pemberian pakan kepada ikan bandeng adalah perlakuan B (dengan kombinasi 20% tepung ampas kelapa dan 20% tepung dedak padi). Perlakuan ini menghasilkan pertumbuhan mutlak tertinggi sekitar 25,85 gram, tingkat kelangsungan hidup sekitar 86,66%, dan rasio konversi pakan (FCR) sekitar 5,33%.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

PlumX Metrics

Diterbitkan
2023-10-16