Kondisi bioekologi dan pengembangan budidaya teripang pada Perairan Desa Hansisi dan Uiasa, Pulau Semau

  • Elisa Muskananfola Universitas Nusa Cendana
  • Nicodemus Dahoklory Universitas Nusa Cendana
  • Sunadji Sunadji Universitas Nusa Cendana

Abstract

Keberadaan teripang di Perairan desa Hansisi dan Uiasa Pulau Semau, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana kondisi biologi dan ekologi yang mendukung keberadaan dan pengembangan budidaya teripang pada perairan desa Hansisi dan Uiasa, Pulau Semau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuadran transek. Hasil pengamatan kondisi biologi ditemukan jenis teripang pasir H. scabra dan juga ditemukan jenis lain H. edulis, H. atra, H. conusalba, H. pardalis, dan Stichopus variegatus memiliki ukuran yang beragam, jenis lamun Cymodocea rotundata pada perairan desa Hansisi dan jenis lamun Halodule uninervis pada perairan desa Uiasa diduga makanan dari teripang. Hasil pengamatan kondisi ekologi jenis substrat pasir berlumpur pada perairan desa Hansisi dan substrat pasir bercampur pecahan karang pada perairan desa Uiasa. Dengan kisaran suhu 31,7-32,7oC, salinitas 34-41 ppt, pH 7,6-7,7, kekeruhan 0,5-3,0 NTU, dan kadar oksigen terlarut 7,1-7,9 ppm. Kesimpulan, pengamatan berjalan efektif dengan hasil kondisi biologi dan ekologi menunjang keberadaan dan keberhasilan budidaya teripang. Saran, perlu adanya penelitian lanjutan yang spesifik tentang jenis dan karakteristik makanan teripang di perairan Hansisi dan Uiasa, Pulau Semau.

 

Kata Kunci: Biologi, Ekologi, Teripang

Published
2021-10-21
Section
Articles