PENGARUH SUBTITUSI SARI BUAH SEMANGKA (Citrullus lanatus) DALAM PENGENCER SITRAT- KUNING TELUR TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA SAPI BALI (Effect of watermelon juice supplementation in citrate - egg yolk extender on spermatozoa quality of bali bulls)

  • Maria M. Bria Universitas Nusa Cendana
  • Wilmientje M. Nalley Universitas Nusa Cendana
  • Johny N. Kihe Universitas Nusa Cendana
  • Thomas M. Hine Universitas Nusa Cendana
Keywords: citrate, egg yolk, watermelon juice, spermatozoa, bali cattle

Abstract

This study aims to determine the effect of adding watermelon juice (WJ) into citrate-egg yolk (C-EY) diluents on the spermatozoa quality of bali catlle. Semen was collected twice a week using an artificial vaginal method of three bali bulls with normal body condition and reproductive organs. Semen that has motility > 70%, concentration >1000 x 106 and abnormalities ≤ 20 % was used in this study. Semen then divided into five treatments: C-EY 100% (T0), C-EY-25% WJ (T1), C-EY-50% WJ (T2), C-EY-75% WJ (T3), WJ 100% (T4) and then stored in a refrigerator at temperature 3-5oC. The quality of spermatozoa was evaluated every 24 hours for sperm motility, viability, and abnormalities. The results showed that spermatozoa diluted with S-KT supplemented with 75% WJ (T3) had a higher quality (P<0,05) compared to the other treatments, with motility 40,53 %, viability 47,35%, and abnormalities 4,21% on the 6th day of preservation. It was concluded that the addition of WJ to C-EY diluent was able to maintain the quality of bali bull spermatozoa, with the best SBS concentration is 75%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afiati F, Yulnawati, Riyadi M, Arifiantini RI. 2015. Abnormarlitas spermatozoa domba dengan frekuensi penampungan berbeda. Prosiding. Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia 1(4): 930-934.
Andrianto F. 2016. Pengaruh sari kulit dan buah semangka merah (Citrullus lanatus) sebagai bahan pengencer terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa domba. Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Surabaya.
Anwar P, Ondho YS, Samsudewa D. 2014. Pengaruh pengencer ekstrak air tebu dengan penambahan kuning telur terhadap kualitas spermatozoa sapi bali. Jurnal Peternakan 11(2): 48-58.
Arifiantini RI, Wresdiyati T, Retnani EF. 2006. Pengujian morfologi spermatozoa sapi bali (Bos sondaicus) Menggunakan Pewarnaan “ Williams”. J. Indon. Trop. Anim. Agric. 31(2): 105-110.
Arifiantini RI, Purwantara B, Yusuf TL, Sajuthi D. 2009. Peranan fruktosa, rafinosa, dan trehalosa pada kriopreservasi semen kuda. Media Peternakan 32(3): 171-178.
Baker MA. 2016. Proteomics of post-translational modifications of mammalian spermatozoa. Cell Tissue Res. 363(1): 279-287.
Bintara S. 2011. Rasio X:Y dan kualitas sperma pada kambing kacang dan peranakan ettawa. Sains Peternakaan 9(2): 65-71.
Butar-Butar E. 2009. Efektifitas frekuensi exercise terhadap peningkatan kualitas semen sapi simmental. http://repository. usu.ac.id/bitstream/1/09E00898.pdf. Diakses pada tanggal 3 september 2020.
Coles KE. 2007. Investigation into the antioxidant capacity of L-arginine and L-citrulline in relation to their vascular protective properties. Dissertation. Cardiff University, United Kingdom
Fadilah ZN, Isnaini N, Ihsan MN. 2016. Kualitas semen cair sapi bali selama penyimpanan suhu ruang menggunakan pengencer skim milk dengan penambahan fltrat kecambah kacang hijau. Jurnal Ternak Tropika 17(1): 22-30.
Feradis. 2010. Bioteknologi Reproduksi pada Ternak. Alfabeta. Bandung.
Fuerst-Waltl B, Schwarzenbacher H, Solkner J, Perner C. 2006. Effects of age and environmental factors on semen production andsemen quality of Austrian Simmental bull. Animal Reproduction Science 95(1-2): 27-37.
Garner DL, Hafez ESE. Spermatozoa and Seminal Plasma. In: E. S. E. Hafez. (Ed), Reproduction in Farm Animals, Lea & Febiger, Philadelphia, 1993, pp. 165-187.
Handiwirawan E, Subandriyo. 2004. Potensi dan keragaman sumberdaya genetik sapi bali. Wartazoa 14(3): 107-114.
Halliwell B, Gutteridge JMC. 2007. Free Radicals in Biology and Medicine, 4th ed. Clarendon, Oxford. 76-77.
Ishak ABL. Identifikasi keragaman gen fsh sub-unit beta gen fsh reseptor dan gen gh pada sapi bali jantan sebagai penanda kualitas sperma. Tesis. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor
Johnson JT, Lennox JA, Ujong UP, Odey MO, Fila WO, Edem PN, Dasofunjo K. 2013. Comparative vitamins content of pulp, seed and rind of fresh and dried watermelon (Citrullus lanatus). International Journal of Science and Technology 2(1): 99-103.
Johnson, LA, Weitze KF, Fiser P, Maxwell WMC. 2000. Storage of boar semen. Animal Reproduction Science 62(2000): 143-172.
Marawali A, Muhammad MS, Jalaludin. 2019. Efektivitas suplementasi filtrat jambu biji dalam pengencer air kelapa- kuning telur terhadap kualitas semen cair sapi bali. Jurnal Veteriner 20(1): 20-29.
Mu’nisa A. 2012. Analisis kadar likopen dan uji aktivitas antioksidan pada tomat asal Sulawesi Selatan. Jurnal Bionature 13(1): 62-66.
Nursyam. 2007. Perkembangan iptek bidang reproduksi ternak untuk meningkatkan produktivitas ternak. http//:www. unlam.ac.id./journal/pdf_file. Diakses tanggal 19 Oktober 2019.
Nabilla A, Arifiantini RI, Purwantara B. 2018. Kualitas semen segar sapi bali umur produktif dan non-produktif serta penentuan konsentrasi krioprotektan dalam pengencer Tris kuning telur. Jurnal Veteriner 19(2): 242-250.
Nabilla A . 2017. Kualitas semen sapi bali dan kriopreservasinya dalam pengencer Tris dan sitrat kuning telur. Tesis. Sekolah Pascasarjana IPB, Bogor
Parera F, Prihatiny Z, Souhoka DF, Rizal M. 2009. Pemanfaatan sari wortel sebagai pengencer alternatif spermatozoa epididimis sapi bali. J. Indon. Trop. Anim. Agric. 34 (1): 50-56.
Prastowo S, Dharmawan P, Nugroho T, Bachtiar A, Lutojo, Pramono A. 2018. Kualitas semen segar sapi bali (Bos javanicus) pada kelompok umur yang berbeda. Jurnal Ilmu Ternak 18(1): 1-7.
Pubiandara S, Suharyati S, Hartono M. 2016. Pengaruh penambahan dosis rafinosa dalam pengencer sitrat kuning telur terhadap motilitas, persentase hidup dan abnormalitas spermatozoa sapi ongole. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu 4(4): 292-299.
Rizal M. 2009. Daya hidup spermatozoa epididimis sapi bali yang dipreservasi pada suhu 3-50C dalam pengencer tris dengan konsentrasi laktosa yang berbeda. JITV 14(2): 142-149.
Rizal M, Herdis. 2008. Inseminasi Buatan pada Domba. PT. Rineka Cipta. Jakarta
Rizal M. 2005. Efektifitas berbagai konsentrasi β-Karoten terhadap kualitas semen beku domba garut. Animal Production 7(1): 6-13.
Sabile S, Toleng AL , Yusuf M, Firmiaty S, Idrus M, Zulkharnaim, Nasriyanto. 2016. Pengaruh penambahan ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia Linn) dalam pengencer terhadapmotilitas spermatozoa pada semen cair sapi bali. Jurnal Aves 10(2): 10-15.
Sanocka D, Kurpisz M. Reactive oxygen species and sperm cells. 2004. Reproductive Biology and Endocrinology 2{ 1-7
Savitri FK, Suharyati S, Siswanto. 2014. Kualitas semen beku sapi bali dengan penambahan berbagai dosis vitamin C pada bahan pengencer skim kuning telur. J. Ilmiah Peternakan Terpadu 2(3): 30-36.
Shen H-H, Lithgow T, Martin LL. 2013. Reconstitutionof membran proteins intomodel membrans: seeking better ways toretain protein activities. Int. J. Mol. Sci. 14: 1589-1607.
Siregar TN, Hamdan. 2004. Evaluasi daya tahan hidup spermatozoa kambing peranakan ettawah dalam beberapa pengencer sederhana. Jurnal Sain Veteriner 22(2): 60-64.
Siahaan EA, Laksmi DNDI, Bebas W. 2012. Efektivitas penambahan berbagai konsentrasi β karoten terhadap motilitas dan daya hidup spermatozoa sapi bali post thawing. Indonesia Medicus Veterinus 1(2): 239-251.
Steel RGD, Torrie JH. 1990. Prinsip dan Prosedur Statistika. Suatu Pendekatan Biometrik. Alih Bahasa Bambang Sumantri. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Sunarti, Saili T, Nafiu LO. 2016. Karakteristik spermatozoa sapi balisetelah sexing menggunakan metode kolom albumin dengan lama waktu sexing yang berbeda. JITRO 3(1): 65-76.
Suyadi, Rachmawati A, Iswanto N. 2012. Pengaruh α-tocopherol yang berbeda dalam pengencer dasar tris aminomethane kuning telur terhadap kualitas semen kambing boer yang disimpan pada suhu 5oC. Jurnal Ilmiah Ilmu Peternakan 22(3): 1-8.
Syahputra TMR, Ichwan M, Sufitni. 2019. Efek jus semangka terhadap jumlah dan motilitas Spermatozoa tikus wistar yang dipapari MSG. Fakultas Kedokteran. Universitas Sumatera Utara, Indonesia. Heathcare: Jurnal Kesehatan 8 (2): 43-50.
Toelihere MR. 1993. Insemnasi Buatan pada Ternak. Cetakan 3. Penerbit Angkasa. Bandung.
Trias PAH. 2001. Kualitas sperma danpengaruh bahan pengencer terhadap dayahidup spermatozoa domba lokal. Buletin Pertanian dan Peternakan 2(3):14-20.
Published
2022-06-30
How to Cite
Bria, M., Nalley, W., Kihe, J., & Hine, T. (2022). PENGARUH SUBTITUSI SARI BUAH SEMANGKA (Citrullus lanatus) DALAM PENGENCER SITRAT- KUNING TELUR TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA SAPI BALI (Effect of watermelon juice supplementation in citrate - egg yolk extender on spermatozoa quality of bali bulls). JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN, 9(1), 23-32. https://doi.org/10.35508/nukleus.v9i1.4393
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.