Teknik Komunikasi Terapeutik dalam Pendampingan Pemulihan Trauma Korban Kekerasan Seksual terhadap Anak
Abstract
Kasus kekerasan seksual terhadap anak sering mengguncang hati nurani karena anak merupakan kelompok rentan dengan tingkat ketergantungan tinggi pada orang dewasa. Sehingga, korban memerlukan pemulihan psikologis melalui pendekatan komunikasi terapeutik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Teknik komunikasi terapeutik yang dilakukan Dinas Sosial PPPA Kabupaten Nganjuk dalam pendampingan pemulihan trauma anak korban kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menerapkan teori penetrasi sosial untuk menjelaskan hubungan interpersonal yang terjalin akrab antara pendamping dan korban. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendamping menerapkan empat fase komunikasi terapeutik yakni fase pra interaksi, fase orientasi, fase kerja, dan fase terminasi. Pendamping juga menggunakan teknik-teknik komunikasi terapeutik seperti teknik mendengarkan, teknik menunjukan penerimaan, teknik diam, dan menunjukan penghargaan. Beberapa hambatan dalam melakukan komunikasi terapeutik antara lain korban yang sulit terbuka, dan latar belakang keluarga yang cenderung menutup diri karena malu.
Copyright (c) 2026 Gustian Putra Gumilang, Sri Wahyuningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









The articles in Jurnal Communio are licensed under a