Pemaknaan Cyberbullying oleh Pelatih Sanggar Seni Tradisional Ayodya Pala

  • Rizky Oktarina Costa Institut Pariwisata Tedja Indonesia
  • Dinda Emily Assadiyah Institut Pariwisata Tedja Indonesia
Keywords: cyberbullying, komunitas seni, pelatih seni tradisional, literasi digital, nilai budaya

Abstract

Transformasi komunikasi budaya ke ruang digital membuat pelatih seni tradisional semakin bergantung pada media sosial, namun pada saat yang sama meningkatkan kerentanan terhadap cyberbullying. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemaknaan pelatih Sanggar Tari dan Seni Tradisional Ayodya Pala terhadap cyberbullying, menganalisis dampak psikososial dan sosial yang ditimbulkan, serta merumuskan strategi pencegahan berbasis nilai budaya yang dikembangkan komunitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tiga pelatih aktif yang dipilih secara purposif dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberbullying dimaknai sebagai kekerasan digital yang muncul melalui komentar negatif terhadap penampilan, impersonasi akun, serta penyebaran konten yang merusak reputasi. Dampak yang dirasakan meliputi penurunan kepercayaan diri, tekanan emosional, rasa tidak aman, serta perubahan relasi sosial antara pelatih, murid, dan komunitas. Media sosial dipandang secara ambivalen sebagai sarana promosi budaya sekaligus sumber risiko psikososial. Sebagai respons, pelatih mengembangkan strategi pencegahan berbasis nilai budaya, meliputi penanaman etika komunikasi digital, dukungan relasional, dan edukasi literasi digital internal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi digital berbasis nilai budaya relevan untuk membangun ruang digital yang aman bagi komunitas seni tradisional dan merekomendasikan penguatan kode etik digital serta pendampingan komunitas yang berkelanjutan.

Published
2026-01-11
How to Cite
Costa, R., & Assadiyah, D. (2026). Pemaknaan Cyberbullying oleh Pelatih Sanggar Seni Tradisional Ayodya Pala. Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi, 15(1), 162-181. https://doi.org/10.35508/jikom.v15i1.9869
Section
Articles