PENGARUH PEMBERIAN Clitoria ternatea BENTUK HAY DAN SILASE TERHADAP KONSUMSI, KECERNAAN NUTRISI PADA SAPI ONGOLE

  • Eben Umbu Kamaru Langga(1*)
    universitas Nusa Cendana
  • Gustaf Oematan(2)
    universitas Nusa Cendana
  • Marthen Yunus(3)
    universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author
Keywords: Silase, Hay, Clitoria ternatea, Konsumsi, Kecernaan

Abstract

The study was aimed at evaluating the effect of feeding Clitoria ternatea hay and silage on nutrient intake and digestibility of Ongole cattle. There 12 Ongole cattle of 2-2.5 years old with 192-248.5 kg (avg 209.08 kg), CV (16,71%) initial body weight were used in the study. The cattle were randomly allotted into the 4 treatment diets offered based on Block design of 4 treatments and 3 replicates procedure. The 4 treatment diets offered were formulated as: R0: local grass ad libitum + polard 1% BW (control); R1: local grass ad libitum + polard 1% BW + 1% BW of Clitoria ternatea silage; R2: local grass ad libitum + polard 1% BW + 1% BW of Clitoria ternatea hay. Statistically analysis shows that, effect of feeding 1% BW of Clitoria ternatea hay and silage is significant (P<0.05) on crude protein, fat and gross energy intake, and on dry matter, organic matter, protein, and fat, crude fiber, NFE and energy digestibility values, but not significant (P>0.05) on dry matter, organic matter, crude fiber and NFE intake. Feeding hay performed higher results than feeding silage in both nutrient intake and digestibility of Ongole cattle.

ABSTRAK

 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Clitoria ternatea dalam bentuk silase dan hay terhadap konsumsi, kecernaan nutrien pada ternak sapi Ongole. Dalam penelitian ini digunakan Ternak sebanyak 12 ekor sapi Ongole, dengan umur ternak 2 - 2,5 tahun dengan kisaran berat badan 192 kg – 248,5 kg dengan rataan 209,08 kg, KV (16,71%). Ternak sapi secara acak dibagi dalam tiga kelompok perlakuan  menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah R0: rumput alam ad libitum + polard 1% BB sebagai control, R1: rumput alam ad libitum + polard 1% BB + 1% BB silase Clitoria ternatea R2: rumput alam ad libitum + polard 1% BB + 1% BB hay Clitoria ternatea. Hasil penelitian menunjukan Pemberian pakan Clitoria ternatea dalam bentuk Silase 1% BB dan Hay 1%BB berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi bahan kering, bahan organik, serat kasar, BETN, namun berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap protein kasar, lemak kasar dan energi pada ransum sapi Ongole. Dan Pemberian pakan Clitoria ternatea dalam bentuk Silase dan Hay 1% BB berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kecernaan  bahan kering, bahan organik, protein kasar, lemak kasar, serat kasar, BETN dan energi pada ransum sapi Ongole. Hasil analisis statistik menunjukan perlakuan yang lebih berpengaruh adalah pakan hay Clitoria ternatea lebih baik dari pada silase terhadap konsumsi dan kecernaan nutrisi ternak sapi Ongole.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggorodi, R. 1994. Ilmu Makanan Ternak Umum. PT. Gramedia. Jakarta.
Bata M. 2008. Pengaruh molases pada amoniasi jerami padi menggunakan urea terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik in vitro. Jurnal Peternakan 8 (2): 15-20.
Budiman A, Dhalika T, Ayuningsih B. 2006. Uji kecernaan serat kasar dan bahan ekstrak tanpa nitrogen (betn) dalan ransum lengkap berbasis hijauan daun pucuk tebu (saccharum officinarum) Jurnal Ilmu Ternak 6 ( 2): 132 – 135.
Hernaman I, Budiman A, Ayuningsih B. 2008. Pengaruh penundaan pemberian ampas tahu pada domba yang diberi rumput gajah terhadap konsumsi dan kecernaan. Jurnal Ilmu Ternak 8 (1): 1 – 6
Koddang MYA. 2008. Pengaruh tingkat pemberian konsentrat terhadap daya cerna bahan kering dan protein kasar ransum pada sapi bali jantan yang mendapatkan rumput raja (pennisetum purpurephoides) ad-libitum J. Agroland 15 (4) : 343 – 348.
Mathius IW, Yulistiani D, Puastuti W, Martawidjaja M. 2001. The effect of feeding mixtures of banana trunk and soybean meal on lambs performance. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner 6 (3): 196-202.
Nulik J. 2009. Kacang Kupu (Clitoria ternatea) Leguminosa Herba Alternatif Untuk Sistem Usahatani Intergrasi Sapi dan Jagung di Pulau Timor. Wartazoa 19 (1): 43-51.
Nurlaili F, Suparwi, Sutardi TR. 2013. Fermentasi kulit singkong (manihot utilissima pohl) menggunakan aspergillus niger pengaruhnya terhadap kecernaan bahan kering (kbk) dan kecernaan bahan organik (kbo) secara in-vitro. Jurnal Ilmiah Peternakan 1 (3): 856-864.
Parakkasi A. 1995. Ilmu Nutrien dan Makanan Ternak Ruminan. Penerbit Universiti Indonesia, Jakarta. Pp. 142-148.
Riswandi. 2014. Evaluasi Kecernaan Silase Rumput Kumpai (Hymenachne acutigluma) dengan Penambahan Legum Turi Mini (Sesbania rostrata). Jurnal Peternakan Sriwijaya 3 (2): 43-52.
Rubianti A, Fernandes P, Marawali TH, Santoso EB. 2010. Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik hay Clitoria ternatea dan Centrosema pascuorum CV Cavalcade pada sapi Bali lepas sapih. Seminar nasional teknologi peternakan dan veteriner.
Suwandyastuti, Rimbawanto EA. 2012. Penggunaan onggok sebagai sumber energi dalam ransum sapi perah. Jurnal Agripet 12 (1): 1-6
Tillman AD, Hartadi H, Reksohadiprojo S, Prawirokusumo S, Lebdosoekojo S. 1998. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Cetakan Ke –V. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. pp: 249 – 267.
Van Soest PJ. 1994. Nutritional Ecology of The Ruminant. 2nd ed. Comstock Publishing Associates A Division of Cornell Uniersity Press. Ithaca and London.
Yakin EA, Ngadiyono N, Utomo R. 2012. Pengaruh substitusi silase isi rumen sapi pada pakan basal rumput dan konsentrat terhadap kinerja sapi potong. Buletin Peternakan 36 (3): 174-180.

PlumX Metrics

Published
2016-12-31
How to Cite
Langga, E., Oematan, G., & Yunus, M. (2016). PENGARUH PEMBERIAN Clitoria ternatea BENTUK HAY DAN SILASE TERHADAP KONSUMSI, KECERNAAN NUTRISI PADA SAPI ONGOLE. JURNAL NUKLEUS PETERNAKAN, 3(2), 150-160. https://doi.org/10.35508/nukleus.v3i2.801
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.