• Volume: 27 No.: 1 April Edition 2026
    Vol 27 No 1 (2026)

    FOREWORD

     

    It is with great pleasure and pride that we present Volume 27, Issue 1, 2026 ,April Edition  of the Buletin Ilmiah IMPAS. This edition marks another significant milestone in our ongoing commitment to advancing knowledge, fostering innovation, and addressing critical challenges within the agricultural sector.

    Agriculture remains the backbone of global food security and rural economies. However, sustainable growth in this sector requires a holistic approach that bridges commercial viability, community education, and economic diversification. This issue brings together a collection of high-quality research papers that examine these intersections through four pivotal lenses:

    • Farm Product Marketing: Exploring supply chain efficiencies, digital market access, value-addition strategies, and consumer behavior to enhance agribusiness competitiveness.
    • Agricultural Extension Services: Highlighting the vital role of extension workers in technology transfer, capacity building, and equipping farmers with modern marketing skills.
    • Agrotourism Development: Examining the potential of recreational and educational farming as an alternative revenue stream and a driver for rural revitalization.
    • Farm Income and Welfare: Analyzing the economic determinants, risk management, and policies directly impacting the livelihoods and financial sustainability of farming households.

    Together, these articles demonstrate how strong farm businesses, supported by effective extension networks and alternative revenue streams like agrotourism, work synergistically to elevate farm income and secure long-term rural prosperity.

    We extend our deepest gratitude to the authors for contributing their valuable research to this issue. We also express our sincere appreciation to the editorial board members and peer reviewers for their rigorous dedication to maintaining the high scholarly standards of our journal.

    We hope that the insights published in this issue will serve as a valuable reference for academics, researchers, policymakers, and practitioners striving to build a more resilient and sustainable agricultural future.

     

    Kupang, April 2026

    Editorial Board

    Buletin Ilmiah IMPAS

  • Volume: 24 No.: 1 Edisi April 2023
    Vol 24 No 1 (2023)

    PENGANTAR DEWAN REDAKSI

     

    Buletin Ilmiah IMPAS Volume: 24, Nomor: 1, Edisi: April   2023 menitikberatkan pada kegiatan usahatani, pengembangan industry rumah tangga, pemberdayaan Badan Usaha milik desa dan pemberdayaan petani. Kegiatan usahatani sebagai sebagai sentral dalam sistem agribisnis  (on farm sub-system) perlu untuk mendapat perhatian mengingat tidak semua petani mampu untuk mengelola usahanya sedemikian begitu rupa untuk berada dalam keadaan frontier. Ukuran-ukuran kelayakan usahatani seperti efisiensi penggunaan input produksi, rasio penerimaan dan biaya,  memberikan manfaat yang besar bagi oetani untuk menilai performans kegiatan usahataninya. Disamping itu bagaimana respon petani terhadap inovasi dalam kegiatan usahatani juga menjadi isu pokok dalam perbaikan kinerja usahatani. Selain itu kebijakan pemerintah melalui pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa merupaka terobosan yang sangat berarti dalam pemenfaatan sumberdaya lokal yang ada di desa yang tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

    Tim Editor berharap artikel-artikel yang dimuat dalam edisi ini dapat mampu memberikan tambahan informasi dan wacana pencerahan untuk meningkatkan kegiatan usahatani melalui insentif ekonomi yang diterima oleh petani melalui produk/komoditi yang dihasilkannya.

     

    April , 2023

    Dewan Redaksi

  • Buletin Ilmiah IMPAS Volume 23. No.: 1. Edisi April 2022
    Vol 23 No 1 (2022)

    PENGANTAR DEWAN REDAKSI

     

    Buletin Ilmiah IMPAS Volume: 23, Nomor: 1, Edisi: April   2022 menitikberatkan pada kegiatan usahatani, pemberdayaan Badan Usaha milik des dan pemberdayaan petani. Kegiatan usahatani sebagai sebagai sentral dalam sistem agribisnis  (on farm sub-system) perlu untuk mendapat perhatian mengingat tidak semua petani mampu untuk mengelola usahanya sedemikian begitu rupa untuk berada dalam keadaan frontier. Ukuran-ukuran kelayakan usahatani seperti efisiensi penggunaan input produksi, rasio penerimaan dan biaya,  memberikan manfaat yang besar bagi oetani untuk menilai performans kegiatan usahataninya. Disamping itu bagaimana respon petani terhadap inovasi dalam kegiatan usahatani juga menjadi isu pokok dalam perbaikan kinerja usahatani. Selain itu kebijakan pemerintah melalui pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa merupaka terobosan yang sangat berarti dalam pemenfaatan sumberdaya lokal yang ada di desa yang tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

    Diharapkan artikel-artikel yang dimuat dalam edisi ini dapat mampu memberikan tambahan informasi dan wacana pencerahan untuk meningkatkan kegiatan usahatani melalui insentif ekonomi yang diterima oleh petani melalui produk/komoditi yang dihasilkannya.

     

    April , 2022

    Dewan Redaksi

1-15 of 23