HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DENGAN PERILAKU SADARI PADA MAHASISWI PREKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA

  • Stevanikov Jetna Marlis Mawikere(1*)
    Universitas Nusa Cendana
  • Jojor Sihotang(2)
    Universitas Nusa Cendana
  • S.M.J Koamesah(3)
    Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa kanker payudara masih menempati urutan pertama kasus baru dan kematian akibat kanker. Deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan hasil dan angka harapan hidup kanker payudara. Strategi untuk pelaksanaan deteksi dini kanker payudara melalui skrining adalah dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). SADARI membuat estimasi skrining yang lebih efektif sehingga menurunkan kematian sekitar 25-30%. SADARI sebaiknya dilakukan mulai dari usia 20 tahun ke atas, kelompok yang telah mencapai usia tersebut adalah mahasiswi. Mahasiswi yang menempuh pendidikan dalam bidang kesehatan pada umumnya telah memperoleh pengetahuan tentang SADARI sehingga akan cenderung membentuk sikap positif yang tercermin dalam perilakunya. Karena adanya pengetahuan tersebut merupakan domain yang sangat penting dalam membentuk perilaku seseorang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan perilaku SADARI pada mahasiswi prelinik fakultas kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini menggunakan metode analitikal observasional dengan rancangan crossectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 47 orang dengan cara consecutive sampling. Analisis data menggunakan uji Somers’d Gamma untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan SADARI dengan perilaku SADARI. Hasil dari 47 responden didapatkan pengetahuan SADARI yang dikategorikan baik ada 29 mahasiswi (61,7%), kategori cukup ada 15 orang (31,9%) dan kategori kurang ada 3 orang (6,4%). Dari 47 responden juga didapatkan perilaku SADARI yang dikategorikan baik ada 13 mahasiswi (27,7%), kategori cukup ada 21 mahasiswi (44,6%) dan yang kategori kurang ada 13 mahasiswi (27,7%).Pada penelitian ini diperoleh hasil p=0,318(p< 0,05). Kesimpulan penelitian ini tidak ada hubungan antara pengetahuan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan perilaku SADARI pada mahasiswi preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana tahun 2020.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ginting L. Hubungan Pengetahuan dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara pada Mahasiswa DIII Kebidanan STIKES Murni Abstrak. 2019;1(2):44–9.
2. International Agency for Reasearch on Cancer for R on. Latest global cancer data : Cancer burden rises to 18 . 1 million new cases and 9 . 6 million cancer deaths in 2018. 2018;(September):13–5.
3. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hari kanker sedunia 2019. 2020;2019–20.
4. Breast Cancer [internet]. World Health Organization. 2020 [cited 2020 Apr 21]. Available from: www.who.int,
5. Rina Sri Widayati. Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Pemeriksaan Payudara Sendiri pada Remaja Putri di MAN 1 Surakarta. 2017; XV(1) : 67-77.
6. Indonesia source : Globocan 2018. Country-specific I, Method N, Country-specific M. 266 794 986. 2019;256:2018–9.
7. Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Kanker Payudara. 2018. p. 1–111.
8. Sari RP. Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku SADARI sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara. 2017.8:57–66.
9. Lalandos J, Koamesah SMJ, Artawan IM, Buntoro IF, Wungouw HPL, Lidia K, et al. Modul Clinical Skill Lab 5. dr. Maria Megilda Bosri, editor.
10. Pertiwi HW. Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri ( SADARI ) pada Mahasiswi Kebidanan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo. 2019;XI(02):187–94.
11. Kemenkes RI. Pusat data Infografis Kesehatan Indonesia. 2018.
12. Wardhani AD, Saraswati LD, Adi MS, Peminatan M, Kesehatan E, Semarang FKMU. Gambaran pengetahuan remaja putri tentang sadari dan praktik pemeriksaan payudara sendiri. 2017;5:180–6.
13. Irawan E. Faktor-Faktor Pelaksanaan Sadari / Breast Self Examination (BSE) Kanker Payudara ( Literature Review ). 2018;VI(1).
14. Budi K, Palembang M, Aquari B. Hubungan Umur dan Pengetahuan Mahasiswi Semester III dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di Akademi. 2018;17(2):108–13.
15. Lidia K, Sasputra N. Panduan Akademik Fakultas Kedokteran 2017/2018. Lolang J, editor.
16. Maulidya F,Adelina M,Hidayat FA.Periodesasi Perkembangan Dewasa.2016.
17. Lestari T. Kumpulan Teori untuk Kajian Pustaka Penelitian Kesehatan. 2015. p. 232.
18. Notoatmodjo S. Ilmu Perilaku Kesehatan. 2018. p. 174.
19. Nugrahini DS. Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku SADARI pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Padjajaran. :15.

PlumX Metrics

Published
2021-08-05
How to Cite
Mawikere, S. J. M., Sihotang, J., & Koamesah, S. (2021). HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DENGAN PERILAKU SADARI PADA MAHASISWI PREKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA. Cendana Medical Journal, 9(1), 58-63. https://doi.org/10.35508/cmj.v9i1.4936

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.