Analisis Hukum Analisis Hukum Acara Pidana Terhadap Tanggung Jawab Penyidik Kepolisian Dalam Pengelolaan Barang Bukti (Studi kasus di POLRESTA Kupang Kota)
Main Article Content
Abstract
The management of evidence is a crucial aspect within the criminal procedural law system, ensuring the legality and continuity of judicial processes. This study examines the implementation of evidence management at the Kupang City Police Resort (Polresta Kupang Kota) in accordance with the Indonesian Criminal Procedure Code (KUHAP) and relevant regulations, while analyzing the responsibilities of investigators in handling such evidence. Employing a juridical empirical methodology, the research integrates normative legal analysis with empirical data collection through interviews and document review.
Findings indicate that evidence management at Polresta Kupang Kota encounters significant challenges, including limited storage facilities, inadequate maintenance budgets, and predominantly manual administrative processes. The absence of a dedicated Standard Operating Procedure (SOP) for evidence management leads to inconsistent practices, potentially undermining the accountability and integrity of the evidence. Moreover, delays in administrative approvals, particularly for the destruction of perishable evidence, pose risks to evidentiary value and public safety.Consequently, the study recommends developing comprehensive SOPs, implementing digital record-keeping systems, and strengthening internal and external oversight mechanisms. These measures aim to enhance the efficiency, transparency, and legal compliance of evidence management processes, thereby safeguarding the rights of involved parties and upholding the rule of law within the criminal justice system.
Downloads
Article Details
References
Aristo, M. A., Pangaribuan, Arsa Mufti and Ichsan Zikry. Pengantar Hukum Acara Pidana di Indonesia, Ed.1. Cet.1. Jakarta: Bumi Aksara, 2017.
Daniel Tambunan, Zul’aidy & Siti Rahmah, ‘Efektifitas terhadap pengelolaan benda sitaan barang rampasan negara di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (RUPBASAN) Kelas I Banda Aceh’, Jurnal Ilmiah Mahasiswa – Meukuta Alam, Volume 6 Nomor 2, 2024.
Erwin Susilo and Muhammad Rafi, ‘Implikasi Hukum dari Barang Bukti yang Tidak Dihadirkan: Analisis Konstruktif dan Perspektif Inovatif’, Krtha Bhayangkara, Volume 18 Nomor 2, 2024.
Hiariej, E. O. S. Teori dan Hukum Pembuktian. Jakarta: Erlangga, 2012.
Hamzah, A. Hukum Acara Pidana Indonesia, Edisi kedua, cetakan kedua belas. Jakarta: Sinar Grafika, 2017.
Kiswadi, Eva Arief and Khoirul Anwar, ‘Pelaksanaan Pengelolaan Dan Pemeliharaan Barang Bukti Dalam Proses Penyidikan Tindak Pidana Di Polres Grobogan’, Jurnal Spektrum Hukum, Volume 21 Nomor 1, 2024.
Marzuki, P. M. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011.
Muhammad, A. Hukum Dan Penelitian Hukum. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 2004.
Muhamad Syahriful Dedi Pratama, M. Yasir and Teguh Wibowo, ‘Pengelolaan Barang Bukti Untuk Keamanan Kasus Tindak Pidana Narkotika Di Wilayah Hukum Polres Tuban (Studi Kasus Di Polres Tuban)’, Justitiable, Volume 7 Nomor 1, 2024.
Surahman and Winarno, Dasar dan Teknik Riset. Bandung: Tarsito, 1989.
Syamsuddin, M. Operasionalisasi Penelitian Hukum. Jakarta: Grafindo Persada, 2007.
Sofyan, A. and Asis, H. A. Hukum Acara Pidana Suatu Pengantar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2014.
Yoshito Siburian, ‘Prinsip Pengajuan Barang Bukti Di Persidangan Perkara Pidana’, Jurnal Profile Hukum, Volume 3 Nomor 1, 2025.
Anggota TNI Jadi Perantara Polisi Jual Sabu Sitaan di Sumut, diakses pada 01 Januari 2025, https://news.detik.com/berita/d-5803662/terungkap-eks-anggota-tni-jadi-perantara-polisi-jual-sabu-sitaan-di-sumut?page=2,.
Gelapkan Barang Bukti Sabu, 5 Polisi di Jateng, diakses pada 01 Januari 2025,https://kmp.im/app6https://regional.kompas.com/read/2024/07/30/132849178/gelapkan-barang-bukti-sabu-5-polisi-di-jateng-terancam-dipecat