MENYINGKAP EKSISTENSI MANUSIA SEBAGAI HOMO SAPIENS, ANIMAL SYMBOLICUM, DAN HOMO LOQUENS

  • Fransiskus Bustan(1*)
    Prodi. Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP, Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Yohanes Bhae(2)
    Prodi. Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP, Universitas Nusa Cendana Kupang
  • (*) Corresponding Author

Abstrak

Tulisan ini menyingkap dan memaparkan eksistensi manusia sebagai homo sapiens atau animal rationale, animal symbolicum,
dan homo loquens atau talking animal yang menyiratkan adanya hubungan maknawi begitu erat antara pikiran, kebudayaan, dan
bahasa. Eksistensi manusia sebagai homo sapiens atau animal rationale ditandai dengan pemilikan akal sebagai sarana bernalar
dan menalarisesuatu. Eksistensi manusia sebagai animal symbolicum ditandai dengan pemilikan kebudayaan. Eksistensi manusia
sebagai homo loquens atau talking animal ditandai dengan pemilikan bahasa. Ketiga istilah tersebut berhubungan secara generik
antara yang satu dengan yang lain.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

PlumX Metrics

Diterbitkan
2022-08-23

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

##plugins.generic.recommendByAuthor.noMetric##