PERBANDINGAN METODE MC.GUIRRE.R.K, ESTEVA DAN DONOVAN UNTUK DAERAH RAWAN GEMPA BUMI DI FLORES

  • Natalia Ciciani Dinas(1*)
    Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana
  • Jehunias Leonidas Tanesib(2)
    Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana
  • Bernandus Bernandus(3)
    Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana
  • H. L. Sianturi(4)
    Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author
Keywords: Gempa bumi, Percepatan tanah maksimum, Daerah rawan bencana

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemetaan daerah rawan bencana gempa bumi di Flores berdasarkan percepatan tanah maksimum untuk mengetahui nilai percepatan tanah maksimum, pola penyebaran percepatan tanah maksimum, dan daerah rawan bencana gempa bumi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Mc.Guirre.R.K, Esteva dan Donovan dengan data yang digunakan adalah data sekunder dari USGS. Hasil analisa data diperoleh yaitu nilai percepatan tanah maksimum berdasarkan metode Mc.Guirre.R.K berkisar dari 7,0-149,5 gal, dengan metode Esteva berkisar dari 1,9- 34,9 gal, dan dengan metode donovan berkisar dari 10,6-153,4 gal. Hasil pemetaan menunjukan pola percepatan tanah maksimum tertinggi di Flores berada di perairan utara Pulau Flores, dimana daerah dengan kerawanan bencana gempa bumi berada di daerah Labuan Bajo, Ruteng dan Borong

Downloads

Download data is not yet available.

PlumX Metrics

Published
2023-10-27
How to Cite
Dinas, N., Tanesib, J., Bernandus, B., & Sianturi, H. (2023). PERBANDINGAN METODE MC.GUIRRE.R.K, ESTEVA DAN DONOVAN UNTUK DAERAH RAWAN GEMPA BUMI DI FLORES. Jurnal Fisika : Fisika Sains Dan Aplikasinya, 8(2), 73-77. Retrieved from https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/13410