PENGAPLIKASIAN NANOMATERIAL CARBON DOTS DARI EKSTRAK KULIT PARE UNTUK PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI PADA BIDANG PERTANIAN

  • K Raihan(1*)
    Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Septiyanto R Firman(2)
    Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Antarnusa G.(3)
    Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Affifah. I(4)
    Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • (*) Corresponding Author
Keywords: nanomaterial, carbon dots, bidang pertanian

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti bereksperimen membuatan inovasi dalam meningkatkan mutu dan kuantitasnya dengan cara mengaplikasikan nanomaterial pada bidang pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai dengan mengaplikasikan nanomaterial C-dots pada bidang pertanian. Metode yang digunakan adalah eksperimental, dimana jenis metode yang digunakan yakni eksperimental murni (true experimental). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa laju pertumbuhan tanaman cabai yang diberi larutan C-dot dengan konsentrasi 50 mg/L lebih optimal pertumbuhannya dibandingkan dengan pertumbuhan yang diperoleh dari konsentrasi C-dots lainnya yang digunakan.

Dalam penelitian ini, peneliti bereksperimen membuatan inovasi dalam meningkatkan mutu dan kuantitasnya dengan cara mengaplikasikan nanomaterial pada bidang pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai dengan mengaplikasikan nanomaterial C-dots pada bidang pertanian. Metode yang digunakan adalah eksperimental, dimana jenis metode yang digunakan yakni eksperimental murni (true experimental). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa laju pertumbuhan tanaman cabai yang diberi larutan C-dot dengan konsentrasi 50 mg/L lebih optimal pertumbuhannya dibandingkan dengan pertumbuhan yang diperoleh dari konsentrasi C-dots lainnya yang digunakan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] D. Triwardiati and I. R. Ermawati, “Analisis Bandgap Karbon Nanodots (C-Dots) Kulit Bawang Merah Menggunakan Teknik Microwave,” Pros. Semin. Nas. Teknoka, vol. 3, no. 2502, p. 25, 2018, doi: 10.22236/teknoka.v3i0.2810.
[2] S. Fatimah, I. Isnaeni, and D. Tahir, “Sintesis dan Karakterisasi Fotoluminisens Carbon Dots Berbahan Dasar Organik dan Limbah Organik,” Positron, vol. 7, no. 2, pp. 37–41, 2017, doi: 10.26418/positron.v7i2.22660.
[3] P. A. Putro and A. Maddu, “Sifat Optik Carbon Dots (C-Dots) Dari Daun Bambu Hasil Sintesis Hijau Berbantukan Gelombang Mikro,” Wahana Fis., vol. 4, no. 1, pp. 47–55, 2019, doi: 10.17509/wafi.v4i1.15569.
[4] A. R. C. Dewi, M. P. Aji, and S. Sulhadi, “Absorbance Spectrum Carbon Nanodots (C-Dots) Daun Tembakau,” Pros. Semin. Nas. Fis. (E-Journal)SNF2016, vol. V, pp. SNF2016-MPS-129-SNF2016-MPS-134, 2016, doi: 10.21009/0305020225.
[5] A. Maholiya et al., “Supplementary Information,” Electron. Suppl. Mater. Environ. Sci. Nano., p. 24, 2023.
[6] G. Li, J. Xu, and K. Xu, “Physiological Functions of Carbon Dots and Their Applications in Agriculture: A Review,” Nanomaterials, vol. 13, no. 19, pp. 1–17, 2023, doi: 10.3390/nano13192684.
[7] Qothrunnada, “Sintesis Dan Karakterisasi Nanomaterials Carbon Dots Dari Ekstrak Kulit Pare Dengan Teknik Iradiasi Gelombang Mikro,” Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, 2024.
[8] H. Wang et al., “Carbon Dots Enhance the Nitrogen Fixation Activity of Azotobacter Chroococcum,” ACS Appl. Mater. Interfaces, vol. 10, no. 19, 2018, doi: doi/10.1021/acsami.8b03758.

PlumX Metrics

Published
2025-04-27
How to Cite
Raihan, K., Firman, S., G., A., & I, A. (2025). PENGAPLIKASIAN NANOMATERIAL CARBON DOTS DARI EKSTRAK KULIT PARE UNTUK PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI PADA BIDANG PERTANIAN. Jurnal Fisika : Fisika Sains Dan Aplikasinya, 10(1), 31-35. https://doi.org/10.35508/fisa.v10i1.20665