RESPON MATERIAL AKIBAT KEKERASAN PAHAT BUBUT HARDFACING TERHADAP NILAI KEKASARAN PERMUKAAN
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons nilai kekerasan pahat bubut hardfacing hasil modifikasi mata potong terhadap kekasaran permukaan, sehingga dapat menghasilkan pahat bubut alternatif untuk mengatasi keterbatasan pengadaan alat potong di laboratorium demi meningkatkan kompetensi mahasiswa dan kualitas layanan bagi pengguna laboratorium. Metode yang digunakan meliputi tahap perancangan, persiapan, pembuatan, serta demonstrasi pada mesin bubut. Parameter pemesinan yang divariasikan meliputi kedalaman potong 0,1 mm, 0,2 mm, dan 0,3 mm; putaran mesin 320 rpm, 440 rpm, dan 540 rpm; dengan material kerja aluminium, baja St 37, dan baja S45C. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai kekerasan maksimum pahat hardfacing adalah 65,16 HRC dengan nilai kekasaran permukaan 2,953 μm pada material baja St 37. Sementara itu, nilai kekerasan minimum sebesar 62,06 HRC menghasilkan kekasaran permukaan 3,521 μm pada material S45C. Untuk proses pemesinan, nilai kekasaran maksimum (paling kasar) tercatat 5,108 μm pada material baja St 37, sedangkan nilai kekasaran minimum (paling halus) sebesar 0,939 μm diperoleh pada material aluminium
Downloads
Copyright (c) 2026 Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jl. Adisucipto, Penfui-Kupang, Lasiana, Klp. Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur., Indonesia
This work is licensed under Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY-NC-SA 4.0)
Irene Budayawati(1*)












