ASSEMBLY SETTING SUHU DAN WAKTU MENGGUNAKAN REMOTE CONTROL PADA INKUBATOR BAKTERI BERBASIS ARDUINO UNO ATMEGA328

  • Wirda Wirda Program Studi Diploma 3 Teknologi ELektromedis, STIKes Muhammadiyah Aceh
  • Khairul Fuady Program Studi Diploma 3 Teknologi ELektromedis, STIKes Muhammadiyah Aceh
  • Baihaqqi Baihaqqi Program Studi Diploma 3 Teknologi ELektromedis, STIKes Muhammadiyah Aceh
Keywords: Bacteria Incubator; Arduino Uno; Temperature sensor

Abstract

Abstrak

Perkembangan teknologi di bidang instrumentasi telah merambah hingga ke dunia kesehatan. Penggunaan aplikasi teknologi instrumentasi telah membuat dunia kesehatan dan laboratorium berkembang pesat, salah satunya adalah penggunaan pesawat inkubator bakteri. Pesawat inkubator bakteri adalah salah satu peralatan laboratorium yang berfungsi untuk mengembang biakkan bakteri dan menyimpan berbagai jenis dengan suhu yang dibutuhkan bakteri seperti amoeba, tujuannnya adalah untuk memudahkan para tenaga yang bersangkutan dalam melakukan pekerjaanya. Dalam merakit alat inkubator bakteri yang berbasis Arduino Uno ATMega328, alat ini dikontrol oleh mikrokontroler ATMega328. Prinsip kerjanya adalah ATMega328 sebagai proses data dan mengubah energi listrik menjadi energi panas. Dengan menambahkan remote control sebagai pensetting suhu agar lebih mudah, Power supply yang digunakan 12V DC dan 5V DC, untuk 12V DC di gunakan sebagai Arduino uno dan 5V DC di gunakan untuk relay driver, buzzer, LCD dan sensor suhu. Assembly Setting Suhu dan waktu menggunakan remote rontrol, pada Inkubator bakteri yang di rancang menggunakan sensor suhu, dengan persentase eror pada suhu paling kecil 0,5% dan paling tinggi 2% dengan tiga kali pengukuran. Untuk perhitungan waktu menggunakan stopwatch dengan persentase error pada waktu sebesar 0% dengan persentase error yang didapatkan maka alat dapat dikatakan bekerja dengan baik untuk menginkubasi suatu bakteri. Keakurasian alat ini masih terdapat kesalahan persentase error tertinggi 2% pada pembacaan suhu dengan menggunakan sensor suhu, kesalahan error ini disebabkan karena sensor yang digunakan memiliki kesealahan pengukuran sebesarr 5% dalam pembacaan suhu sesuai datasheet sensor suhu.

Abstract

  Technological developments in the field of instrumentation have penetrated into the world of health. The use of instrumentation technology applications has made the world of health and laboratories develop rapidly, one of which is the use of bacterial incubators. Bacterial incubator aircraft is one of the laboratory equipment that functions to breed bacteria and store various types with the required temperature of bacteria such as amoeba, the aim is to facilitate the personnel concerned in doing their work. In assembling a bacterial incubator based on Arduino Uno ATMega328, this tool is controlled by the ATMega328 microcontroller. The working principle is ATMega328 as a data process and converts electrical energy into heat energy. By adding a remote control as a temperature setting to make it easier, the power supply used is 12V DC and 5V DC, for 12V DC it is used as Arduino Uno and 5V DC is used for the relay driver, buzzer, LCD and temperature sensor. Assembly Setting Temperature and time using a remote control, in a bacterial incubator designed using a temperature sensor, the error percentage is at a minimum temperature of 0.5% and a maximum of 2.% with three measurements. For the calculation of time using a stopwatch with a percentage of error at the time of 0,%. With the percentage of errors obtained, the tool can be said to work well for incubating a bacterium. The accuracy of this tool still has the highest error percentage error of 2% in temperature readings using a temperature sensor, this error error is caused because the sensor used has a measurement error of 5% in temperature readings according to the temperature sensor datasheet. 

 

Published
2022-04-27
How to Cite
Wirda, W., Fuady, K., & Baihaqqi, B. (2022). ASSEMBLY SETTING SUHU DAN WAKTU MENGGUNAKAN REMOTE CONTROL PADA INKUBATOR BAKTERI BERBASIS ARDUINO UNO ATMEGA328. Jurnal Fisika : Fisika Sains Dan Aplikasinya, 7(1), 95-100. Retrieved from https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/FISA/article/view/7137