Strategi Guru dalam Penerapan Nilai Disiplin pada Anak Usia Dini di TK Kartika XIV-11 Banda Aceh

  • Jauza Jilan Tuffahati(1*)
    Universitas Syiah Kuala
  • Yuhasriati Yuhasriati(2)
    Universitas Syah Kuala
  • Siti Naila Fauzia(3)
    Universitas Syah Kuala
  • (*) Corresponding Author
Keywords: Strategi Guru, Nilai Disiplin, Anak Usia Dini

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam penerapan nilai disiplin pada anak usia dini di TK Kartika XIV-11 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Observasi dilakukan secara langsung terhadap proses pembelajaran dan kegiatan pembiasaan yang diterapkan guru di kelas, sedangkan wawancara dilakukan kepada kepala sekolah serta dua orang guru kelas, yaitu guru kelas A dan guru kelas B. Sampel penelitian berjumlah tiga orang, sedangkan objek penelitian adalah strategi guru dalam penerapan nilai disiplin pada anak usia dini di TK Kartika XIV-11 Banda Aceh. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi guru yang diterapkan melalui tiga indikator utama yaitu nilai disiplin belajar, disiplin sikap, dan disiplin waktu pada anak usia dini. Penerapan strategi tersebut tidak hanya berdampak pada keteraturan selama kegiatan belajar di sekolah, tetapi juga membentuk kebiasaan disiplin anak dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat menjadi bekal positif bagi perkembangan karakter anak di masa mendatang. Secara umum, strategi yang digunakan guru dalam penerapan nilai nilai disiplin di TK Kartika XIV-11 bersifat komprehensif dan kolaboratif, melibatkan pembiasaan, keteladanan, penguatan positif, serta partisipasi orang tua.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aulina, C. N. (2016). Penanaman disiplin pada anak usia dini. Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 2(1), 38.

Arikunto, S. (2018). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. Bumi Aksara. Asmani, J.A. Tips Menjadi Guru Inspiratif, Kreatif, dan Inovatif, (2010)

Choirun, C. (2021). Pengendalian diri dan kedisiplinan pada anak. Prenadamedia Group.

Desmita. (2017). Psikologi perkembangan anak dan remaja. PT Remaja Rosdakarya. Fiantika, R. F. (2022). Metodologi penelitia kualitatif.PT Global EksekutifmTeknologi.

Giarti, S. G. (2015). Peningkatan kompetensi pedagogik guru SD melalui supervisi akademik. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan.

Heni, & Handayani, H. (2025). KECERDASAN FINANSIAL ANAK MELALUI PERMAIANAN MONOPOLI MODIFIKASI. Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Guru, 2(1), 81.

Hamid, M., & Wiyani, N. A. (2018). Pendidikan karakter anak usia dini. Gava Media.

Hardani, N. H. A., dkk. (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif. CV Pustaka Ilmu.

Hidayati, S. (2021). Strategi pembelajaran anak usia dini. Kanaka Media.

Hermahayu, H., Rasidi, R., & Zahra, A. A. (2025). Disiplin positif dalam meningkatkan regulasi emosi dan perilaku sosial anak. Jurnal Obsesi.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2018). Pedoman pengasuhan anak usia dini. Kemdikbud.

Khaironi. (2018). Pendidikan anak usia dini: Konsep, teori, dan praktik. Deepublish. Kementerian Pendidikan Nasional. (2012).

Kamus Besar Bahasa Indonesia. Gramedia Pustaka Utama.

Majid, A. (2017). Strategi pembelajaran. PT Remaja Rosdakarya.

Menggo, S., Jama, K. B., Adnyani, N. L. P. S., & Krismayani, N. W. (2025). Indonesian English as A Foreign Language Learners’interpersonal Communication: Profiles And Challenges. LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching, 28(1), 242-256.

Mulyasa, H. E. (2012). Manajemen PAUD. PT Remaja Rosdakarya.

Mulyono. (2021). Strategi pembelajaran. UIN Maliki Press.

National Association for the Education of Young Children (NAEYC). (2015). Developmentally appropriate practice in early childhood programs serving children from birth through age 8 (3rd ed.).

Nurmalitasari. (2015). Pembelajaran anak usia dini. CV Andi Offset.

Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan peserta didik baru pada taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan sekolah menengah keguruan.

Rahmawati, A. S. (2016). Problematika penanaman kedisiplinan anak MI Nurussibyan Tawangharjo Grobogan tahun ajaran 2015/2016 (Skripsi, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang).

Rijkiyani, R. P., Syarifuddin, & Mauizdati, N. (2022). Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Potensi Anak pada Masa Golden Age. Jurnal Basicedu, 6(3), 4905-4912. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2986

Rukajat, A. (2018). Pendekatan penelitian kuantitatif: Quantitative research approach. Deepublish.

Saputra, E., Qomariyah, S., Hermawanti, L., & Junaidin. (2025). Peran supervisi akademik dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di SMA Plus Al Raihan di Sukabumi. Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 2(3), 251.

Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran: Berorientasi standar proses pendidikan

(Cetakan ke-12). Kencana.

Sofyan. (2018). Teori perkembangan anak usia dini. Prenadamedia Group.

Sugiyono. (2017). Konsep dasar pendidikan anak usia dini. PT Indeks.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. PT Indeks.

Suryana. (2014). Pendidikan anak usia dini: Konsep dan praktik. PT Raja Grafindo Persada.

Syifa, F. N., & Wiyani, N. A. (2022). Pembentukan disiplin ramah melalui pembiasaan senyum, salam, sapa, sopan, santun (5S) pada anak usia dini. Jurnal Asghar, 2(1), 13.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Citra Umbara.

Wiyani, N. A. (2013). Bina disiplin anak usia dini. Ar-Ruzz Media.

PlumX Metrics

Published
2026-06-01