Desain Model Sekolah Pra Nikah Perspektif Islam Berbasis Kebutuhan Generasi Z
Sekolah Pra Nikah, Perspektif Islam, Generasi Z, Analisis Kebutuhan, Pendidikan Keluarga Islam, Maqashid Syariah
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kompleksitas persoalan pernikahan pada Generasi Z yang dipengaruhi oleh perubahan sosial, budaya digital, serta rendahnya kesiapan emosional dan spiritual dalam membangun keluarga. Program pra nikah yang ada cenderung bersifat normatif dan belum sepenuhnya adaptif terhadap karakteristik generasi muda muslim. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model Sekolah Pra Nikah perspektif Islam yang berbasis pada kebutuhan Generasi Z. Metode yang digunakan adalah studi literatur dipadukan dengan analisis kebutuhan melalui kajian dokumen, observasi konseptual, dan telaah penelitian terdahulu. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan teknik reduksi data, kategorisasi tema, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan perlunya model pembelajaran integratif yang memadukan nilai maqashid syariah, pendidikan karakter, literasi digital, kesiapan psikologis, dan perencanaan ekonomi keluarga. Model yang dirancang menekankan pendekatan partisipatif, kontekstual, dan aplikatif sesuai karakter digital native Generasi Z. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum pra nikah yang sistematis dan kolaboratif antara lembaga pendidikan, komunitas dakwah, dan instansi keagamaan.
Downloads
References
Al-Ghazali, A. H. (2005). Ihya’ ulum al-din. Dar al-Kutub al-Ilmiyah.
Arikunto, S. (2006). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Az-Zuhaili, W. (2011). Al-fiqh al-islami wa adillatuhu. Dar al-Fikr.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik nikah, talak, dan cerai di Indonesia. Badan Pusat Statistik.
Fadillah, I. U., Harianja, J. A., Putri, W. S., & Setiawan, A. (2025). Analisis Faktor Pemicu Radikalisme Pada Remaja Serta Dampaknya Pada Demokrasi. Journal of Golden Generation Education, 1(2), 50-56.
Faot, G. M., Mas’ud, F., Balukh, J. I., & Rahayu, G. (2026). Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Membentuk Karakter Bangsa yang Tangguh di Era Digital. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(01), 145-149.
Joyce, B., Calhoun, E., & Weil, M. (2011). Models of teaching. Pearson Education.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Bimbingan perkawinan bagi calon pengantin. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.
Lau, C. A. A., Keraf, V. T. H., Nomeni, N., Meo, M., Tes, H. S., & Mas’ud, F. (2025). Peran Etika dalam Pembentukan Karakter Moral Generasi Muda. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 2(3), 300-311.
Menggo, S., Jama, K. B., Adnyani, N. L. P. S., & Krismayani, N. W. (2025). Indonesian English as A Foreign Language Learners’interpersonal Communication: Profiles And Challenges. LLT Journal: A Journal on Language and Language Teaching, 28(1), 242-256.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Nababan, J. F., Marbun, M. T. R., Siregar, M. M. L. ., Purba, I. B. ., Sinaga, V. A. ., Sipahutar, M. M. ., & Setiawan, A. . (2025). Peran Guru dalam Pembentukan Karakter Siswa Sd Berbasis Nilai-Nilai Pancasila. Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An), 5(3), 1284–1289. https://doi.org/10.36636/primed.v5i3.6791
Naikofi, C. K., Tamonob, P. A., Naitboho, A. A., Halla, A. R., Bana, F., Mas’ud, F., & Dwiputra, R. (2025). Pancasila vs Polarisasi: Pertarungan Nilai dalam Membentuk Sikap Toleransi Siswa Masa Kini. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 304-318.
Nima, Y., Sopaba, I. Y., Ngongo, W. A., Kuza, E. A., & Mas' ud, F. (2025). Transformasi Pembelajaran PPKn di Era Digital: Strategi Menanamkan Nilai Pancasila pada Peserta Didik Sekolah Dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 248-257.
Nurgiyantoro, B., & Efendi, A. (2017). Teori pengkajian fiksi. Gadjah Mada University Press.
Retnowati, E. (2018). Desain pembelajaran berbasis karakter untuk penguatan kompetensi abad 21. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(2), 120–132.
Setiawan, A. (2023). Pendidikan Antikorupsi dalam Membentuk Karakter Mahasiswa: Studi Literatur Dan Implikasi Terhadap Kesadaran Hukum. Educatus, 1(3), 18-27.
Setiawan, A., & Sugianto, S. (2025). Penguatan Pendidikan Karakter Mahasiswa Dalam Pengembangan Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam Pada Perguruan Tinggi Negeri. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(5), 8401-8406.
Sinaga, A. A., Sinaga, N. N. I., Munte, P. A. L., & Setiawan, A. (2025). Strategi pendidikan anti korupsi dalam membentuk karakter generasi muda. Journal of Golden Generation Education, 1(2), 28-39.
Stacey, K. (2010). The view of mathematical literacy in Indonesia. Journal on Mathematics Education (IndoMS-JME), 2(2), 1–24.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susanti, S., Setiawan, A., Aprilia, F., Afriza, M., Ihsan, W. N., & Patunnisa, T. (2025). Tantangan Dan Peluang Manajemen Pelatihan Di Sanggar Kegiatan Belajar (Skb) Kota Medan: Perspektif Tenaga Pendidik Dalam Meningkatkan Efektivitas Program. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(3), 5915-5921.
Yusuf, S. (2012). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Remaja Rosdakarya.
Anugrah Setiawan(1*)
