Sense of Belonging : Ikatan Emosional dan Budaya Masyarakat Bali Perantauan di Desa Lakawali
Abstract
Fenomena migrasi masyarakat Bali ke berbagai pelosok Indonesia, termasuk ke Desa Lakawali, menciptakan tantangan adaptasi identitas dan kebutuhan akan rasa memiliki (sense of belonging) di tengah lingkungan budaya yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana ikatan emosional dan praktik budaya masyarakat Bali perantauan dikonstruksi sebagai mekanisme adaptasi di Desa Lakawali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pengalaman subjektif para perantau. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sense of belonging masyarakat Bali terbentuk melalui “identitas hibrida”, di mana ritual keagamaan kolektif dan pelestarian adat berfungsi sebagai jangkar emosional sekaligus media komunikasi lintas budaya yang harmonis dengan masyarakat lokal. Integrasi ini terbukti mampu meminimalisir gegar budaya dan mendorong partisipasi aktif perantau dalam kehidupan sosial desa. Sebagai rekomendasi, penelitian ini menyarankan perlunya upaya keberlanjutan dialog antarbudaya yang lebih intensif untuk memperkuat kohesi sosial, serta bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi pergeseran makna rasa memiliki pada generasi muda perantau yang mengalami tantangan asimilasi yang lebih kompleks
Downloads
References
Das, Dr. S. (2025). The Division of Labour in Society and Contemporary Issues: An Analysis from Durkheimian Perspective. International Journal of Social Science Research (IJSSR), 2(4), 516–523. https://doi.org/10.70558/IJSSR.2025.v2.i4.30538
Demalia, E., Sapriya, & Logayah, D. S. (2025). Analisis Adaptasi Masyarakat Minang Perantauan Dalam Kehidupan Masyarakat Multikultural di Kelurahan Kranji Bekasi (Kajian Kualitatif Dalam Pengembangan Sumber Belajar IPS). SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 22(1), 10–21. https://doi.org/10.21831/socia.v22i1.78753
Hidayat, A., Kesuma, A. I., & A. Sakka, A. R. (2024). Masyarakat Inklusif Berbasis Nilai Budaya dan Norma Sosial di Desa Lakawali Kabupaten Luwu Timur. Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan, 20(1), 81. https://doi.org/10.35329/fkip.v20i1.4985
Lifuman, L. (2020). Bentuk Solidaritas Sosial Masyarakat KBMMT di BTN Batu Merah Kota Ambon [Skripsi]. IAIN Ambon.
Muizzuddin, M. S., Cahyo, S. B., Muzaki, R. A., & Virdyanto, T. V. (2024). Simbol-simbol Keagamaan dan Budaya dalam Identitas Kolektif Desa Tunjungrejo melalui Perspektif Sosiologi Budaya. Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(3), 133–144. https://doi.org/10.59581/jipsoshum-widyakarya.v2i3.3421
Patel, S. E., Varghese, J., & Hamm, K. (2024). Defining sense of belonging in nursing—An evolutionary concept analysis. Journal of Professional Nursing, 54, 151–163. https://doi.org/10.1016/j.profnurs.2024.07.003
Putnam, R. D. (1993). The Prosperous Community: Social Capital and Publik Life Putnam. New Prospect.
Risqiyah, L. I., Rofiq, A., & Manshur, A. (2025). Bahasa dan Identitas Budaya: Studi Etnolinguistik pada Komunitas Osing di Daerah Macan Putih, Banyuwangi. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(2), 2161–2173. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i2.5631
Rosana, A. (2026). Hambatan Komunikasi Antarbudaya Antara Manajemen Ekspatriat dan Pengelola Lokal: Studi Kasus Bali Garden Beach Resort. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, 11(2), 1005–1017. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v11i2.63769
Saidang, S., & Suparman, S. (2019). Pola Pembentukan Solidaritas Sosial dalam Kelompok Sosial Antara Pelajar. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 3(2), 122–126. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v3i2.140
Sudiarsa, N. K. M. P., Murniasih, A. A. A., & Kaler, I. K. (2022). Strategi Adaptasi Perantau Asal Desa Jungutbatu di Desa Sanur Kaja. Sunari Penjor : Journal of Anthropology, 6(2), 87. https://doi.org/10.24843/SP.2022.v6.i02.p04
Susilo, A., Anwar, K., & Agung S, L. (2025). Kontribusi Narasi Sejarah dalam Pembentukan Memori Kolektif dan Identitas Sosial. Journal of Education and Instruction (JOEAI), 8(3), 242–251. https://doi.org/10.31539/joeai.v8i3.14903
Triyono, A. (2017). Komunikasi Religi, dan Budaya. Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APIK PTM).
Wardani, W. (2016). MEMBEDAH TEORI SOSIOLOGI: Teori Pertukaran (Exchange Theory) George Caspar Homans. Jurnal Studia Insania, 4(1), 19. https://doi.org/10.18592/jsi.v4i1.1111
Yase, I. K. K. (2023). Aktualisasi Ajaran Tat Twam Asi Dalam Moderasi Beragama Sebagai Wujud Kesadaran Hukum Kehiduapan Beragama. Satya Dharma : Jurnal Ilmu Hukum, 2(2). https://doi.org/10.33363/sd.v6i2.1111
Nurlela Nurlela(1*)
