Keanekaragaman Gastropoda di Taman Wisata Alam Laut Teluk Kupang Kelurahan Pasir Panjang Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh potensi besar zona intertidal Pantai Pasir Panjang sebagai laboratorium alami dengan keanekaragaman biota laut yang tinggi, khususnya Gastropoda, namun rentan terhadap perubahan lingkungan akibat aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis Gastropoda, menganalisis tingkat keanekaragamannya, serta mengetahui kondisi lingkungan yang mempengaruhi keberadaan biota tersebut di zona pasang surut Pantai Pasir Panjang, Kota Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode transek dan plot (transek kuadrat) yang ditempatkan secara purposive sampling pada dua stasiun pengamatan. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener, Indeks Kemerataan, Indeks Kekayaan Jenis, dan Indeks Dominansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 8 spesies Gastropoda yang tergolong dalam 6 famili, dengan spesies yang paling banyak ditemukan adalah Conus parvulus . Kondisi lingkungan perairan di lokasi penelitian secara umum mendukung keberlangsungan hidup Gastropoda, meskipun dipengaruhi oleh jenis substrat berpasir dan berpasir. Direkomendasikan adanya upaya pelestarian lingkungan pantai dari aktivitas manusia yang berlebihan guna menjaga keseimbangan ekosistem dan populasi Gastropoda di kawasan tersebut.
Downloads
References
Aji, esti., 2006 Keanekaragaman Jenis Gastropoda di Pantai Randusanga Jawa Tengah.
Aninomous,1998. Keanekaragaman Hayatiasset Pembangunan berkelanjutan Indonesia, Penerbit PT, Gramedia Pustaka Utama Jakarta.
Ambalika, Indra., 2005. Asosiasi Gastropoda di Ekosistem Pdang Lamun Perairan Pulau Lepar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (skripsi) Jurusan Perikanan.Fakultas Perikanan dan Kelautan. Institut pertanian Bogor
Arifin, 2001. Ekosistem Padang Lamun. Jurusan Ilmu Kelautan. FKIP. Universitas Hasanudin Makasar
Brembes Jawa Tengah (Skripsi) jurusan Biologi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Semarang
Boimau, E. 1997. Inventarisasi jenis – jenis Hewan Moluska dari kelas gastropoda pada daera pasang surut pantai Otan semau, Skripsi tidak di terbitkan
Bruri M. L. 2017 Beberapa Aspek Bioekologi Siput Cincin, Cypraea Annulus (LINN.,1758). Universitas Pattimura. Ambon.
Campbell, N.A., Reece, J.B., Urry, L.A., Cain, M.L., Wasserman, S.A., Minorsky, P.V., Jackson, R.B. 2010. Biologi Jilid 3. Edisi 8. Terjemahan D.T Wulandari. Erlangga. Jakarta
Charlotha, 2009 Tingkah Laku Pergerakan Gastropoda Littorina scabra pada Pohon Mangrove Sonneratia alba Di Perairan Pantai Tawiri, Pulau Ambon Triton.5:1:1-71
Dharma, B, 1988. Indonesia Shells, Jakarta: Sarana Graha
Fakultas Perikanan dan Kelautan. Institut Pertanian Bogor. (Skripsi) Jurusan Bologi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Semarang
Fono, B,1999. Kelimpahan dan Keanekaragaman Gastropoda pada Hutan Manggrove pantai Oebelo Kupang, Skripsi FKIP Nusa Cendana, Kupang
Ferianita, Melati.,2006. Metode Sampling Bioekologi, Pt Bumi Aksara. Jakarta.
Fortes,M. D. 1989. Seagrass: A Resource Unknown in The ASEAN Region. 33
Gaol, M, I,2003. Ekologi Dasar, Fakultas Matematika dan Ilmu Penegtahuan Alam, Universitas Nusa Cendana Kupang
Hadijah, 2000. Sebaran Spasial Komunitas Gastropoda dan Asosiasinya dengan Lamun di Perairan Pulau Kodinggareng Kotamadya Makasar. Fakultas Pasca Sarjana. IPB. Bogor.
Handayani, A. E. 2006 Keanekaragaman jenis Gastropoda di pantai Radusanga Kabupaten Hutabarat dan Evans., 2000. Pengantar Oseannografi, Univrsitas Indonesia-Press,Jakarta
Hutomo, M, 1985. Telaah Ekologi Komunitas Ikan dan Pdang Lamun (Seagrass,Anthophyta) di perairan teluk Banten. Disertasi. Fakultas Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor. Bogor. Hyman, H.L.1967. The Invertebrates Vol. VI. Mo
Jasin, M. 1992 Zoologi Invertebrata untuk Perguruan Tinggi. Surabaya, Sinar Wijaya.
Krebs, C. J. (2001). Ecology: The Experimental Analysis of Distribution and Abundance. Benjamin Cummings.
Nontji, A, 2002. Laut Nusantara, Penerbit Djambatan Edisi ke 3.
Nugroha A. Dharma, 2005. Pengenalan Biota serta Identifikas Jenis Terumbu Karang, http://www.google.com / Jakarta
Odum, E,P,1993. Dasar-Dasar ekologi, Terjemaan Yogyakarta: Gaja Mada Universitas Press
Radioptera, 1991. Zoologi, Jakarta Jambatan. Tjahjono Samigan,
Soegianto, 1994. Ekologi Kuantitatif, Penerbit : Usaha Nasional Surabaya
Tucker, J. K., & Tenorio, M. J. (2009). Systematic Classification of Recent and Fossil Conoidean Gastropods.
Vermeij, G. J. (1993). A Natural History of Shells. Princeton University Press. Webb, W, F, 1935. Hand Book For Shell Collector, Revised Edition, Six tenth Edition.
Jemrisman Nome(1)
