Penerapan Metode Membaca Nyaring untuk Mengembangkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia Dini di PAUD Ar-Rasyid Aceh Besar
Abstract
Kemampuan bahasa ekspresif anak pada kelompok B PAUD Ar-Rasyid masih kurang, ditandai dengan kurangnya perbendaharaan kata yang anak miliki sehingga anak hanya menyampaikan kata yang diketahui saja. Metode membaca nyaring merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat memberikan kesempatan untuk anak mengekspresikan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mengembangkan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui metode membaca nyaring di PAUD Ar- Rasyid Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 orang anak pada kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan unjuk kerja kemampuan bahasa ekspresif anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan bahasa ekspresif anak yaitu anak memiliki 4-5 kosa kata baru dari cerita/dongeng yang telah didengar. Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan metode membaca nyaring efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa ekspresif anak di PAUD Ar-Rasyid Aceh Besar.
Downloads
References
Ajat, A., Ruyanah, R., Ekaningrum, Z., Widayanti, R., & Komara, I. N. (2024). Pengembangan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui membaca nyaring buku berbasis nilai agama dan moral di TKIT Permata Bunda Merauke. Syntax Idea, 6(2), 556-567. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v6i2.2965
Arikunto, S., Supardi, & Suhardjono. (2021). Penelitian tindakan kelas. Bumi Aksara
Asmara, F. D. (2023). Pengaruh kegiatan market day terhadap kemampuan bahasa ekspresif dan berhitung permulaan anak usia dini kelompok B di TK Negeri Pembina kecamatan Subah. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(3), 529-536. https://doi.org/10.47709/educendikia.v3i03.3309
Harjanty, R. (2019). Peningkatan kemampuan membaca permulaan melalui membaca nyaring (penelitian tindakan di kelompok B RA Perwanida Praya, Lombok Tengah 2016). PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 106-114. https://doi.org/10.31849/paud-lectura.v3i01.3353
Husna, A., & Eliza, D. (2021). Strategi perkembangan dan indikator pencapaian bahasa reseptif dan bahasa ekspresif pada anak usia dini. Jurnal Family Education, 1(4), 38-46. https://doi.org/10.24036/jfe.v1i4.21
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. https://luk.staff.ugm.ac.id/atur/bsnp/Permendikbud137-2014StandarNasionalPAUD.pdf
McGee, L. M., & Schickedanz, J. (2007). Repeated interactive read-alouds in preschool and kindergarten. The Reading Teacher, 60(8), 742–751. https://doi.org/10.1598/RT.60.8.4
Nurachadijat, K., & Selvia, M. (2023). Peran lembaga pendidikan anak usia dini dalam implementasi kurikulum dan metode belajar pada anak usia dini. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 3(2), 57-66. https://doi.org/10.54371/jiepp.v3i2.284
Nuryanto, S. (2017). Penggunaan metode read aloud untuk mendongeng pada anak usia dini. Jurnal Audi, 1(1), 38-44. https://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/jpaud/article/view/1208
Putri, N. A., Imtiyaz, H. N., Ma’ruf, A., Dwiarti, I., & Isnani, I. (2024). Meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui metode read-aloud di PAUD Al-Hassanah Samarinda. BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal, 3(2), 95-105. https://doi.org/10.21093/bocah.v3i2.8288
Sabila, T. (2024). Pengenalan literasi pada anak usia dini menggunakan metode membaca nyaring (read aloud). Asghar: Journal of Children Studies, 4(2), 157-167. https://doi.org/10.28918/asghar.v4i2.8691
Safitri, Y., & El-Yunusi, M. Y. M. (2025). Upaya meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini melalui metode read aloud dengan buku bergambar di kelas B-4 TKIT Al-Muwahhidiin Panciro, Gowa, Sul-Sel. Journal of Innovative and Creativity. 5(2). 4546-4559. https://joecy.org/index.php/joecy/article/view/796
Setiawati, N., Putra, D., & Zukhairina, Z. (2023). Penerapan metode bercerita dalam pengembangan bahasa anak usia dini 5-6 tahun. Al-Miskawaih: Journal of Science Education, 2(1), 1-16. https://doi.org/10.56436/mijose.v2i1.202
Suhartono. (2005). Pengembangan keterampilan bicara anak usia dini. Depdiknas
Sunarti, S., Nirwana, N., & Nasaruddin, N. (2024). Peningkatan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui kegiatan bermain peran. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 2(3), 374-382. https://doi.org/10.59638/ihyaulum.v2i3.392
Trelease, J. (2017). The read-aloud handbook. Mizan Publika
Veryawan., Juliati., Hasibuan. R. H., & Tursina. A. (2021). Implikasi permainan tebak wajah terhadap perkembangan bahasa ekspresif anak usia dini. AL IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. 2(2), 2745-8253. https://ejournal.uniib.ac.id/index.php/alihsan/article/download/705/788
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes (M. Cole, V. John-Steiner, S. Scribner, & E. Souberman, Eds.). Harvard University Press.
Rahmi Sofyan(1*)



