Strategi Orang Tua dalam Mengenalkan Pendidikan Seks pada Anak Usia Dini di Desa Ie Alang Lamghui, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar
Abstract
Meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak dan anggapan tabu orang tua terhadap pendidikan seks kepada anak usia dini. Salah satu cara untuk mencegah pelecehan seksual terhadap anak yaitu dengan pengenalan pendidikan seks yang diberikan oleh orang tua kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi orang tua dalam mengenalkan pendidikan seks pada anak usia dini di Desa Ie Alang Lamghui, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari tiga ibu yang memiliki anak usia 3–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan triangulasi sumber.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi orang tua dalam mengenalkan pendidikan seks pada anak usia dini dilakukan melalui pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi yang terbuka dengan anak, penggunaan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami, serta keteladanan yang diberikan oleh orang tua. Pengenalan tersebut meliputi pengenalan batasan tubuh dan privasi, pembiasaan toilet training dan kebersihan diri, pengenalan sentuhan baik dan sentuhan tidak baik, pengenalan organ reproduksi beserta fungsinya, serta pengenalan perbedaan jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan. Melalui strategi tersebut, anak mulai mengenal tubuhnya, memahami batasan diri, serta memiliki kesadaran untuk menjaga dan melindungi tubuhnya sejak dini
Downloads
References
Abdussamad, H. Z., & Sik, M. S. (2021). Metode penelitian kualitatif. Makassar: CV. Syakir Media Press.
Adhani, D. N., & Ayu, R. (2018). Pendidikan seks pada anak usia dini dengan pendekatan sains. Natural Science Education Research, 1(2), 235–242.
Apriyanto, A. J., Pauweni, A. L., Asni, & Ratih, R. Y. (2022). Peran orang tua dalam pengenalan pendidikan seks bagi anak usia dini. Jambura Early Childhood Education Journal, 4(2), 157–171. https://doi.org/10.37411/jecej.v4i2.1241
Azzahra, Q. M. (2020). Pendidikan seksual anak usia dini: My bodies belong to me. Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 4(1), 77–86. https://doi.org/10.35568/earlychildhood.v4i1.736
Fadillah, S., Iriyanto, T., & Maningtyas, R. D. T. (2024). Game Kidsafe sebagai solusi edukatif pendidikan seksual anak usia dini. Dharmas Education Journal, 5(2), 668–679. https://doi.org/10.56667/dejournal.v5i2.1395
Hardiyanti, D. (2023). Upaya pengenalan seks usia dini untuk mencegah kekerasan seksual pada anak. Manggali, 3(1), 190–204. https://doi.org/10.31331/manggali.v3i1.2516
Hasiana, I. (2020). Peran orang tua dalam pendidikan seksual anak usia dini. Wahana, 72(2), 118–125. https://doi.org/10.36456/wahana.v72i2.2725
Ifadah, A. S. (2021). Materi dan strategi pendidikan seks bagi anak usia dini. JIEEC (Journal of Islamic Education for Early Childhood), 3(1), 40–50. http://dx.doi.org/10.30587/jieec.v3i1.2294
Justicia, R. (2015). Program underwear rules untuk mencegah kekerasan seksual pada anak usia dini. JPUD: Jurnal Pendidikan Usia Dini, 9(2), 217–232. https://doi.org/10.21009/JPUD.092
Magta, M., & Dewi, N. P. S. (2022). Strategi orang tua dalam memberikan pendidikan seksual pada anak di rumah. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 10(2), 265–273. https://doi.org/10.23887/paud.v10i2.50252
Mekarisce, A. A. (2020). Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian kualitatif. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 12(3), 143–151. https://doi.org/10.52022/jikm.v12i3.102
Muslim, M., & Ichwan, I. (2020). Peran orang tua dalam pendidikan seks pada anak usia dini. Pelangi: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 60–73. https://doi.org/10.52266/pelangi.v2i1.576
Nindiya, D. C., Farantika, D., & Prawinda, R. A. (2024). Peran orang tua dalam mengenalkan pendidikan seks pada anak usia dini. AT-THUFULY, 5(1), 28–33. https://doi.org/10.37812/atthufuly.v5i1.1760
Nurbaya, S., & Qasim, M. (2018). Penerapan pendidikan seks (underwear rules) terhadap pencegahan kekerasan seksual pada anak. Media Kesehatan, 13(2), 19–27. https://doi.org/10.32382/medkes.v13i2.612
Rahayu, S., Afifah, D. R., & Afifah, S. N. (2023). Penerapan toilet training pada anak usia 3–4 tahun. MENTARI: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2). https://doi.org/10.60155/mentari.v3i2.349
Siga, M., Hago, M. M., Kontesa, A. F., & Mas’ud, F. (2025). Dinamika Pola Komunikasi Keluarga dan Implikasinya terhadap Pembentukan Pemahaman Anak tentang Kesetaraan Gender. Harakat an-Nisa: Jurnal Studi Gender dan Anak, 10(2), 79-88.
Solehati, T., et al. (2022). Intervensi bagi orang tua dalam mencegah kekerasan seksual anak di Indonesia. Jurnal Obsesi, 6(3), 2201–2214. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1914
Suhsmi, N. C., & Ismet, S. (2021). Materi pendidikan seks bagi anak usia dini. Jurnal Golden Age, 5(1), 164–174. https://doi.org/10.29408/jga.v5i01.3385
Sukma, Saguni, F., & Ramlah, U. (2025). Pengenalan sex education pada anak usia dini melalui media animasi. Ana’Bulava: Jurnal Pendidikan Anak, 6(1), 1–19.
Susanto, D., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ilmiah. QOSIM, 1(1), 53–61. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.60
Umar, S. H., Abbas, I., Wibowo, I., & Mas’ud, F. (2025). The construction of children's cultural identity in the digital era: an analysis of the family's role in Ternate City. Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar), 8(2), 105-116.
Wajdi, F., & Arif, A. (2021). Pentingnya pendidikan seks bagi anak sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual. Jurnal Abdimas Indonesia, 1(3), 129–137. https://doi.org/10.53769/jai.v1i3.130
Yusuf, H. H. (2020). Pentingnya pendidikan seks bagi anak. Al-Wardah, 13(1), 131. https://doi.org/10.46339/al-wardah.v13i1.163
Nailil Najmi(1*)



