Mitigasi Kekerasan Seksual melalui Transformasi Literasi Hukum: Analisis Sosio-Legal pada Lingkungan Sekolah di Kota Kupang

  • Raditya Maharani(1*)
    Universitas Nusa Cendana
  • Fadil Mas'ud(2)
    Universitas Nusa Cendana https://orcid.org/0009-0007-2147-2567
  • Yosep Copertino Apaut(3)
    Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Cendana Wangi
  • Irham Wibowo(4)
    Universitas Khairun
  • (*) Corresponding Author
Keywords: Kekerasan Seksual, Literasi Hukum, Sosio-Legal, Mitigasi, Kota Kupang

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan yang kontras dengan rendahnya efektivitas mitigasi hukum di Kota Kupang. Masalah utama terletak pada paradigma literasi hukum yang masih bersifat tekstual-formalistik sehingga gagal menembus hambatan kultural seperti budaya bungkam (culture of silence) dan normalisasi pelecehan. Penelitian ini bertujuan merumuskan model mitigasi kekerasan seksual melalui transformasi literasi hukum yang kontekstual bagi SMA di Kota Kupang. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosio-legal, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan studi dokumen di tiga SMA di Kota Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi UU TPKS di sekolah terhambat oleh struktur institusi yang rapuh dan budaya hukum patriarkis yang melanggengkan victim-blaming. Literasi hukum yang ada saat ini cenderung searah dan tidak menyentuh relasi kuasa serta otonomi tubuh. Sebagai rekonstruksi solusi, penelitian ini menawarkan "Model Partisipatif Terintegrasi Berbasis Nilai Lokal". Model ini mengintegrasikan literasi substantif ke dalam kurikulum tersembunyi, pemberdayaan agen sebaya, serta mekanisme pelaporan yang berpusat pada korban dengan mereinterpretasi nilai kekerabatan lokal. Rekomendasinya, sekolah harus melakukan dekonstruksi budaya hukum secara fundamental untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang benar-benar aman dan transformatif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aguilar-Quesada, A., Sierra-Yagüe, A., González-Cano-Caballero, M., Zafra-Egea, J. A., & Lima-Serrano, M. (2025). Effectiveness of digital interventions to reduce school-age adolescent sexual risks: A systematic review. Journal of Nursing Scholarship, 57(2), 342–353. https://doi.org/10.1111/jnu.13015

Aprilia, R. (2023). Analisis wacana kritis pemberitaan problem pengesahan RUU penghapusan kekerasan seksual pada laman Kompas.com [Skripsi]. Universitas Jember.

Banakar, R., & Travers, M. (2021). Theory and Method in Socio-Legal Research (R. Banakar & M. Travers, Eds.). Hart Publishing.

Bandura, A. (1991). Social Cognitive Theory of Moral Thought and Action. In W. Kurtines & J. Gewirtz (Eds.), Handbook of Moral Behavior and Development (Vol. 1). Psychology Press.

Banwell Moore, R. (2024). Restorative justice: Adopting a whole-system approach to overcome cultural barriers in criminal justice. Criminology & Criminal Justice, 24(5), 1028–1046. https://doi.org/10.1177/17488958231158362

Bentivegna, F., & Patalay, P. (2022). The impact of sexual violence in mid-adolescence on mental health: A UK population-based longitudinal study. The Lancet Psychiatry, 9(11), 874–883. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/S2215-0366(22)00271-1

Caprioli, S., & Crenshaw, D. (2015). The Culture of Silencing Child Victims of Sexual Abuse. Journal of Humanistic Psychology, 57. https://doi.org/10.1177/0022167815604442

Cortina, L. M., & Areguin, M. A. (2021). Putting People Down and Pushing Them Out: Sexual Harassment in the Workplace. Annual Review of Organizational Psychology and Organizational Behavior, 8, 285–309. https://doi.org/10.1146/annurev-orgpsych-012420-055606

Deo, M., Lazarus-Black, M., & Mertz, E. (2020). Power, Legal Education, and Law School Cultures (Emerging Legal Education).

Dufour, G. K. (2024). The Insidiousness of Institutional Betrayal: An Ecological Systematic Review of Campus Sexual Violence Response Literature. Trauma, Violence, & Abuse, 25(5), 3903–3922. https://doi.org/10.1177/15248380241265382

Febriharini, M. P., & Irawan, B. B. (2023). Legal Protection of Children Against Victims and Bullying Performers in the Digitalization Era. Proceedings of the International Conference On Law, Economics, and Health (ICLEH 2022), 236–246. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-024-4_26

Firmansyah, D., Adiarsa, S. R., & Aryani, L. (2024). Analisis wacana kritis upaya pemerintah mengatasi pelecehan seksual terhadap perempuan di transportasi publik. Jurnal Intervensi Sosial Dan Pembangunan, 5(1), 29–47.

Hertogh, M. (2024). Situating legal consciousness and legal compliance: How Dutch welfare clients think and act in relation to the law. Journal of Law and Society, 51(S1), S118–S135. https://doi.org/10.1111/jols.12510

Indriani, D., Akmal, M., Amrulloh, R., & Sanusi, M. I. (2025). Transformasi Pedagogik sebagai Alat untuk Menghilangkan Stereotip Gender di Lembaga Pendidikan. Equalita: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 6(1), 129–139.

Istianah, A., Darmawan, C., Sundawa, D., & Fitriasari, S. (2024). Peran Pendidikan Kebinekaan dalam Pendidikan Kewarganegaraan untuk Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Damai. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 9(1), 15–29. https://doi.org/https://doi.org/10.21067/jmk.v9i1.10192

Istianah, A., Irawan, H., & Mas’ud, F. (2024). Peran guru pendiddikan kewarganegaraan dalam membangun sekolag damai berkebhinnekaan. Jurnal Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan PKn, 11(2).

Khunaepi, A., & Suhendra, A. (2026). Sexual Harassment Without Legal Recourse: The Dilemma Between Culture and Justice. POLICY, LAW, NOTARY AND REGULATORY ISSUES, 5(1), 81–95. https://doi.org/10.55047/polri.v5i1.2049

Li, Y., Jiang, Y., & Zhang, H. (2025). Practical Legal Education as Transformative Learning in China: Advancing SDG 4 and SDG 16. European Journal of Education, 60(4), e70272. https://doi.org/10.1111/ejed.70272

Mas’ ud, F., Roen, Y. A., Kolianan, J. B., & Istianah, A. (2025). Sosiologi Indonesia. Tangguh Denara Jaya Publisher.

Mas’ud, F., Izhatullaili, I., & Kale, D. Y. A. (2025). Civic resilience di era VUCA: Peran literasi bahasa dalam pembentukan warga negara reflektif di Kota Kupang. Haumeni Journal of Education, 5(3), 32–46. https://doi.org/https://doi.org/10.35508/haumeni.v5i3.25847

Mas’ud, F., Kale, D. Y. A., Doko, M. M., & Nassa, D. Y. (2025). Dasar Konsep Pendidikan Moral. Tangguh Denara Jaya Publisher. https://repository.tdjpublisher.com/index.php/katalogtdj/article/view/493

Mas’ud, F., Benu, A., Loo, W. R., Angul, K. D., Bria, E. A., Soemowinoto, S. R., & Nafa, A. S. (2025). Multikulturalisme Di Indonesia: Analisis Toleransi dan Konflik Sosial dalam Masyarakat Beragam. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 280-292.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2021). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.

PPA. (2026). Kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia. Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak Republik Indonesia. https://kekerasan.kemenpppa.go.id/ringkasan

Stockman, D., Haney, L., Uzieblo, K., Littleton, H., Keygnaert, I., Lemmens, G., & Verhofstadt, L. (2023). An ecological approach to understanding the impact of sexual violence: A systematic meta-review. Frontiers in Psychology, 14, 1032408. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1032408

Sukamto, B., Perdana, N. A., Trisista, R. G. M., & Plasmesti, M. R. (2026). Legal Protection for Children in The School Environment: Between Regulation and Implementation. AMCA Journal of Community Development, 6(1), 34–43. https://doi.org/10.51773/ajcd.v6i1.426

PlumX Metrics

Published
2026-06-01