Pembuatan Tape sebagai Penerapan Bioteknologi Konvensional Melalui Proses Fermentasi

  • Najwa Tsabita Efendi(1*)
    Universitas Lampung
  • Eka Annisa(2)
    Universitas Lampung
  • Dinda Sabila(3)
    Universitas Lampung
  • Meilinda Meilinda(4)
    Universitas Lampung
  • Sumardi Sumardi(5)
    Universitas Lampung
  • Berti Yolida(6)
    Universitas Lampung
  • Nadya Meriza(7)
    Universitas Lampung
  • (*) Corresponding Author
Keywords: Tape singkong, Bioteknologi konvensional, Fermentasi, Mikroorganisme, Ragi tape

Abstract

Tape singkong adalah produk pangan fermentasi tradisional yang mencerminkan penerapan bioteknologi konvensional melalui penggunaan mikroorganisme. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan proses pembuatan tape singkong sebagai penerapan bioteknologi konvensional serta mengkaji peran mikroorganisme dalam proses fermentasi. Metode yang digunakan melibatkan produksi praktis tape singkong, yang terdiri dari tahap-tahap berikut: pemilihan bahan baku, pencucian, perendaman, perebusan, pendinginan, penambahan ragi, penyimpanan, dan fermentasi selama 24 jam pada suhu kamar. Hasil fermentasi kemudian dievaluasi melalui uji organoleptik, yang mencakup warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasilnya menunjukkan bahwa fermentasi selama 24 jam menghasilkan tape singkong dengan tekstur yang lembut, warna kuning pucat, aroma fermentasi yang khas dengan sedikit aroma alkohol, serta rasa yang manis namun sedikit asam. Perubahan-perubahan ini terjadi akibat aktivitas mikroorganisme dalam tape, seperti jamur, ragi Saccharomyces cerevisiae, dan bakteri asam laktat, yang mengubah pati menjadi gula sederhana, alkohol, karbon dioksida, dan asam organik. Dengan demikian, produksi tape singkong menunjukkan bahwa bioteknologi konvensional dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk pangan bernilai tambah melalui proses fermentasi yang melibatkan aktivitas mikroba.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Atmojo, I. R. W., Adi, F. P., Ardiansyah, R., & Saputri, D. Y. (2023). Paradigma Baru Pembelajaran IPA Terapan. CV Pajang Putra Wijaya.

Dewi, S. R., Widyasanti, A., & Putri, H. (2023). Pengaruh Konsentrasi Pati Singkong Terhadap Karakteristik Edible Film Berbahan Pati Singkong dengan Penambahan Ekstrak Daun Belimbing Wuluh Effect of Cassava Starch Concentrations on the Characteristics of Edible Film Made from Cassava Starch with the Addition of Wuluh Starfruit Leaf Extract. 11(2), 158–167.

Erika, D. R. (2022). UJI SENSORIS DAN PH TAPAI SINGKONG (Manihot esculenta L) DENGAN FERMENTASI AERASI Desta. Jurnal Ilmiah Betahpa, Volume, 1(01), 9–15.

Fransiska, Lina, H., & Ari, A. (2025). Coix lacryma-jobi L ). Jurnal Pertanian Dan Pangan, 7(2), 3–9.

Hamzah, P., Setyono, B. D. H., Sani, M. D., Tenriawaru, E. P., Alang, H., Ashar, J. R., Farhanah, A., Sari, S. P., Pratiwi, E. R., & Prasetyawan, F. (2024). Bioteknologi Konvensional dan Modern. Mega Press Nusantara.

Handayani, D., Agustina, E. P., Pratiwi, R. I., & Sari, V. O. (2026). Pemanfaatan Mikroorganisme dalam Bioteknologi Konvensional pada Industri Pangan. Jurnal Media Akademik, 4(5), 1–12.

Hardiyanti, A. (2025). Perencanaan Manajemen Pengolahan Keripik Singkong Berbasis Sistem Informasi. Jurnal Reka Agroindustri, 2(1), 26–33.

Ilham, M., & Ilyas, N. M. (2026). Perbandingan Sifat Organoleptik Tape Singkong ( Manihot Esculenta ) dan Tape Ketan Hitam ( Oryza Sativa L . Var . Indonesian Journal of Science and Public Health, 2(3), 322–328.

Kurniawan, R., Agung, A. A., Putranto, R. P., Herlina, I., Rofifah, N., Rohman, F., Akbar, A., & Fikrian, J. (2025). Penyuluhan Pembuatan Tape Singkong Menggunakan Metode Fermentasi Terpadu Pada Desa Padang Rejo Pringsewu. 3(1), 99–104.

Lestari, D. E., Indriyani, & Susanti, N. L. (2026). Pelatihan Praktik Pembuatan Tapai Singkong di MTs . Baabussalaam Kecamatan. 38–44.

Maida, F. P., Mustakim, A., Farmasi, P. S., Jambi, U. A., Syamsudin, J. H., Rt, U., Selatan, J., & Jambi, K. (2025). Analisis Pertumbuhan Mikroorganisme Selama Fermentasi Tapai Singkong Menggunakan Variasi Lama Inkubasi jenis-jenis khamir seperti Saccharomyces cerevisiae dan Pichia jadinii , serta bakteria seperti tradisional , serta mengandung zat bioaktif yang patut diteliti lebih lanjut dalam bidang pangan. September.

Nasution, E., Setiawati, V. R., & Nairfana, I. (2022). PENGARUH LAMA FERMENTASI TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK, TINGKAT KEASAMAN (pH) DAN TINGKAT KEMANISAN TAPE SORGHUM (Sorghum bicolor L. Moench). Food and Agroindustry Journal, 2(2), 53–61.

Nurussofiah, F. F., & Arifin, M. (2023). Pengembangan Usaha Melalui Kelompok Usaha Bersama (KUB) Produsen Tape Di Desa Kramatagung Probolinggo. ENGAGEMENT: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 9–21.

Qinthara, F., Kusuma, F. N. D., & Dzahabiyah, S. A. (2024). Potensi Singkong Sebagai Alternatif Beras Menjunjung Diversifikasi Pangan Nasional: Pengaplikasian Singkong Sebagai Bahan Pokok Kampung Adat. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(7), 119–126.

Rahmawati, A., Yunianti, D., Munawaroh, H., Hasani, R. M., & Anindita, N. S. (2023). Bioteknologi pangan lokal terfermentasi berbasis umbi “ Pembuatan Tape Singkong (Manihot utilissima) .” Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, 1, 370–374.

Rahmawati, Mualimah, I., Tyarini, E. B., & Aryati, D. A. (2026). Profil Karakteristik Organoleptik Tapai Singkong ( Manihot esculenta ): Analisis Rasa , Tekstur dan Aroma pada Berbagai Variasi Konsentrasi Ragi. JURNAL BIOSHELL: Jurnal Pendidikan Biologi, Biologi, Dan Pendidikan IPA, 15(1), 157–165. https://doi.org/10.56013/bio.v15i1.5502

Ramadani, Saputri, U. A. T., & Mairisiska, T. (2026). Fermentasi Tape Singkong sebagai Model Pembelajaran Biokimia Kontekstual : Transformasi Karbohidrat Menjadi Etanol. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1), 498–505.

Riskyana, A., Pristy, A., Silaban, G. M. P., Restuati, M., Simanullang, J. C., Khatrin, R. P., & Gultom, R. H. (2025). Analisis Pengaruh Jumlah Ragi Dalam Proses Pembuatan Tape Pulut. INSERT : Jurnal Multidisiplin Global, 1(1), 20–25.

Safitri, R. D., Purnama, S. W., Ramadhani, N., Saffana, N., & Habiskuan, U. H. (2023). PENGARUH PENGGUNAAN DAUN PANDAN DAN DAUN PISANG TERHADAP LAMA. 22(2), 107–112.

Sari, P. D., Azara, R., Anggraeni, F. D., & Indahsari, F. N. (2025). Quality of Rice Tape at Various Yeast Concentrations and Rice Varieties 1. Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian, 10(2), 37–42.

Seftiana, L., Rizki, A. S., & Hadi, A. P. (2023). Al hayat. Al-Hayat Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 43–53. https://doi.org/10.62588/ahjpm.2023.v1i2.039

Susilawati, D. (2023). IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS XII DI SMAN 1 TALAGA PADA MATA PELAJARAN INTERPRETASI CITRA FOTO Dian IPS. Journal of Geography Education Yniversitas Siliwangi, 4(1), 1–10.

Syahrumsyah, H., Hafidz, H. Al, & Marwati. (2021). KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK DAN KIMIA TAPE SINGKONG ( Manihot esculenta ) VARIETAS MENTEGA DENGAN PRA-PERLAKUAN PERENDAMAN DALAM SARI BUAH NANGKA (Artocarpus heterophyllus). Journal of Tropical AgriFood, 2(2), 90–96.

Syaiful, A. Z., Hermawati, & Sonda, M. (2022). PENGARUH LAMA PENGAKTIFAN RAGI UNTUK FERMENTASI KULIT KOPI ARABIKA MENJADI BIOETANOL. SAINTIS, 3(2).

Yulia, I., & Arman, E. (2020). LITERATUR REVIEW TAPAI SEBAGAI SALAH SATU KANDIDAT PANGAN FUNGSIONAL. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 6(1), 232–236.

Yulia, I., Putra, A., Fitri, W. E., & Putri, G. E. (2023). Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi. Jurnal Ilmiah Biologi, 11(1), 110–117.

PlumX Metrics

Published
2026-06-25
How to Cite
Efendi, N., Annisa, E., Sabila, D., Meilinda, M., Sumardi, S., Yolida, B., & Meriza, N. (2026). Pembuatan Tape sebagai Penerapan Bioteknologi Konvensional Melalui Proses Fermentasi. Haumeni Journal of Education, 6(1), 365-373. https://doi.org/10.35508/haumeni.v6i1.29060