Pengaruh Proporsi Kombinasi Pakan Alami Chaetoceros sp. dan Isochrysis galbana terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Larva Pinctada maxima di Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok
Abstract
Keberhasilan pembenihan tiram mutiara (Pinctada maxima) sangat bergantung pada ketersediaan pakan alami dengan komposisi nutrisi yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan dan kelulushidupan larva. Kombinasi mikroalga Chaetoceros sp. dan Isochrysis galbana berpotensi menyediakan nutrien yang saling melengkapi, terutama protein, lipid, dan asam lemak esensial. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh perbedaan proporsi kedua mikroalga terhadap pertumbuhan panjang mutlak dan kelulushidupan larva P. maxima. Penelitian dilaksanakan selama 30 hari di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Lombok menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan terdiri atas A (75% Chaetoceros sp. + 25% I. galbana), B (50% Chaetoceros sp. + 50% I. galbana), dan C (25% Chaetoceros sp. + 75% I. galbana), dengan kepadatan total pakan 50.000 sel mL⁻¹. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang mutlak, kelulushidupan, serta kualitas air (suhu, pH, dan salinitas). Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah yang dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf signifikansi 5%. Hasil menunjukkan bahwa proporsi mikroalga berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan panjang mutlak dan kelulushidupan larva (p < 0,05). Pertumbuhan panjang mutlak tertinggi diperoleh pada perlakuan A (210 µm), sedangkan kelulushidupan tertinggi ditemukan pada perlakuan C (78%). Selama penelitian, suhu berkisar antara 26,4–27,9°C, pH 7,5–8,2, dan salinitas 32–35 ppt. Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan respons pertumbuhan dan kelulushidupan terhadap komposisi pakan, dengan proporsi Chaetoceros sp. yang lebih tinggi mendukung pertumbuhan panjang, sedangkan proporsi I. galbana yang lebih tinggi berkaitan dengan peningkatan kelulushidupan larva P. maxima.
Kata kunci: Pinctada maxima; Chaetoceros sp.; Isochrysis galbana; pakan alami; pertumbuhan larva; kelulushidupan.
Petrus Alviano Bura Ritan(1*)

