Identifikasi Jenis serta Kan dungan Metabolit Primer dan Metabolit Sekunder Rumput Laut di Perairan Desa Tungganamo, Rote Ndao, Indonesia

  • Wahyu Al-Qadri(1)
    Program Studi Budidaya Perairan Universitas Nusa Cendana
  • Marcelien Ratoe Oedjoe(2*)
    Program Studi Budidaya Perairan Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis-jenis rumput laut serta menganalisis kandungan metabolit primer dan metabolit sekunder pada rumput laut yang ditemukan di perairan Desa Tunganamo, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan metode deskriptif eksploratif melalui survei lapangan dan analisis laboratorium. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode jelajah (explorative survey) pada saat air laut surut. Identifikasi spesies dilakukan berdasarkan karakter morfologi, sedangkan analisis metabolit primer meliputi kadar air, kadar abu, protein, lemak, dan karbohidrat menggunakan metode proksimat. Analisis metabolit sekunder dilakukan melalui skrining fitokimia terhadap senyawa alkaloid, flavonoid, dan fenolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan enam jenis makroalga yang termasuk dalam tiga kelompok utama, yaitu Rhodophyta (Gracilaria sp., Galaxaura sp., dan Galaxaura rugosa), Chlorophyta (Chaetomorpha sp. dan Halimeda sp.), serta Phaeophyceae (Padina australis). Analisis metabolit primer menunjukkan adanya variasi kandungan nutrisi antarspesies, dengan kadar karbohidrat berkisar 52,27– 72,64%, protein 4,84–12,67%, lemak 2,24–3,84%, kadar abu 17,87–34,13%, dan kadar air 10,76–31,04%. Galaxaura rugosa memiliki kadar karbohidrat tertinggi, sedangkan Gracilaria sp. memiliki kadar protein tertinggi. Hasil skrining fitokimia menunjukkan seluruh spesies positif mengandung senyawa fenolik, tetapi negatif terhadap alkaloid dan flavonoid. Parameter kualitas perairan meliputi suhu 27,1°C, salinitas 30 ppt, dan pH 6,9 masih berada pada kisaran yang mendukung pertumbuhan rumput laut. Penelitian ini menunjukkan bahwa rumput laut di Perairan Desa Tunganamo memiliki potensi sebagai sumber metabolit primer dan senyawa fenolik yang berpeluang dikembangkan sebagai bahan baku pangan, farmasi, dan produk bioaktif.

 

Kata kunci: rumput laut, metabolit primer, metabolit sekunder, Desa Tunganamo

Downloads

Download data is not yet available.

PlumX Metrics

Published
2026-10-20
How to Cite
Al-Qadri, W., & Ratoe Oedjoe, M. (2026). Identifikasi Jenis serta Kan dungan Metabolit Primer dan Metabolit Sekunder Rumput Laut di Perairan Desa Tungganamo, Rote Ndao, Indonesia. Jurnal Aquatik, 9(2), 116-122. Retrieved from https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/jaqu/article/view/30866