Analisis Kebutuhan Pengetahuan Lokal untuk Pengembangan Buku Referensi Mata Kuliah Keanekaragaman Hayati dan Konservasi

  • Andam Surianty Ardan Universitas Nusa Cendana
  • Sri Sumiyati
Keywords: Pengetahuan lokal, keanekaragaman hayati dan konservasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan, mendata dan mencatat Pengetahuan Lokal (Indiegenous System Knowledge/IKS) sebagai bahan kajian untuk dimasukkan dalam bahan ajar dan referensi MK Konservasi dan Keanekaragaman Hayati di Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Nusa Cendana. Pencarian data dilakukan di 5 (lima) desa di Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan adalah survei untuk mendapatkan data, dan deskriptif kuantitatif untuk mendata dan mengolah data. Survei dilakukan dengan google form untuk mahasiswa yang sudah pernah mendapatkan dan sedang mengampu MK Konservasi dan Keaneragaman Hayati. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan lokal yang relevan dengan materi MK referensi bahan ajar MK Konservasi dan Keanekaragaman Hayati di Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Nusa Cendana yaitu analisis mamar, analisis keanekaragaman hayati dari perspektif masyarakat adat, dan pengetahuan lain yang relevan dimasukkan ke dalam materi ajar MK Konservasi Kehati sehingga bisa menjadi modul dan buku referensi  atau bisa disisipkan untuk materi MK Konservasi dan Keanekaragaman Hayati di Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Nusa Cendana

References

Antoni, P. K. F., Neonbasu, G., & Servatius, R. (2020). Peran Lopo Sebagai Simbol Demokrasi Lokal Pada Masyarakat Adat Atoni Pah Meto Timor: Studi Kasus di Desa Taekas Kecamatan Miomaffo Timur Kabupaten Timor Tengah Utara. Warta Governare: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 1(2), 40-53.
Ardan, A. (2016). The Development of Biological Teaching Material Based on The Local Wisdom of Timorese to Improve Student Knowledge And Attitude of Environment in Caring ThePreservation of Environment. International Journal of Higher Education, 5(3), 190-200.
Ardan, A. S. (2008). Ekstrak Tumbuhan Obat Tradisonal Asal Pulau Timor, NTT. Jurnal Media Sains, 6(1), 1-7.
Ardan, A. S., Ardi, M., Hala, Y., Supu, A., & Dirawan, G. D. (2015). Needs Assessment to Development of Biology Textbook for High School Class X-Based the Local Wisdom of Timor. International Education Studies, 8(4), 52-59 2015.
Ashuri, N. M., Sa’adah, N. N., Setiawan, E., Ermavitalini, D., Saputro, T. B., & Nurhayati, A. P. D. (2021). Penanaman Karakter Peduli Lingkungan Melalui Program Edukasi Konservasi Keanekaragaman Hayati Sejak Usia Dini. Jurnal Sewagati, 5(3).
Depdiknas, 2006. Undang-Undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Dransfield, J. &. (2008). Genera Palmarum. The Evolution and Classification of Palms. London: Kew.
Leksono, S. M. (2017). Pengaruh Pembelajaran Mini Riset Berbasis Kearifan Lokal terhadap Kesadaran Konservasi Keanekaragaman Hayati. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP, 1(2).
Matheus, R., Basri, M., & Lewar, Y. (2020, December). Pengembangan Model Pertanian Terpadu Berbasis Mamar di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. In Seminar Nasional Lahan Suboptimal, 1, 904-913.
Sihombing. (2019). Sihombing, R. S. M. (2019, October). The Role of The Indigenous Knowledge System of The Community Dayak In Water Management Kahayan River: Review of Local Wisdom Perspective. In Iapa Proceedings Conference, 341-350.
Published
2021-11-16