Identifikasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Senyawa Alkaloid Daun Pepaya (Carica papaya L.) Kultivar Lokal

  • Reni M. Bulla
  • Theo M. Da Cunha
  • Febri Odel Nitbani
Keywords: (Carica papaya L.) kultivar lokal, senyawa alkaloid, aktivitas antioksidan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa alkaloid dan nilai kekuatan antioksidan IC50 dari ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.)  kutivar lokal menggunakan metode eksperimental Laboratorium. Analisis menggunakan LC-MS diperoleh senyawa alkaloid karpain dengan memiliki berat molekul 479 g/mol. Hasil uji aktivitas antioksidan diperoleh nilai IC50 ekstrak daun pepaya kutivar lokal A maupun kultivar lokal B adalah 34 ppm dan 10,4 ppm. Hal ini dapat memperlihatkan bahwa kedua ekstrak tersebut tergolong antioksidan kuat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Rustam., Atmasari danYanwirasti. 2007. Efek Antiinflamasi Ekstrak Etanol Kunyit (Curcuma domestica Val.). Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi. 12(2):112-115
2. Mandal, S., Satish Y., Sunita Y dan Nema, R.K. 2009. Antioxidant: A Review. Chemicaland Pharmaceutical Research, 1(1):102-104.
3. Sudirman, Sabri. 2011. Aktivitas Antioksidan dan Komponen Bioaktif Kangkung Air (Ipomoea aquatica Forsk.). Institut Pertanian Bogor. Bogor.
4. Tim Karya Tani Mandiri. 2011. Pedoman Bertanam Pepaya. CV Nuansa Aulia. Bandung.
5. Erna, V. 2013. Daya Peredaman Radikal Bebas Ekstrak Metanol Biji Pepaya dengan Metode DPPH. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya. 2(1).
6. Fitria A, D Gebi dan S, Wiwi. 2013. Penentuan Aktivitas Antioksidan Buah Pepaya (Carica papayaL.) dan Produk Olahannya Berupa Manisan Pepaya. Jurnal Sains dan Teknologi Kimia.Universitas Pendidikan Indonesia. 4(2).
7. Aini, N.F., C.S. Nurila, K.S.,Rina, Annisa Nur, N.H dan Titis, R. 2013. Tempe Daun Pepaya Sebagai Alternatif Terapi Untuk Penderita Kanker. Jurnal Teknosains Pangan. 2(4).
8. A’yun,Qurrota., Laily dan Nikmati, Ainun. 2015. Analisis Fitokimia Daun Pepaya (Carica papaya L.). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Malang.
9. Rahmi, Fardina. 2012. Potensi Perasan Daun Pepaya (Carica Papaya L) Terhadap Jumlah Makrofag Pasca Gingivektomi pada Tikus Wistar Jantan. Bagian Biomedik Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember. Jember
10. Ayoola, P.B. & Adeyeye, A. 2010. Effect of Heating on the Chemical Composition and Physico Chemical Properties of Arachis hypogea (Groundnut) Seed Flour and Oil. Pakistan. Journal of Nutrition. 9(8):751-754
11. Mahmood, A.A., Sidik, K dan Salmah, I. 2005. Wound Healing Activity of Carica Papaya Leaf Extract in Rats. Int J. Molc Medand Adv Sci. 1(4):398-40
12. Maisarah,A.M., Nurul Amina, B., Asmah, R and Fauziah, O. 2013. Antioxidant Analysis of Different Parts of Carica Papaya. International Food Research Journal. 20(3):1043- 1048.
13. Milind, P dan Gurditta. 2011. Basketful Benefits of Papaya. IRJP. 2(7):6-12
14. Kalie. 2000. Bertanam Pepaya. Penebar Swadayana. Jakarta
15. Markham, R, KS. 1988. Cara Mengidentifikasi Flavonoid. ITB. Bandung
16. Susanti., Fairus, B. 2016. Perbandingan Metode Ekstraksi Maserasi dan Refluks terhadap Kadar Fenolik dari Ekstrak Tongkol Jagung (Zea mays L.). KONVERSI. Vol.5(2).
Published
2020-06-25
How to Cite
Bulla, R., Da Cunha, T., & Nitbani, F. (2020). Identifikasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Senyawa Alkaloid Daun Pepaya (Carica papaya L.) Kultivar Lokal. Chemistry Notes, 1(1), 58-68. Retrieved from http://ejurnal.undana.ac.id/CN/article/view/2342

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.