ANALISIS PENGARUH ION Na+, K+, DAN Ca2+ PADA UJI KREATININ MENGGUNAKAN SENSOR BERBASIS KERTAS
Abstract
Kreatinin adalah suatu senyawa yang terdapat dalam tubuh dan telah digunakan sebagai
indikator gangguan fungsi ginjal. Kadar kreatinin yang tinggi baik dalam darah maupun urin
menunjukkan adanya gangguan fungsi ginjal. Pengukuran kreatinin umumnya dilakukan
berdasarkan reaksi Jaffe dimana adanya kreatinin direaksikan dengan asam pikrat dalam
suasana basa yang menghasilkan senyawa berwarna merah-orange. Intensitas warna yang
dihasilkan berbading lurus dengan kreatinin yang terdapat dalam sampel. Namun kompoisi
sampel yang biasanya mengandung berbagai senyawa atau ion lain, berpotensi menyebabkan
bias pada pengukuran. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, pengaruh ion Na+, K+ dan Ca2+ dalam
analisis kreatinin dengan menggunakan sensor kertas diamati. Sensor kertas terbuat dari kertas
saring Whatman 42 dibuat berbentuk lingakran berdiameter 0.6 cm menggunakan pelubang
kertas, dan ditetesi dengan asam pikrat 0.04 M dan NaOH 2%. Kreatinin murni dan kreatinin yang
ditambahkan ion-ion dalam konsentrasi dan kombinasi yang bervariasi diukur dengan
menggunakan sensor berbasis kertas dan dibaca dengan menggunakan smartphone. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa keberadaan ion-ion Na+, K+ dan Ca2+, baik secara individu
maupun bersama-sama, menyebabkan penurunan atau peningkatan signal pada pengukuran
kreatinin. Ion kalium secara individu baik pada kosentrasi rendah (260 ppm) maupun normal
(1560 pm) dalam urin, menyebabkan peningkatan pada signal kreatinin. Sementara, ion natrium
dan kalsium menyebabkan penuruan signal dengan meningkatnya konsentrasi kedua ion tersebut. Kecenderungan yang sama diperoleh ketika gabungan dari dua atau tiga dari ion-ion
tersebut, menunjukkan bahwa keberadaan kalium dalam konsentrasi di bawah dan normal
menyebakan peningkatan signal berapapun konsentrasi ion Na+, dan Ca2+.
Downloads
References
2. T.A. Natsir, D. Siswanta, Roto, Pengembangan Metode Analisis Kreatinin Secara Spektrofotometri Dengan Menggunakan Spektrofotometer UV-Visible, Berkala Mipa, 24 (2014) 12-19.
3. A. Sabarudin, E.R.N. Wulandari, H. Sulistyarti, Sequential Injection-Flow Recersal Mixing (SI-FRM) untuk penentuan kreatinin dalam urin, Jurnal MIPA, 35 (2012) 157-164.
4. A.P. Azhar, Pengembangan Sensor Voltametrik Kreatinin Melalui Modifikasi ELektroda Hanging Mercury Drop Dengan Moleculary Imprinted Polianilin, Kimia, Universitas Airlangga, Surabaya, 2012.
5. A. Thakur, V. Malik, D. Gupta, Paper-based biosensors—from fabrication to applications: a review, Chemical Papers, 79 (2024) 43-73.
6. J. Lankelma, Z. Nie, E. Carrilho, G.M. Whitesides, Paper-based analytical device for electrochemical flow-injection analysis of glucose in urine, Anal Chem, 84 (2012) 4147-4152.
7. K.R. Aisy, A.L. Fahmi, H. Sulistyarti, I.O. Wulandari, A. Sabarudin, Non-Enzymatic Detection of Glucose and Ketones in Urine using Paper-Based Analytical Devices, JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia), 9 (2024).
8. M. Mukhopadhyay, S.G. Subramanian, K.V. Durga, D. Sarkar, S. DasGupta, Laser printing based colorimetric paper sensors for glucose and ketone detection: Design, fabrication, and theoretical analysis, Sensors and Actuators B: Chemical, 371 (2022) 132599.
9. P. Cortes-Avendano, E.A. Macavilca, F.C. Ponce-Rosas, S.M. Murillo-Baca, J. Quispe-Neyra, F. Alvarado-Zambrano, L. Condezo-Hoyos, Microfluidic paper-based analytical device for measurement of pH using as sensor red cabbage anthocyanins and gum arabic, Food Chem, 462 (2025) 140964.
10. F. Nitti, W.A. Ati, P. De Rozari, P.D. Ola, D. Tambaru, L. Kadang, Simple Microfluidic Paper-Based Analytical Device (μ-PAD) Coupled with Smartphone for Mn(II) Detection Using Tannin as a Green Reagent, Indonesian Journal of Chemistry, 23 (2023).
11. O. Ajung, D. Tambaru, T. Lapailaka, L. Kadang, F. Nitti, Surface Modification of Paper-Based Analytical Devices Using Polymer Inclusion Films as Optical Sensors for The Detection of Cu(II) Ions in Water, Jurnal βeta Kimia, 5 (2025) 16-32.
12. D.D. Liana, B. Raguse, J.J. Gooding, E. Chow, Recent advances in paper-based sensors, Sensors, 12 (2012) 11505-11526.
13. D. Tambaru, R.H. Rupilu, F. Nitti, I. Gauru, Suwari, Development of paper-based sensor coupled with smartphone detector for simple creatinine determination, International Conference on Chemistry, Chemical Process and Engineering (IC3PE) 2017, AIP Publishing, Padjajaran University, Bandung, 2017, pp. 1-6.
14. R. Yaswir, I. Ferawati, Fisiologi dan Gangguan Keseimbangan Natrium, Kalium dan Klorida serta Pemeriksaan Laboratorium, Jurnal Kesehatan Andalas, 1 (2012) 80-89.
15. J.Lamen Jr, Composition of the Diet and Calcium Kidney Stones, The New England Journal of Medicine, 328 (1993) 880-882.
16. R.A. Hiatt, B. Ettinger, B. Caan, C.P. Quesenberry, D. Duncan, J.T. Citron, Randomized Controlled Trial of a Low Animal Protein, High Fiber Diet in the Prevention of Recurrent Calcium Oxalate Kidney Stones, American Journal of Epidemiology, 144 (1996) 25-33.
17. J.L. Delaney, C.F. Hogan, J. Tian, W. Shen, Electrogenerated Chemiluminescence Detection in Paper-Based Microfluidic Sensors, Analytical Chemistry, 83 (2011) 1300-1306.
18. A.W. Martinez, S.T. Phillips, M.J. Butte, G.M. Whitesides, Patterned paper as a platform for inexpensive, low-volume, portable bioassays, Angew Chem Int Ed Engl, 46 (2007) 1318-1320.
19. M. Almeida, B.M. Jayawardane, S.D. Kolev, I.D. McKelvie, Developments of microfluidic paper-based analytical devices (μPADs) for water analysis: A review, Talanta, 177 (2018) 176-190.
20. R. Hušková, P. Chrastina, T. Adam, P. Schneiderka, Determination of creatinine in urine by tandem mass spectrometry, Clinica Chimica Acta, 350 (2004) 99-106.
Copyright (c) 2025 Chemistry Notes

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
In order to publish in Chemistry Notes, authors are required to agree to the copyright permission stating that the authors give the publisher the right to reproduce, display or distribute the accepted manuscript. In this agreement the authors also automatically declare that the submitted manuscript is exempted from plagiarism issue and conflict of interest among the authors.
David Tambaru(1*)


