ANALISIS KETERLIBATAN ANGGOTA KELUARGA DALAM PENINGKATAN KINERJA BISNIS PADA JABAL MART SWALAYAN DI KOTA ATAMBUA KABUPATEN BELU

Main Article Content

Yohanes Don Bosko Rian Ara Mali
Debryana Y Salean
Yonas F Riwu
Rolland E Fanggidae

Abstract

Bisnis Keluarga merupakan bisnis atau perusahaan yang dikendalikan oleh beberapa orang yang memiliki hubungan darah atau keluarga, perusahaan keluarga ini mayoritas kepemilikan adalah sekelompok orang yang memiliki hubungan kekeluargaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan anggota keluarga dalam meningkatkan kinerja bisnis pada Jabal Mart Swalayan di Kota Atambua, Kabupaten Belu. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memahami peran dan kontribusi masing-masing anggota keluarga dalam manajemen operasional serta strategi bisnis yang diterapkan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan anggota keluarga yang terlibat langsung dalam pengelolaan bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif anggota keluarga dalam berbagai aspek manajemen, seperti pengambilan keputusan, pengelolaan sumber daya manusia, dan pengembangan strategi pemasaran, secara signifikan berkontribusi pada peningkatan kinerja bisnis. Keberhasilan sebuah usaha tidak hanya bergantung pada kompetensi individu, tetapi juga pada kekompakan dan nilai-nilai bersama yang dimiliki oleh keluarga dalam menjalankan bisnis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara anggota keluarga menjadi faktor kunci dalam pencapaian kinerja bisnis yang optimal.


Kata Kunci : Keterlibatan Anggota Keluarga, Kinerja Bisnis

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rian Ara Mali, Y., Salean, D., Riwu, Y., & Fanggidae, R. (2025). ANALISIS KETERLIBATAN ANGGOTA KELUARGA DALAM PENINGKATAN KINERJA BISNIS PADA JABAL MART SWALAYAN DI KOTA ATAMBUA KABUPATEN BELU. GLORY Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, 6(4), 1105-1115. https://doi.org/10.70581/glory.v6i4.19327
Section
Articles

References

Bowen, Howard R. (2013). Social responsibilities of the businessman. University of Iowa Press.
Chitania, I., & Mustamu, R H. (2014). Perencanaan Suksesi Pada Perusahaan Keluarga Di Bidang Polyurethane Foa.. Surabaya: Jurnal Manajamen Bisnis. AGORA Vol. 2, No. 1.
Farastika, R., dan Firman. (2019). Keterlibatan Anggota Keluarga dalam Bisnis dan Hubungannya Terhadap Kinerja Bisnis UMKM di Kota Padang. Jurnal Kajian Manajemen dan Wirausaha. Padang: Universitas Negeri Padang. Volume 01 Nomor 03.
Dalton, DR, Harian, CM, & Hitt, JP (2014). Kinerja bisnis keluarga: Tinjauan dan agenda penelitian masa depan. Jurnal Penelitian Bisnis, 67(12), 2229-2239.
Ghifary, Muhammad, W Bastiaan Kleijn, dan Mengjie Zhang. (2013). Sparse representations in deep learning for noise-robust digit classification. In 2013 28th International Conference on Image and Vision Computing New Zealand (IVCNZ 2013), IEEE, 340–45.
Gimeno, Alberto et al. (2010). Family business models. Springer.
Goldenberg, H., & Goldenberg, I. (2008). Family Therapy: An Overview. Belmont: Brooks/Cole.
Grillner, Sten. (2006). Biological Pattern Generation: The Cellular and Computational Logic of Networks in Motion. Neuron. 52(5): 751–66. doi:10.1016/j.neuron.2006.11.008.
Handoyo, S, dan A Stefan. (2010). A Conceptual View of a Family-Owned Corporation. Jakarta: Makalah dalam Pelatihan yang diselenggarakan oleh Indonesia Institute for Corporate Directorship (IICD). Jakarta.
Kim, Youngok, dan Fei Yi Gao. (2013). “Does family involvement increase business performance? Family-longevity goals’ moderating role in Chinese family firms.” Journal of Business Research. 66(2): 265–74.
Kurniadi, Eddy. (2016). “Pengaruh Inovasi Produk Terhadap Keputusan Pembelian Telepon Seluler Blackberry Pada Mahasiswa Fakultas Bisnis Manajemen: Universitas Widyatama Bandung.
Miles, Matthew B, dan A Michael Huberman. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. sage.
Nugrahayu, Erika Ributari, dan Endang Dwi Retnani. (2015). “Penerapan metode balanced scorecard sebagai tolok ukur pengukuran kinerja perusahaan.” Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi (JIRA) 4(10).
Poza, E. J. (2010). Family Business (3rd ed.). South-Western Cengage Learning.
Riwu Y.F., Mattunruang A.A. (2024) Two Views on Open Innovation: The Source of Dynamic Capabilities vs the Threat to Corporate Stability. Foresight and STI Governance, 18(3), pp. 29–39.
Suranto, Suranto et al. (2021). “Pelatihan Digital Marketing Untuk Meningkatkan Pemasaran Produk Jamur Tiram Dimasa Pandemi Covid-19 Pada UMKM Gading Sukowati, Sragen.” Abdi Psikonomi: 175–80.
Uhlaner, Lorraine M. (2005). “The use of the Guttman Scale in development of a family orientation index for small-to-medium-sized firms.” Family Business Review 18(1): 41–56.
Voss, Glenn B, dan Zannie Giraud Voss. (2000). “Strategic orientation and firm performance in an artistic environment.” Journal of marketing 64(1): 67–83.
Wang, EK, & Chien, MC, (2017). Perusahaan Keluarga dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan: Studi tentang Peran Keterlibatan Keluarga dan Tanggung Jawab Sosial dalam Bisnis. Jurnal Manajemen Bisnis Keluarga. 7(1), 52-70. DOI: 10.1108/JFBM-02-2016-0005.