ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENENTU PENGGUNAAN QRIS (QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD) OLEH GEN-Z DALAM TRANSAKSI PEMBAYARAN DI DELI MART KOTA KUPANG
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan QRIS oleh Generasi Z di Deli Mart Kota Kupang menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, serta dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Usefulness dan Perceived Ease of Use menjadi faktor utama yang mendorong penggunaan QRIS karena dirasakan cepat, praktis, aman, dan mudah dipahami. Behavioral Intention to Use terbentuk dari pengalaman positif pengguna, sehingga mendorong mereka untuk terus memilih QRIS. Pada tahap Actual System Use, Gen-Z menggunakan QRIS hampir setiap transaksi, meskipun sesekali mengalami kendala jaringan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa QRIS telah diterima dengan baik oleh Gen-Z dan menjadi bagian dari kebiasaan transaksi mereka. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi merchant dan pihak terkait untuk meningkatkan optimalisasi layanan pembayaran digital.
Kata Kunci : QRIS, Generasi Z, TAM, Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Behavioral Intention to Use, Actual System Use
Downloads
Article Details
References
Adinda, M. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi Gen-Z dalam penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai teknologi pembayaran digital. Contemporary Studies in Economic, Finance and Banking, 1(1), 167–176. https://doi.org/10.21776/csefb.2022.01.1.14
Anggreani, W. P., Wolor, C. W., & Marsofiyati. (2023). Analisis penerapan sistem pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada Kantin Baru Universitas Negeri Jakarta. SANTRI: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 1(5), 58–71. https://doi.org/10.61132/santri.v1i5.44
Bank Indonesia. (2020). QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). https://www.bi.go.id
Bencsik, A., Horváth-Csikós, G., & Juhász, T. (2016). Y and Z generations at workplaces. Journal of Competitiveness, 8(3), 90–106. https://doi.org/10.7441/joc.2016.03.06
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008
aisal, M., & Kraugusteeliana, K. (2019). Analisis behavioral intention pada penggunaan digital payment dengan menggunakan metode Technology Acceptance Model 3 (studi kasus pada aplikasi LinkAja). Prosiding Seminar Nasional Informatika, Sistem Informasi dan Keamanan Siber (SEINASI-KESI), 2(1), 37–47. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/1249330
Febrilia, I., Pratiwi, S. P., & Djatikusumo, I. (2020). Minat penggunaan cashless payment system–dompet digital pada mahasiswa di FE UNJ. Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia, 11(1), 1–19. https://doi.org/10.21009/JRMSI.011.1.01
Fitriyadi, M. Y., Rahman, M. R., Asshidiqi, M. R. A., Ilham, M. A., Aibina, O. I., Hesda, N., & Al Fayyedh, F. (2023). Pengaruh dunia IT terhadap perilaku remaja generasi Z. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 2(2), 21–37. https://doi.org/10.55606/religion.v1i2.61
Helaludin, H., & Alamsyah, A. (2019). Kajian konsep tentang pembelajaran sosial-emosional (SEL) dalam pembelajaran bahasa. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 11(1), 1–16. https://doi.org/10.35445/alishlah.v11i1.123
Hery. (2019). Manajemen pemasaran. PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
Hidayati, N., & Karim, N. K. (2024). Pengaruh perceived ease of use dan perceived usefulness terhadap minat penggunaan QRIS pada merchant di Lombok Epicentrum Mall. Jurnal Ganec Swara, 18(1), 253–262. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4577706
Keller, K. L., & Hansen, T. (2019). Marketing management: Scandinavian edition. Pearson Education.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2015). Principles of marketing (16th ed.). Pearson.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). A framework for marketing management (6th ed.). Pearson.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Ningsih, D., Prasetyo, A., & Lestari, R. (2021). Pengaruh perceived ease of use terhadap minat penggunaan QRIS di kalangan mahasiswa. Jurnal Ilmu Manajemen, 9(2), 150–162.
Otoritas Jasa Keuangan. (2019). Hidup praktis ala cashless society. https://www.ojk.go.id
Pujiono, A. (2021). Media sosial sebagai media pembelajaran bagi generasi Z. Didache: Journal of Christian Education, 2(1), 1–19. https://doi.org/10.46445/djce.v2i1.396
Qomariah, T. J. (2022). Analisis penerimaan pengguna menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM) (Bachelor’s thesis, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta). Institutional Repository UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/65526
Safitri, D. D., & Diana, N. (2020). Pengaruh persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan pengguna pada minat penggunaan dompet elektronik (OVO) dalam transaksi keuangan. E-Jurnal Ilmiah Riset Akuntansi, 9(05), 92–107. https://jim.unisma.ac.id/index.php/jra/article/view/8291
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suparyanto, R., & Rosad, S. (2015). Manajemen pemasaran. In Media.
Turner, A. (2015). Generation Z: Technology and social interest. The Journal of Individual Psychology, 71(2), 103–113. https://doi.org/10.1353/jip.2015.0021