PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN INKLUSI KEUANGAN TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN PADA PEDAGANG PASAR INPRES KOTA SOE, KABUPATEN TTS DENGAN FAKTOR DEMOGRAFI SEBAGAI VARIABEL MODERASI

Main Article Content

Janed Tanesib
Wehelmina M Ndoen
Yuri S Faah
Petrus E de Rozari

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap pengelolaan keuangan pada pedagang Pasar Inpres di Kota Soe Kabupaten TTS, dengan faktor demografi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 85 pedagang sebagai responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan. Inklusi keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan. Hasil uji moderasi menunjukkan bahwa faktor demografi mampu memoderasi pengaruh inklusi keuangan, namun tidak memoderasi pengaruh literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan pemahaman keuangan bagi pedagang serta mempertimbangkan perbedaan demografis dalam merancang program pemberdayaan keuangan.


Kata Kunci : Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, Faktor Demografi, Pengelolaan Keuangan, Pedagang

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Tanesib, J., Ndoen, W., Faah, Y., & de Rozari, P. (2026). PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN INKLUSI KEUANGAN TERHADAP PENGELOLAAN KEUANGAN PADA PEDAGANG PASAR INPRES KOTA SOE, KABUPATEN TTS DENGAN FAKTOR DEMOGRAFI SEBAGAI VARIABEL MODERASI. GLORY Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, 7(4), 1607-1617. https://doi.org/10.70581/glory.v7i4.27225
Section
Articles

References

Anwar, M. (2019). Manajemen keuangan perusahaan. Alfabeta.
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik.
Chen, H., & Volpe, R. P. (1998). An analysis of personal financial literacy among college students. Financial Services Review, 7(2), 107–128.
Dinung, H. H., Hasyim, A. M., & Amalo, F. (2022). Pengaruh literasi keuangan, efikasi keuangan dan faktor demografi terhadap pengambilan keputusan investasi pada investor Galeri Investasi Universitas Muhammadiyah Kupang.
https://e-journal.unmuhkupang.ac.id/index.php/jm/article/download/790/477
Dixit, R. K. (2013). Financial inclusion for inclusive growth. New Century Publications.
Hardywinoto, & Setiabudhi, T. (2005). Panduan gerontologi: Tinjauan dari berbagai aspek. Gramedia.
Hidajat, T. (2015). Keuangan inklusif: Konsep dan strategi. Mitra Wacana Media.
Ibnu Andaris, I., Paramitha, N., Firmansyah, D., & Ekhsan, M. (2024). Age demographics as a moderating effect in the influence of fintech through financial literacy on financial behavior. Petra International Journal of Business Studies.
https://doi.org/10.9744/petraijbs.7.2.175-184
Kasmir. (2014). Analisis laporan keuangan. RajaGrafindo Persada.
Kumar, S. (2024). Socioeconomic and demographic determinants of financial inclusion and its barriers (South Asia). International Journal of Business and Management Studies.
https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S01618938240000
Lestari, S. Y. (2020). Pengaruh pendidikan pengelolaan keuangan di keluarga, status sosial ekonomi, locus of control terhadap literasi keuangan (pelajar SMA Subang). Prisma (Platform Riset Mahasiswa Akuntansi).
Lusardi, A. (2019). Financial literacy and the need for financial education: Evidence and implications. Swiss Journal of Economics and Statistics.
https://sjes.springeropen.com/articles/10.1186/s41937-019-0027-5
Majalisi, R., & Haryati, S. (2024). Pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap pengelolaan keuangan UMKM. Jurnal Akuntansi dan Keuangan.
Mulyawan, S. (2015). Manajemen keuangan (Cet. 1). Pustaka Setia.
Munthay, S. F., & Sembiring, M. (2024). Pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap pengelolaan keuangan UMKM di Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan. Owner, 8(1), 22–35.
https://doi.org/10.33395/owner.v8i1.1902
Nitisusastro, M. (2012). Perilaku konsumen: Dalam perspektif kewirausahaan. Alfabeta.
Novianti, W. (2022). Pengelolaan keuangan pada unit bisnis. Jurnal, 1(1), 1–6.
Octaviano, R., de Rozari, P., Makatita, R., & Jati, H. (2023). Pengaruh gaya hidup dan literasi keuangan terhadap pengelolaan keuangan tenaga kerja UMKM di Kecamatan Kota Lama Kota Kupang. GLORY: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial, 4(2), 397–417.
https://doi.org/10.35508/glory.v4i2.10306
OECD. (2014). PISA 2012 results: Students and money – Financial literacy skills for the 21st century (Volume VI). OECD Publishing.
https://doi.org/10.1787/9789264208094-en
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2017). Strategi nasional literasi keuangan Indonesia (Revisit 2017). OJK.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2023). Survei nasional literasi dan inklusi keuangan (SNLIK) 2022. OJK.
Purba, S. R., Yuniarti, E., & Yuniarti. (2021). Manajemen keuangan. Deepublish.
Suhariyanto. (2020, Mei 5). Industri pengolahan tumbuh 2,06 persen kuartal I/2020. Bisnis.com.
https://ekonomi.bisnis.com/read/20200505/257/1236556/bps-industri-pengolahan-tumbuh-206-persen-kuartal-i2020
Sutrisno. (2013). Manajemen keuangan: Teori, konsep dan aplikasi. Ekonisia.