ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DODO DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEBERLANJUTAN USAHA PADA KELOMPOK TANI NISANG NAI, DESA WAE RII, KECAMATAN WAE RII, KABUPATEN MANGGARAI
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan keuangan berbasis kearifan lokal Dodo, Mengetahui pengaruhnya terhadap keberlanjutan usaha, serta mengidentifikasikan faktor penunjang dan penghambat pada Kelompok Tani Nisang Nai di Desa Wae Rii, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai. Dodo merupakan tradisi gotong royong atau kerja sama masyarakat Manggarai dalam mengerjakan lahan pertanian secara bergilir tanpa upah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumetasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan keuangan pada Kelompok Tani Nisang Nai masih sangat sederhana dan belum terstruktur secara formal. Sebagian besar anggota belum melakukan perencanaan, pencatatan, pelaporan, dan pengendalian keuangan secara tertulis karena keterbatasan pengetahuan dan kebiasaan. Namun, penerapan kearifan lokal Dodo memberikan pengaruh signifikan terhadap keberlanjutan usaha melalui kelancaran produksi dan efisiensi biaya. Dengan sistem kerja bergilir, petani dapat menekan biaya upah tenaga kerja dan memastikan pekerjaan lahan selesai tepat waktu. Faktor pendukung utama dalam praktek Dodo adalah tingginya nilai solidaritas (ase ka’e) dan kepercayaan antar anggota. Sementara itu, faktor penghambatnya mencakup rendahnya literasi keuangan dan kurangnya catatan keuangannya yang lebih modern dan akuntabel.
Kata Kunci : Pengelolaan Keuangan, Kearifan Lokal Dodo, Keberlanjutan Usaha, Kelompok Tani
Downloads
Article Details
References
Febronia, E. J., & Tejawati, N. L. P. (2019). Dodo sebagai bentuk kearifan lokal untuk memelihara solidaritas sosial masyarakat Desa Meler Kecamatan Ruteng Kabupaten Manggarai. Academia.edu. https://www.academia.edu/download/109346027/275899924.pdf
Handayani, T. (2017). Kearifan lokal dan keberlanjutan usaha pertanian. Jurnal Kajian Budaya, 5(2), 34–48.
Handoko, T. H. (2011). Dasar-dasar manajemen produksi dan operasi Edisi 1. BPFE Yogyakarta.
Harmika Putri, V., Isharijadi, & Yusdita, E. E. (2021). Analisis pengelolaan keuangan kelompok tani untuk meningkatkan kesejahteraan petani porang. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA). https://journal.pancabudi.ac.id/index.php/jepa/article/download/1723/3576
Kasmir. (2010). Pengantar manajemen keuangan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Kasmir. (2016). Analisis laporan keuangan. Jakarta: Rajawali Pers.
Ligthelm, A. A. (2010). Entrepreneurship and small business sustainability. Pretoria: Bureau of Market Research, University of South Africa.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE Publications.
Nurdiana, R., Suryaningrum, D. H., & Anshori, M. (2023). Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Pengelolaan Keuangan Pelaku Usaha Tani di Kota Makassar. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 9(1), 317. https://doi.org/10.32884/ideas.v9i1.1120
Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 2093.
Rayyani, W. O. (2024). Implementasi pengelolaan keuangan desa berbasis kearifan lokal. Jurnal Riset Akuntansi dan Manajemen (JRAAM), Politeknik Negeri Malang. http://jurnal.polinema.ac.id/index.php/JRAAM/article/view/1440
Riyanto, B. (2015). Dasar-dasar pembelanjaan perusahaan (Edisi 4). Yogyakarta: BPFE.
Sibarani, R. (2012). Kearifan lokal: Hakikat, peran, dan metode tradisi lisan. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan (ATL).
Siddiqi, M. F., & Karimah, N. (2025). Peran Partisipasi Masyarakat Terhadap Keberhasilan Pengelolaan Keuangan Green House Desa Sebaung. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(1), 8–18. http://journal.ilmudata.co.id/index.php/RIGGS/article/view/1960
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukmawati, S., Asmawati, A., Nurhidayanti, S., & Abubakar, H. (2020). Perilaku agribisnis usaha peternakan unggas di era pandemi Covid-19. Seminar Nasional Hasil Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat. http://jurnal.poliupg.ac.id/index.php/snp2m/article/download/2524/2236
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7.
Wagiran. (2012). Pengembangan karakter berbasis kearifan lokal Hamemayu Hayuning Bawana (identifikasi nilai-nilai karakter berbasis budaya). Jurnal Pendidikan Karakter, 2(3), 329–339.
Widayanti, R., Damayanti, R., & Marwanti, F. (2017). Pengaruh Financial Literacy Terhadap Keberlangsungan Usaha (Business Sustainability) pada UMKM Desa Jatisari. Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis, 18(2), 153–163. https://doi.org/10.30596/jimb.v18i2.1399
Wuysang, R. (2014). Modal sosial kelompok tani dalam meningkatkan pendapatan keluarga: Suatu studi dalam pengembangan usaha kelompok tani di Desa Tincep Kecamatan Sonder. Journal Acta Diurna. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/actadiurnakomunikasi/article/view/5637
Yanti, V. A., Amanah, S., Muldjono, P., & Asngari, P. (2018). Faktor yang mempengaruhi keberlanjutan usaha mikro kecil menengah di Bandung dan Bogor. Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 20(18). https://www.neliti.com/publications/274738/
Yuesti, A., & Kepramareni, P. (2019). Manajemen keuangan: Jendela pengelolaan bisnis. Badung: CV Noah Aletheia.