MENGUJI POTENSI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN MENGGUNAKAN FRAUD HEXAGON PADA PERUSAHAAN SEKTOR KONSTRUKSI DAN INFRASTRUKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2024

Main Article Content

Kristy Kana
Yohana F Angi
Herly M Oematan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial target, ineffective monitoring, change in auditor, change in directors, CEO pictures, dan collusion terhadap potensi kecurangan laporan keuangan pada perusahaan sektor konstruksi dan infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel menggunakan Eviews 12. Sampel penelitian terdiri dari 10 perusahaan dengan total 50 data observasi yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial target, ineffective monitoring, CEO pictures, dan collusion berpengaruh terhadap potensi kecurangan laporan keuangan, sedangkan change in auditor dan change in directors tidak berpengaruh. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh terhadap potensi kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa elemen Fraud Hexagon dapat digunakan untuk mendeteksi potensi kecurangan laporan keuangan.


Kata Kunci : Fraud Hexagon, M-Score, Kecurangan Laporan Keuangan

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Kana, K., Angi, Y., & Oematan, H. (2026). MENGUJI POTENSI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN MENGGUNAKAN FRAUD HEXAGON PADA PERUSAHAAN SEKTOR KONSTRUKSI DAN INFRASTRUKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2024. GLORY Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, 7(4), 1339-1350. https://doi.org/10.70581/glory.v7i4.28575
Section
Articles

References

B. P. K. (2024). Laporan hasil pemeriksaan kinerja BUMN 2023--2024. BPK RI.
ACFE Indonesia.(2022). Report to the nations: Global study on occupational fraud and abuse. Association of Certified Fraud Examiners.
Achmad, R., & Pamungkas, D. (2022). Pengaruh target keuangan terhadap manipulasi laporan keuangan: Studi pada perusahaan manufaktur. Jurnal Akuntansi Forensik, 4(1), 55–68.
Apriliana, S., & Agustina, L. (2017). The Analysis of Fraudulent Financial Reporting Determinants through Fraud Pentagon Approach. Jurnal Dinamika Akuntansi, 9(2), 154–165.
Budiyanto, A., & Puspawati, N. (2022). CEO dominance dan pengaruhnya terhadap kecurangan laporan keuangan. Jurnal Manajemen Dan Akuntansi, 8(1), 44–59.
Kurniawati, D., & Utami, S. (2021). Pergantian auditor dan rationalization fraud. Jurnal Akuntansi Forensik, 3(2), 77–90.
Kusumastuti, P. C., & Sari, S. P. (2023). Pendekatan Hexagon Fraud Theory Dalam Mendeteksi Financial Statement Fraud. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Publik, 5(2), 101–115.
Mdpi. (2026). Structured Framework for Dealing with Types of Financial Statement Fraud. Journal of Risk and Financial Management. https://www.mdpi.com/1911-8074/19/2/157
Moyo, L. (2014). What the Construction Industry Should Know About Financial Statement Fraud -- Part II. New York Real Estate Journal. https://nyrej.com/what-the-construction-industry-should-know-about-financial-statement-fraud-part-ii
Mukaromah, I., & Budiwitjaksono, G. S. (2021). Fraud Hexagon Theory dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan pada Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015–2019. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 19(2), 77–91.
Narsa, D., Rahman, A., & Putra, B. (2023). Financial target dan Return on Assets (ROA) sebagai indikator tekanan manajemen. Jurnal Akuntansi Modern, 12(1), 33–48.
Nguyen, T. L. (2024). Agency Theory in Management Accounting: A Systematic Literature Review. International Journal of Advanced Multidisciplinary Research and Studies, 4(1), 1124–1127.
Novita, D., Widyastuti, R., & Darmansyah, R. (2025). Determinan kecurangan laporan keuangan: Sintesis kajian literatur 2013--2024. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 22(1), 45–62.
Novitasari, I. G. A., & Utama, I. B. M. (2024). Analisis Fraudulent Financial Reporting Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar di BEI Dalam Perspektif Fraud Hexagon. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 22(2), 75–88.
OJK. (2024). Laporan pengawasan emiten di Bursa Efek Indonesia 2020--2024. Otoritas Jasa Keuangan.
Pemerintah Republik Indonesia. (2015). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2015 tentang Praktik Akuntan Publik. Pemerintah Republik Indonesia.
Preicilia, R., Nugraha, N., & Suryandari, D. (2022). Pengaruh Fraud Hexagon terhadap Financial Statement Fraud. Jurnal Akuntansi, 14(2), 145–160.
Pungus, C. A., Noviyanti, S., & Purnamasari, G. D. (2025). Menguji Potensi Kecurangan Laporan Keuangan Berdasarkan Fraud Hexagon. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 22(1), 45–62.
Putri, A., & Nugroho, H. (2023). Asimetri informasi dan pengawasan internal pada sektor publik: Implikasi terhadap financial statement fraud. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Publik, 5(2), 101–115.
Putri, R., & Sari, D. (2023). Pergantian direksi dan risiko manipulasi laporan keuangan: Perspektif Fraud Hexagon. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 6(1), 50–64.
Rahmawati, A. T., & Utami, E. S. (2023). Analisis Pengaruh Fraud Hexagon Dalam Mendeteksi Potensi Kecurangan Laporan Keuangan. Jurnal Akuntansi Dan Manajemen, 7(2), 121–136.
Rasyidah, Anwar, A., & Hamzah, H. (2024). Analysis of Detecting Potential Financial Statement Fraud in State-Owned Enterprises (SOEs) Using the Fraud Hexagon. Jurnal Akuntansi Modern, 12(1), 33–48.
Sabatian, N. R., & Hutabarat, F. M. (2020). Fraud Pentagon Analysis in Detecting Fraudulent Financial Reporting. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 22(1), 45–58.
Septiningrum, K. E., & Mutmainah, S. (2022). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Financial Statement Fraud: Perspektif Fraud Hexagon Theory. Diponegoro Journal of Accounting, 11(3), 1–13.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Alfabeta (ed.)).
Sunyoto, D. (2021). Metodologi Penelitian Akuntansi. CAPS (Center for Academic Publishing Service).
Suri, A. G., & Rahman, A. (2023). Analisis Fraud Hexagon Dalam Mendeteksi Potensi Kecurangan Laporan Keuangan Pada Perusahaan BUMN. Jurnal Akuntansi Forensik, 5(2), 101–115.