ANALISIS EFEKTIVITAS PROMOSI EKOWISATA DAERAH PESISIR DAN PEGUNUNGAN MELALUI ELECTRONIC WORD OF MOUTH (STUDI KASUS PADA PENGGUNA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DI KOTA KUPANG)
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas promosi ekowisata daerah pesisir dan pegunungan melalui konsep Electronic Word of Mouth (E-WOM) yang dilakukan pengguna media sosial Instagram di Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pendekatan deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang yang di pilih berdasarkan kriteria tertentu. Instrument penelitian dilakukan dengan metode observasi virtual, wawancara, dan dokumentasi berupa foto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram merupakan salah satu media sosial yang efektif untuk melakukan kegiatan promosi ekowisata dengan berbagai fitur yang ada. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa fitur hashtag bukan merupakan faktor utama dalam hal mempromosikan suatu destinasi ekowisata melainkan para pengguna Instagram lebih melihat pada unggahan yang diunggah pengguna lain atau penggunaan geotagging pada unggahan pengguna lain.
Kata Kunci : Efektivitas promosi, Ekowisata, Electronic Word of Mouth, Instagram
Downloads
Article Details
References
Badruzzaman, S., & Saleh, R. (2020). Penggunaan Instagram Sebagai Media Promosi Wisata Di Aceh (Studi pada komunitas online @fotoaceh). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik.
Chung, N., Tyan, I., & Han, H. (2017). Enhancing the smart tourism experience through geotag. Information Systems Frontiers, 19(4), 731–742.
Fandeli, C. (2000). Pengertian dan konsep dasar ekowisata. Fakultas Kehutanan UGM.
Fauziah, R., Ratnamulyani, I. A., & Kusumadinata, A. A. (2018). Efektivitas Promosi Destinasi Wisata Rekreasi Gunung Pancar Melalui Postingan Instagram Media Sosial. Jurnal Komunikatio, 4(1).
Fitri, J. Z., & Madiawati, P. N. (2020). Potential Market, Electronic Word Of Mouth (e-wom), Media Sosial Yang Mempengaruhi Citra Destinasi Dan Berdampak Kepada Minat Berkunjung Ke Taman Wisata Hutan Mangrove Sebalang, Desa Tarahan, Lampung Selatan. EProceedings of Management.
Haryanto, & Tri, J. (2014). Model Pengembangan Ekowisata Dalam Mendukung Kemandirian Ekonomi Daerah Studi Kasus Provinsi DIY. Kawistara, 271– 286.
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media. Business horizons, 53(1), 59-68.
Kietzmann, J. H., Hermkens, K., McCarthy, I. P., & Silvestre, B. S. (2011). Social media? Get serious! Understanding the functional building blocks of social media. Business horizons, 54(3), 241-251.
Krisna, D. F., Handayani, P. W., & Azzahro, F. (2019). The antecedents of hashtag and geotag use in smart tourism: case study in Indonesia. Asia Pacific Journal of Tourism Research, 24(12), 1141–1154.
Kotler, P., & Amstrong, G. (2013). Prinsip-prinsip Pemasaran, Edisi ke-12. Penerbit Erlangga.
Kotler, P., Bowen, J., & Makens, J. (2002). Pemasaran Perhotelan dan Kepariwisataan, Edisi Kedua. Jakarta: PT Prenhallindo.
Maak, C. S., Muga, M. P. L., & Kiak, N. T. (2022). Strategi Pengembangan Ekowisata Terhadap Ekonomi Lokal pada Desa Wisata Fatumnasi. Oeconomicus Journal of Economics, 6(2), 102-115.
Meuthia, M. (2017). Efektivitas Electronic Word of Mouth (e-wom) melalui Media Sosial pada Ekowisata Bahari di Sumatera Barat. Jurnal Nasional Teknologi Dan Sistem Informasi, 3(1), 101-108.
Noor, M. U. (2019). Wawasan Dalam Hashtag: Telusur Informasi Wisata Halal Melalui Hashtag# WisataHalal di Instagram. Jurnal Pariwisata Terapan, 3(1), 55.
Parekrafntt.id. (2022). Buku Database Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2021.
Pratiwi, R. N., & Maulina, A. (2021). Pengaruh Konten Instagram dan Electronic Word of Mouth (e-WOM) @indtravel Terhadap Minat Berkunjung ke Destinasi Wisata di Indonesia (Survey pada Followers Mancanegara @indtravel). JAMBIS: Jurnal Administrasi Bisnis, 138–154.
Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. KBBI.
Rahmansyah, M., Kusnadi, E., & Harisandi, Y. (2022). Pengaruh Ewom Daya Tarik Wisata Dan Dalam Menentukan Keputusan Berkunjung Pada Ekowisata Kampung Blekok Di Kabupaten Situbondo Dengan Minat Berkunjung Sebagai Variabel Intervening. Jurnal Mahasiswa Entrepreneurship (JME), 1, 135–137.
Rosita, M. (2012). Minat Terhadap Jenis Wisata Ditinjau dari The Big Five Personality (Doctoral dissertation, University of Muhammadiyah Malang).
Seo, N. A. (2023). EKOWISATA DAN DAYA DUKUNG CAGAR ALAM MUTIS DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN, PROPINSI NTT. Jurnal Kajian dan Terapan Pariwisata, 3(2), 41-54.
Sukoco, S. A. (2018). New Komunikasi Pemasaran: Teori dan Aplikasinya (Cetakan 1). CV Pustaka Abadi.
Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Media.
Suryaningsih, I. B., SE, M., R Andi Sularso, M. S. M., & Tanti Handriana, S. E. (2020). Manajemen Pemasaran Pariwisata dan Indikator Pengukuran. Samudra Biru.
Wardhana, H. W., Wahab, Z., Shihab, M. S., & Yuliani, Y. (2021). Pengaruh electronic word of mouth (e-wom) dan celebrity endorsement terhadap minat beli konsumen.
Zhao, X., Chen, J., & Zhang, W. (2014). “The influence of social media on consumer behavior: A case study of the role of geotagging in travel”. Journal of Hospitality and Tourism Technology, 5(3), 261-278.