ANALISIS DAMPAK SINERGITAS PERENCANAAN PUSAT DAN DAERAH DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN HILIRISASI RUMPUT LAUT DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Main Article Content
Abstract
Sinergitas perencanaan pusat dan daerah dalam mendukung hilirisasi rumput laut di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2018-2023 diperlukan keselarasan visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan, serta program dan kegiatan yang tertuang dalam RPJMN 2020-2024 dan RPJMD 2018-2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sinergitas perencanaan pusat dan daerah dalam mendukung pengembangan hilirisasi rumput laut di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, dokumentasi dan wawancara dengan informan terdiri atas Badan Perencanaan Pembangunan dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi NTT, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT serta Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTT. Analisis data dilakukan menggunakan analisis triangulasi data untuk mengecek keabsahan data atau informasi dari sudut pandang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya dampak positif seperti terwujudnya keselarasan arah kebijakan pembangunan, penyelarasan program dan kegiatan lintas tingkat pemerintahan, peningkatan efektivitas anggaran, dan pengembangan hilirisasi rumput laut. Namun masih terdapat keterbatasan integrasi lintas sektor, rendahnya investasi pada sektor hilir, keterbatasan anggaran, serta keterlambatan pelaksanaan program. Secara keseluruhan peneliti menyimpulkan bahwa keberhasilan sinergitas tidak hanya ditentukan oleh keselarasan dokumen perencanaan tetapi juga oleh kapasitas impelementasi dan sumber daya.
Kata Kunci : Dampak, Sinergitas Perencanaan Pusat dan Daerah, Hilirisasi Rumput Laut
Downloads
Article Details
References
Alfiana, A., & Alwi, G. (2021). Collaborative Governance dalam Pengelolaan Sumber Daya Perikanan untuk Kesetaraan: Studi Kasus di Kota Makassar.
Agustina,N.,Muchran, M.,& Nasrullah. (2025). Pengaruh Keterbatasan Anggaran terhadap Efektivitas Program Pelatihan Tenaga Kerja : Studi Kasus Disnakertrans Sulawesi Selatan. YUME : Journal of Management, 8 (1).
Amrin, Mahmud,M.K., & Nurfurkan,A. (2023). Implementasi Peningkatan Kualitas Perencanaan Pembangunan Daerah oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah di Kabupaten Sumedang. Jurnal Pembangunan Pembelajaran Pemerintahan, 8(1),42
Ansel, C..,& Gash, A. (2008). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal of Public Administration Research and Theory 18(4), 543-571.https://doi.org/10.10903/jopart/mum032
Azimatara, M.D., & Wijayanti, A. A. (2025). Sinergitas Prinsip Good Governance dan Kekuatan Negara: Upaya Mewujdukan Kesejahteraan Publik Indonesia.
Bappenas. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024: Buku I – Agenda Pembangunan Nasional. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional).
Bapperida Provinsi Nusa Tenggara Timur (2018). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2018-2023. Kupang: Bapperida Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2023). Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam Angka 2023. Kupang: BPS NTT.
Blakely, E. J., & Leigh, N. G. (2010). Planning local economic development: Theory and practice (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications. https://books.google.co.id/books?id=OSC3_LYHHl8C&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_vpt_read#v=onepage&q&f=false
Bengen, D.G (2013). Sinopsis ekosistem dan Sumber Daya Pesisir dan Laut.Bogor: Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan, Institut Pertanian Bogor. https://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/24548
Dwiyanto, A. (20110. Mengemablikan Kepercayaan Publik Melalui Reformasi Birokrasi. Gramedia Pustaka Utama.
Esterberg, K. G. (2002). Qualitative methods in social research. Boston: McGraw-Hill.
Food and Agriculture Organization (FAO). (2022). The state of world fisheries and aquaculture 2022: Towards blue transformation. FAO.
Ferdinan, L.,dkk. (2025). Studi Nilai Tambah Rumput Laut (Kappaphycus sp) menjadi Alkali Trearted Cottoni (ATC). Kupang : Universitas Nusa Cendana.
Frederickosn,H.G.,& Smith,K.B. (2003). The Public administration theory primer. Westview Press.
Haeruman, H. (2001). Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Tata Ruang. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Hidayat, N., Kaaffah, N. F., Situmorang, M. J. A., Subekti, E. A., & Radianto, D. O. (2024). Perkembangan bisnis rumput laut di Indonesia: Tinjauan literatur tentang tren dan tantangan (2019–2024). Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak, 1(2). https://doi.org/10.61132/jbep.v1i2.103
Listyaningsih.(2014). Administrasi Pembangunan: Pendekatan Konsep dan Implementasi. Graha Ilmu.
Michael Porter, M. E. (1985). Competitive advantage: Creating and sustaining superior performance. New York: Free Press.
Nafiz, Rizka Yakutun, dkk. (2025). Sinkronisasi Perencanaan Pusat dan Daerah: Studi Implementasi di BAPPEDA Kabupaten Lombok Barat. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, Vol. 9 No. 4.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2021). Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 4 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Kupang : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 16 Tahun 2022 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 39 Tahun 2022 tentang Tata Niaga Komoditas Hasil Perikanan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. (2022). Berita Daerah Provinsi NTT Tahun 2022 Nomor 106. Kupang :Gubernur Nusa Tenggara Timur.
Sugiyono. (2005). Metode penelitian administrasi. Bandung: Alfabeta
Sugiro, B. (2014). Responsivitas Anggaran : Peran Partisipasi Publik, transparansi, dan komitemen Perumus Kebijakan Anggaran (Studi Penyusunan Program dan Alokasi Anggaran APBD Sektor Pendidikan Kabupaten Sleman Tahun 2013. Universitas Gadjah Mada.
Winarno,B. (2008). Kebijakan Publik: Teori dan Proses. Media Pressindo.