Skrining Fitokimia Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Kombinasi Kulit Batang Kelor (Moringa oleifera) dan Rimpang Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza) Asal Nusa Tenggara Timur

  • Rio Fernando Goa Pendidikan Kimia-Universitas Katolik Widya Mandira
  • Aloisius Masan Kopon Pendidikan Kimia-Universitas Katolik Widya Mandira
  • Erly Grizca Boelan Pendidikan Kimia-Universitas Katolik Widya Mandira
Keywords: Ekstrak Kombinasi, Kulit Batang Kelor, Rimpang Temulawak

Abstract

Kelor (Moringa oleifera) dan Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) merupakan jenis tumbuhan herbal yang dapat tumbuh pada iklim tropis seperti di Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur. Kelor dan rimpang temulawak sudah secara luas digunakan oleh masyarakat karena memiliki aktivitas farmakologi. Aktivitas yang dimiliki oleh kedua jenis tanaman ini disebabkan oleh kandungan kimia yang terdapat dalam masing-masing tanaman. Eksplorasi terhadap khasiat berbagai jenis tanaman terus dilakukan salah satunya adalah dengan mengkombinasikan ekstrak setiap tanaman. Pada peneltian ini dilakukan skrining fitokimia terhadap ekstrak kombinasi kulit batang kelor dan rimpang temulawak hasil maserasi menggunakan pelarut methanol. Perbandingan kombinasi ekstrak kombinasi adalah 1:1 dan perbandingan ekstrak dan pelarut adalah 1:6. Hasil uji menunjukkan bahwa ekstrak kombinasi kulit batang kelor dan rimpang temulawak positif mengandung kelompok senyawa alkaloid dan triterpenoid/steroid dan negated terhadao uji flavonoid, tanin dan saponin. Oleh karena itu pengujian lebih lanjut untuj menganalisis senyawa yang terkandung dan biaktivitas ekstrak kombinasi kulit batang kelor dan rimpang temulawak perlu dilakukan.

Published
2021-08-13
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.