PENGARUH DIGITALISASI KEUANGAN DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP KEBERLANJUTAN UMKM DI DESA PNFUI TIMUR KECAMATAN KUPANG TENGAH KABUPATEN KUPANG

Main Article Content

Hermelinda Sindiati Jenanu
Yuri S Faah
Darwin Zebua
Christien C Foenay

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi keuangan dan literasi keuangan terhadap keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial digitalisasi keuangan dan literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM. Secara simultan, digitalisasi keuangan dan literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan UMKM. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,272 menunjukkan bahwa sebesar 27,2% keberlanjutan UMKM dipengaruhi oleh digitalisasi keuangan dan literasi keuangan, sedangkan sisanya sebesar 72,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan digitalisasi keuangan yang didukung dengan tingkat literasi keuangan yang baik mampu meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola usaha, beradaptasi dengan perubahan, serta menjaga keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.


Kata Kunci : Digitalisasi Keuangan, Literasi Keuangan, Keberlanjutan UMKM

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Jenanu, H., Faah, Y., Zebua, D., & Foenay, C. (2026). PENGARUH DIGITALISASI KEUANGAN DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP KEBERLANJUTAN UMKM DI DESA PNFUI TIMUR KECAMATAN KUPANG TENGAH KABUPATEN KUPANG. GLORY Jurnal Ekonomi Dan Ilmu Sosial, 7(5), 1911-1923. https://doi.org/10.70581/glory.v7i5.28009
Section
Articles

References

Apriyanti,H.W., & Yuvitasari, E. (2021).The role of digital utilization in accounting to enhance MSMEs’ performance during COVID-19 pandemic: Case study in Semarang, Central Java, Indonesia. Complex, Intelligent and Software Intensive Systems: Proceedings of the 15th International Conference on Complex, Intelligent and Software Intensive Systems (CISIS-2021), 495–504 https://doi.org/10.1007/978-3-030-79725-6_49
Brigham, E. F., & Houston, J. F. (1999). Manajemen keuangan (Buku kedua, Edisi ketiga). Penerbit Erlangga.
https://books.google.com/books/about/Fundamentals_of_Financial_Management.html?id=kpRUEAAAQBAJ
Harli, F. C., Linawati, N., Memarista, G. (2015). Pengaruh Financial Literacy dan Faktor Sosiodemografi Terhadap Perilaku Konsumtif. FINESTA, Vol.3, No. 1: 58 – 62. https://perpus.petra.ac.id/catalog/digital/detail?id=33941
Jayanti, E., & Karnowati, N. B. (2023). Digitalisasi UMKM dan literasi keuangan untuk keberlanjutan UMKM di Kabupaten Cilacap. Kajian Bisnis Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha, 31(1), 51–64. https://doi.org/10.32477/jkb.v31i1.504
Thrassou, A., Uzunboylu, N., Vrontis, D., & Christofi, M. (2020). Digitalization of SMEs: A review of opportunities and challenges. The Changing Role of SMEs in Global Business: Volume II: Contextual Evolution Across Markets, Disciplines and Sectors, 179–200. https://doi.org/10.1007/978-3-030-45835-5_9
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 93. https://peraturan.bpk.go.id/details/39653/uu-no-20-tahun-2008