Analisis Kandungan Protein pada Ampas Jagung (Zea Mays L.) dan Tepung Limbah Ikan Lele (Clarias Sp.) menggunakan Metode Kjeldahl

  • Irene - Bhoki(1)
    Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana
  • Dodi Darmakusuma(2*)
    Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana
  • Luther Kadang(3)
    Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana
  • (*) Corresponding Author
Keywords: Ampas Jagung, Limbah Ikan Lele, Protein, Metode Kjeldahl, dan Pakan Ternak

Abstract

ABSTRAK

            Telah dilakukan penelitian dengan judul Analisis Kandungan Protein pada Ampas Jagung (zea mays L.) dan Tepung Limbah Ikan Lele (clarias Sp.) Menggunakan Metode Kjeldahl. Penelitian ini bertujuan untumenganalisis kandungan protein pada campuran ampas jagung dan tepung limbah ikan lele menggunakan metode Kjeldahl, membandingkan kualitas proteinnya dengan pellet komersial, serta menentukan formula terbaik sebagai pakan ternak babi. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan metode Kjeldahl yang meliputi tahapan destruksi, destilasi, dan titrasi. Sampel terdiri dari 3 formula utama dengan 2 variasi pakan berbasis ampas jagung dan tepung limbah ikan lele (kepala dan tulang) dengan perbandingan komposisi 75:25, 70:30, dan 65:35 (% ), serta tiga jenis pellet komersial sebagai pembanding. Analisis dilakukan sebanyak tiga kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar protein pada sampel berkisar antara 15,29% hingga 22,28%, dengan kecenderungan meningkat seiring bertambahnya proporsi tepung limbah ikan lele. 3. Formula yang memenuhi sebagai pakan ternak babi adalah formula A dan B yang menghasilkan kadar protein sebesar 15-20 %. Sedangkan, Formula C tidak memenuhi untuk pakan babi karena kadar protein yang dihasilkan lebih dari 20 %. Dibandingkan dengan pellet komersial, beberapa formula sampel menunjukkan kadar protein yang setara bahkan lebih tinggi. Dengan demikian, campuran ampas jagung dan tepung limbah ikan lele berpotensi digunakan sebagai alternatif bahan pakan ternak babi yang bernilai gizi, ekonomis, dan ramah lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Almatsier. 2021. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
2. AOAC (Association of Official Analytical Chemists). 2023. Official Method of Analysis. Maryland : International
3. Badan Standardisasi Nasional. 2013. Jagung sebagai Bahan Baku Pakan Ternak. SNI 4483:2013. Jakarta : Badan Standardisasi Nasional.
4. Badan Standardisasi Nasional. 2013. Pakan Ternak – Syarat Mutu Pakan Babi. SNI 01-4087-2013. Jakarta : Badan Standardisasi Nasional.
5. Badan Standardisasi Nasional. 2022. Pakan Buatan Untuk Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) (SNI 9043-4 : 2022 ). Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
6. Kementerian Kelautan dan Perikanan. 2023. Laporan Kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan, 2023. Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. 8 (1) : 12-16.
7. Kumana. 2021. Pengaruh Substitusi Jagung Dengan Tepung Kulit Umbi Singkong Dalam Ransum Babi Lokal Peranakan Umur Pertumbuhan Terhadap Bobot Potong, Berat Karkas dan Persentase Karkas. Jurnal Teknologi Peternakan. 12 (3) : 68-76.
8. Lestari, Setiyono & Haryanto. 2021. Pemanfaatan limbah pertanian dan perikanan sebagai pakan alternatif. Jurnal Ilmu Ternak. 19 (1) : 34–41.
9. Li, Surya Dwi Arifin, Ujang Sehabudin, & Dea Amanda. 2020. Pengaruh Formulasi Pakan Berbahan Baku Tepung Ikan, Tepung Jagung, Dedak Halus Dan Ampas Tahu Terhadap Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis sp.). Jurnal Kelautan. 6 (1) : 16-25.
10. Menke & Stingass. 2021. Metabolizable energy evaluation of corn by-products for livestock feed formulation. Journal of Animal Feed Science and Technology. 7 (3) : 25-29
11. Osborne, Ardiansyah R. Lapui1, Uti Nopriani & Helmi Mongi. 2021. Analisis Kandungan Nutrisi Tepung Jagung (Zea mays L.) dari Desa Uedele Kecamatan Tojo Kabupaten Tojo Una-Una untuk Pakan Ternak. Jurnal Agropet. 18 (2) : 14-21.
12. Pratama, Suhesti Fuji Lestari, Salnida Yuniarti & Zaenal Abidin. 2021. Pemberian Level Starter Pada Silase Jerami Jagung dan Legum Indigofera Zollingeriana Terhadap Nilai Nutrisi Pakan Ternak Ruminansia Kecil. Jurnal Peternakan. 4 (1) : 2-8.
13. Putra, Wahyuni, Muh. Irwan & Armayani M. 2023. Pengaruh Lama Fermentasi Tumpi Jagung Menggunakan Yakult Sebagai Alternatif Pengolahan Pakan Ternak Ruminansia. Jurnal Peternakan Lokal. 5 ( 2) : 1-10.
14. Purwanto, H., & Andriani, R. 2021. Evaluasi nilai nutrisi ampas jagung fermentasi untuk pakan ternak. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis. 6(1) : 33–40.
15. Susanti, Muh. Irwan, & Krishan. 2022. Kajian Efisiensi Pakan pada Usaha Peternakan Rakyat di Indonesia. Jurnal Peternakan Indonesia. 22 (3) : 145–153.
16. Syafruddin, A., F. Rahman, and S. Nurhayati. 2020. Analisis Kadar Protein Menggunakan Metode Kjeldahl pada Sampel Pangan. Jurnal Ilmu Teknologi Pangan. 2 (5) : 29-34.
17. Thalli Sundu. 2022. Pemanfaatan by-product dalam pakan ternak. Jurnal Peternakan Tropika. 11 (1) : 1–8.
18. Tiara & Efendi. 2025. Efektivitas metode Kjeldahl dalam analisis kadar protein pakan ikan patin (Pangasius sp.). Jurnal Teknologi dan Nutrisi Pakan Akuakultur. 12 (1) : 45–53.
19. Utami, S., B. Prasetyo, and R. Lestari. 2023. Pemanfaatan Tepung Limbah Lele sebagai Sumber Protein Pakan Ternak. Jakarta : AgroMedia.
20. Yulistiani. 2024. Fermentasi Jagung (kecernaan kurang dari 50%) dalam Ransum Komplit Domba Komposit Sumatera dengan Laju Pertumbuhan kurang dari 125 gram/hari. Program Insentif Riset Terapan. Bogor : Balai Penelitian Ternak.

PlumX Metrics

Published
2026-07-28
How to Cite
Bhoki, I., Darmakusuma, D., & Kadang, L. (2026). Analisis Kandungan Protein pada Ampas Jagung (Zea Mays L.) dan Tepung Limbah Ikan Lele (Clarias Sp.) menggunakan Metode Kjeldahl. Chemistry Notes, 8(1), 29-37. https://doi.org/10.35508/cn.v8i1.27115

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.